Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dipermalukan Tim Gurem Grimsby Town, Manchester United Tersingkir dari Carabao Cup Via Adu Penalti

Rafli Nur Gunawan • Kamis, 28 Agustus 2025 | 22:20 WIB

Ruben Amorim terlihat murung usai Manchester United tersingkir dari Carabao Cup, tekanan terhadap sang manajer kian memuncak.
Ruben Amorim terlihat murung usai Manchester United tersingkir dari Carabao Cup, tekanan terhadap sang manajer kian memuncak.

RADAR TULUNGAGUNG - Manchester United harus menerima kenyataan pahit tersingkir lebih awal dari Carabao Cup 2025/26. Bertandang ke markas Grimsby Town, tim kasta keempat Liga Inggris.

Manchester United takluk setelah melalui pertandingan dramatis yang berakhir imbang 2–2 di waktu normal.

Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan adu penalti panjang yang akhirnya dimenangkan tuan rumah dengan skor 12–11.

Laga di Stadion Blundell Park berlangsung di luar dugaan. Grimsby tampil penuh percaya diri sejak menit awal dan langsung mengguncang pertahanan United.

Mereka sukses mencetak dua gol sekaligus di babak pertama, masing-masing lewat Charles Vernam dan Tyrell Warren.

Kedudukan 2–0 membuat suasana stadion bergemuruh sekaligus menekan mental para pemain tim tamu.

Baca Juga: Carabao Cup Neraka Tim Premier League, Empat Klub Tersingkir di Putaran Kedua

United berusaha membalas, namun permainan mereka berjalan tanpa arah hingga turun minum. Tekanan justru semakin terlihat di wajah para pemain, sementara dukungan penuh dari publik tuan rumah memberi energi tambahan bagi Grimsby.

Memasuki babak kedua, Manchester United meningkatkan intensitas serangan. Perubahan strategi dan masuknya beberapa pemain inti memberikan dampak signifikan.

Bryan Mbeumo berhasil memperkecil ketertinggalan di menit ke-75, disusul sundulan Harry Maguire pada menit ke-89 yang membawa pertandingan kembali imbang. Gol telat itu memaksa laga berlanjut ke adu penalti.

Adu penalti menjadi babak penuh ketegangan. Kedua tim sama-sama tampil tenang hingga mencapai fase sudden death.

Total 26 eksekusi dilepaskan sebelum akhirnya penentu kemenangan jatuh ke tangan Grimsby.

Baca Juga: Dua Menit Magis Strand Larsen, Bawa Wolves Singkirkan West Ham dari Carabao Cup

Bryan Mbeumo, yang sebelumnya menjadi penyelamat United, gagal dalam tendangan keduanya setelah bola membentur mistar gawang.

Kegagalan itu memastikan langkah Setan Merah terhenti dan Grimsby meraih kemenangan bersejarah.

Ribuan suporter tuan rumah menyerbu lapangan untuk merayakan hasil luar biasa tersebut. Bagi Grimsby, kemenangan ini menjadi malam yang akan dikenang sepanjang sejarah klub.

Kekalahan ini menambah panjang daftar hasil mengecewakan Manchester United dalam beberapa musim terakhir.

Setelah musim lalu berakhir di posisi ke-15 Premier League, penampilan yang goyah kembali terlihat pada awal musim ini.

Tersingkir dari Carabao Cup di babak awal menambah sorotan tajam kepada Ruben Amorim sebagai manajer.

Evaluasi dipastikan akan menjadi agenda utama, baik terkait kualitas permainan, mentalitas skuad, maupun arah pembangunan tim ke depan.

Baca Juga: Manchester United Tumpul, Ditahan Imbang Fulham di Pekan Kedua Liga Inggris

Amorim berada dalam tekanan besar karena publik menilai penampilan United belum menunjukkan perbaikan signifikan.

Hasil di Blundell Park menunjukkan kontras tajam antara semangat tim kecil dan krisis tim besar. Grimsby merayakan malam bersejarah, sementara Manchester United pulang dengan rasa malu mendalam.

Tersingkirnya United di babak kedua Carabao Cup menegaskan bahwa masalah klub tersebut bukan hanya soal hasil pertandingan, melainkan juga menyangkut fondasi permainan dan mentalitas yang harus segera dibenahi.

Editor : Dharaka R. Perdana
#Grimsby Town #Mancheste United #Grimsby Singkirkan Man United #carabao cup