Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Timnas Surfing Tancap Gas di Awal ISA World Games El Salvador

Aditya Yuda Setya Putra • Senin, 8 September 2025 | 01:05 WIB
Photo
Photo

TULUNGAGUNG - Tim nasional selancar ombak Indonesia tampil kuat pada babak pertama International Surfing Association (ISA) World Surfing Games 2025 di La Bocana, El Salvador, Sabtu (6/9) waktu setempat atau Minggu WIB.

Dari enam atlet yang berlaga dalam ajang tersebut, empat di antaranya telah lolos ke babak kedua, satu atlet belum bertanding, dan satu lainnya harus menjalani laga di babak Repechage 1 atau babak eliminasi.

"Pertandingan di round 2 akan berlangsung berat baik nomor putri maupun putra karena juga banyaknya atlet dari negara Amerika Tengah dan Selatan yang rata-rata mengirimkan full team," kata pelatih kepala timnas selancar Indonesia, Arya Subyakto, kepada ANTARA melalui pesan instan, Minggu.

Baca Juga: Alex Marquez Bidik Hasil Maksimal dari Pole Position di MotoGP Catalunya

Dhany Widianto berhasil menempati posisi pertama pada Heat 3 dengan total poin 7,87, mengungguli Logan Nicol dari Inggris, Neil Sanchez dari Filipina, dan Zebedee Bamford dari Kepulauan Virgin Britania Raya.

I Made Pajar Ariyana finis di posisi kedua pada Heat 7 dengan total poin 8,57, saat berkompetisi bersama Arran Strong dari Inggris, Manoa Tarroux dari Vanuatu, dan Teshawn Jones dari Kepulauan Virgin Britania Raya.

Sementara itu, Hairil "Oney" Anwar belum berkompetisi, sedangkan dua atlet putri Indonesia, Kailani Johnson dan Taina Izquierdo, telah mengamankan tempat di babak kedua setelah masing-masing finis di posisi kedua dalam heat mereka.

Berbeda dengan dua rekannya, Dhea Natasya menempati posisi ketiga dalam heat-nya, sehingga harus berlaga di Repechage 1 atau babak eliminasi untuk melanjutkan kompetisi.

"Setiap tahunnya persaingan bertambah berat, baik di nomor putra dan putri," ujar Arya.
"Apalagi banyak negara-negara Eropa yang sebelumnya tidak terlalu diperhitungkan, namun saat ini mereka diperkuat oleh atlet-atlet keturunan mereka yang memiliki dual passport, yang berdomisili di benua Amerika Utara maupun Selatan."

Baca Juga: Masa Kerja di Bawah Dua Tahun, Nasib 600 Tenaga Honorer di Tulungagung Urung Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Apa Solusinya?

Selain Arya, para atlet turut didampingi oleh pelatih Dylan Amartha dan pelatih fisik Gabriela Mackanic.

World Surfing Games tahun ini menghadirkan peselancar terbaik dunia. Sebanyak 22 atlet Olimpiade turut ambil bagian, termasuk peraih medali emas Paris 2024, Kauli Vaast dari Prancis, serta peraih medali perunggu Tokyo 2020, Amuro Tsuzuki dari Jepang.

Meskipun ajang tahun ini tidak menjadi bagian dari proses kualifikasi Olimpiade secara langsung, kompetisi ini tetap menjadi penentu peringkat unggulan untuk tahun-tahun mendatang. Hal ini berpotensi memengaruhi peluang atlet untuk lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028, demikian pernyataan federasi internasional selancar ombak.

ISA World Surfing Games 2025 El Salvador berlangsung pada 6–13 September, dengan final dan upacara penutupan dijadwalkan pada 14 September.

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#ISA World Surfing Games 2025 #International Surfing Association #indonesia