RADAR TULUNGAGUNG — Langkah Timnas Putri U‑16 Indonesia menuju final Piala AFF U‑16 Putri 2025 terhenti di tangan Australia.
Dalam laga semifinal yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Rabu malam (27/8), Garuda Pertiwi Muda harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0‑3.
Australia tampil dominan sejak menit awal dan berhasil membuka keunggulan melalui dua gol cepat dari Abbie Puckett pada menit ke-21 dan 27.
Tim lawan kemudian menambah satu gol lagi di babak kedua lewat aksi Kaya Jugovic, memastikan kemenangan telak 3‑0.
Kekalahan ini membuat Indonesia gagal mencetak sejarah lolos ke final Piala AFF U‑16 Putri, namun tetap menorehkan pencapaian terbaik sejauh ini dengan menembus babak semifinal.
Sebelumnya, dalam tiga edisi terakhir turnamen, tim Indonesia selalu terhenti di fase grup.
Evaluasi Pelatih: Australia Lebih Siap Secara Mental dan Taktikal
Pelatih Timnas U‑16 Putri Indonesia, Timo Scheunemann, mengakui keunggulan lawan.
Menurutnya, Australia menunjukkan permainan yang lebih matang dengan penguasaan bola yang tenang dan agresivitas tinggi.
“Mereka bermain dari kaki ke kaki dengan penuh percaya diri. Kita sebenarnya punya peluang, tapi ketika kehilangan bola, tekanan mereka langsung tinggi, dan kita belum terbiasa menghadapinya,” ujar Timo usai pertandingan.
Timo juga menyoroti kondisi fisik beberapa pemain yang tidak dalam performa maksimal.
Nasywa Salsabila Fatah bahkan harus ditarik keluar pada menit ke-71 karena cedera otot.
Sementara itu, Nafeeza Ayasha Nori dan Jazlyn Kayla Firyal tetap bermain meski dalam kondisi kurang bugar.
Fokus ke Perebutan Tempat Ketiga Kontra Vietnam
Meski gagal ke final, Timnas Putri U‑16 Indonesia masih punya peluang meraih podium ketiga.
Mereka akan menghadapi Vietnam dalam laga perebutan tempat ketiga yang dijadwalkan berlangsung Jumat, 29 Agustus 2025 di tempat yang sama.
Timo menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah pemulihan kondisi pemain.
“Kami akan memaksimalkan waktu dua hari ini untuk recovery. Kami masih punya satu pertandingan penting, dan anak-anak harus tetap semangat,” tuturnya.
Bek Debby Zanaya: “Kami Harus Bangkit”
Salah satu pemain belakang Indonesia, Debby Alvani Zanaya, menyatakan rasa kecewanya namun tetap optimistis menghadapi laga selanjutnya.
“Kami sedih kalah, tapi ini menjadi pelajaran penting buat kami. Masih ada satu pertandingan, kami harus bangkit,” katanya.
Dengan kekalahan ini, Indonesia masih mencatat prestasi terbaik sepanjang sejarah keikutsertaannya di ajang Piala AFF U‑16 Putri.
Laga perebutan tempat ketiga akan menjadi kesempatan terakhir untuk menutup turnamen dengan manis di hadapan publik sendiri.***
Editor : Vidya Sajar Fitri