Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hasil Indonesia vs Prancis di Kejuaraan Dunia Voli U21: Garuda Muda Gagal ke 16 Besar

Argo Yanuar Pamudyo • Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:25 WIB

Timnas Voli Putra U21 Indonesia gagal lolos ke babak 16 besar
Timnas Voli Putra U21 Indonesia gagal lolos ke babak 16 besar

RADAR TULUNGAGUNG - Pada Selasa malam (26/8/2025) Tim Nasional Voli Putra U21 Indonesia melakoni laga krusial menghadapi tim kuat Prancis.

Mereka menjalani pertandingan terakhir fase penyisihan Grup D di ajang bergengsi Kejuaraan Dunia Voli Putra U21 (FIVB Men’s U21 World Championship) 2025 yang digelar di Jiangmen, China.

Pertandingan ini menjadi penentu nasib Garuda Muda julukan tim voli putra Indonesia untuk lolos ke babak 16 besar.

Sayangnya, performa solid tim Prancis tak mampu dibendung oleh anak-anak asuh pelatih Joni Sugiyanto, yang akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 0‑3, melalui perolehan set yang cukup ketat: 25‑23, 25‑21, dan 25‑21.

Hasil ini membuat Indonesia mengakhiri fase grup di posisi terbawah klasemen, sekaligus mengubur harapan untuk melanjutkan perjuangan di babak gugur turnamen dunia ini.

Baca Juga: Tampil Buruk di Leg 1 SEA V League 2025, Evaluasi Serius Dibutuhkan Usai Timnas Voli Putri Gagal Total

Tim Garuda Muda menghadapi tekanan besar jelang laga penentuan melawan Prancis karena berada di peringkat kelima klasemen sementara Grup D, dengan mengantongi 5 poin dari empat pertandingan.

Alhasil menjadikan peluang Indonesia untuk melaju ke babak 16 besar sangat kecil.

Situasi ini menempatkan Indonesia dalam posisi yang tidak menguntungkan, karena tidak hanya membutuhkan kemenangan mutlak atas Prancis.

Tetapi juga bergantung pada hasil pertandingan lain di grup khususnya antara Argentina dan Ukraina agar harapan lolos tetap terbuka.

Sayangnya, tekanan besar tersebut diperburuk oleh performa solid tim Prancis yang sejak awal turnamen tampil konsisten dan terus membayangi posisi Italia, tim yang sudah lebih dulu memastikan tempat di babak gugur dengan raihan 12 poin sempurna dari empat laga.

Baca Juga: Boy Arnez Arabi, Best Outside Spiker SEA V League 2025. Kebangkitan Bintang Muda Voli Indonesia

Pertandingan dimulai dengan cukup menjanjikan bagi Timnas Voli Putra U21 Indonesia. Pada set pertama, mereka mampu memberikan perlawanan sengit dan menjaga skor tetap ketat hingga pertengahan permainan.

Namun, di saat-saat krusial menjelang akhir set, konsentrasi tim mulai goyah dan momentum berbalik ke pihak lawan.

Prancis memanfaatkan situasi tersebut dengan baik dan berhasil mengamankan set pertama dengan skor tipis 25‑23.

Memasuki set kedua dan ketiga, Prancis tampil lebih dominan. Mereka menunjukkan kestabilan permainan, menjaga tempo, serta mampu mengeksploitasi celah-celah di lini pertahanan Indonesia.

Baca Juga: SEA V League 2025 Leg 2 Digelar di Jakarta, Timnas Voli Putra Indonesia Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri

Meskipun Garuda Muda mencoba bangkit, kekompakan dan efektivitas serangan Prancis membuat Indonesia kembali kalah dengan skor identik, yaitu 25‑21 di dua set berikutnya.

Kekalahan tiga set langsung ini secara matematis mengakhiri perjuangan Indonesia di fase grup, sekaligus memastikan mereka menutup babak penyisihan sebagai juru kunci klasemen dan gagal melaju ke babak 16 besar.

Kekalahan dari Prancis secara langsung mengakhiri harapan Indonesia untuk melaju ke babak perempat final.

Satu-satunya jalan bagi Timnas Voli Putra U21 Indonesia untuk tetap bertahan di turnamen adalah meraih kemenangan penuh dalam laga terakhir, sembari berharap hasil pertandingan lain berjalan menguntungkan namun skenario tersebut tidak terwujud.

Berdasarkan hasil akhir fase penyisihan Grup D, Indonesia menutup kompetisi di posisi keempat dengan perolehan 5 poin dari satu kemenangan.

Di atas mereka, Italia memimpin klasemen dengan sempurna meraih 12 poin dari empat kemenangan, disusul Prancis dengan 9 poin.

Sementara Argentina dan Ukraina sama-sama mengumpulkan 5 poin, namun unggul secara rasio pertandingan.

Tunisia berada di dasar klasemen tanpa satu pun poin. Analisis dari permainan Indonesia menunjukkan bahwa salah satu faktor utama kekalahan adalah ketidakmampuan tim dalam menjaga fokus dan ketenangan, terutama saat menghadapi momen-momen krusial di setiap set.

Baca Juga: Women’s SEA V League 2025, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Berlaga, Megawati Hangestri jadi Andalan, Berikut jadwal Pertandingan

Hal ini semakin diperparah dengan menurunnya mental bertanding sejak kehilangan set pertama secara tipis, yang berdampak besar pada performa di set-set berikutnya.

Meski gagal melangkah ke babak 16 besar, perjuangan Timnas Voli Putra U21 Indonesia di kejuaraan dunia ini pantas dihargai sebagai pengalaman berharga untuk membangun kekuatan di masa depan.

Kejuaraan ini menunjukkan bahwa dengan evaluasi strategi dan mental, peluang tampil kompetitif di level internasional masih terbuka. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#Tim Nasional #prancis #indonesia #Kejuaraan Dunia Voli Putra U21