RADAR TULUNGAGUNG - Italia bersama allenatore Gennaro Gattuso menunjukkan dua wajah berbeda dalam grup I kualifikasi Piala Dunia 2026 zona UEFA setelah mencetak lima gol tanpa balas ke gawang Estonia (6/9)
Baca Juga: Kenapa Orang Tulungagung Suka Banget Karaokean? 4 Hal Berikut Bisa Mewakili Persepsi yang Berkembang
Gli Azzurri-sebutan Italia-kembali melesakkan jumlah gol sama ke gawang Israel kemarin (9/9). Akan tetapi, gawang Italia dibobol empat kali oleh Israel dengan dua di antaranya merupakan gol bunuh diri. Masing-masing oleh gelandang Manuel Locatelli dan bek Alessandro Bastoni
Laga di Nagyerdei Stadion, De-brecen, Hungaria (sebagai laga kandang Israel) kemarin nyaris berakhir seri 4-4 seandainya gelandang Newcastle United Sandro Tonali tidak mencetak gol pada menit pertama injury time interval kedua.
Back-to-back mencetak lima gol memang rekor pertama bagi Italia. Tetapi, kebo-bolan sampai empat gol dalam kemenangan sekaligus aib perdana bagi Gli Azzurri
"Kami gila karena kebobolan beberapa gol yang absurd. Kami terlalu rapuh, kami terlalu mudah kebobolan. Penampilan kami kurang bagus hari ini," ucap Gattuso kepada Rai Sport.
Gattuso juga tidak menyalahkan anak asuhnya atas kebobolan empat gol. "Itu tanggung jawabku. ke depan, aku dan stafku akan menganalisisnya," kata mantan allenatore AC Milan, SSC Napoli, Valencia CF, dan Olympique de Marseille tersebut
Baca Juga: Pesona Senja Jembatan Siak IV, Ikon Modern dan Wisata Malam Pekanbaru yang Selalu Hidup
Menurut pencetak gol bunuh diri Locatelli, dia dan rekannya mengawali laga di Nagyerdei dengan tegang.
"Ketika kami tegang, lawan malah lebih santai. Memulai laga seperti itu membuat kami kemudian banyak melakukan kesalahan. Kami pun kesulitan dalam mengalahkan mereka (Israel)," beber gelandang asal Juventus itu seperti dilansir dari Tuttosport.
Sementara winger Italia Matteo Politano menilai kemenangan timnya jadi pelajaran ke depan.
"Masih banyak yang harus dibenahi, terutama pada situasi bertahan. Kami kebobolan banyak gol. Tetapi, kami senang dengan karakter kami (pantang Napoli itu dilansir dari lam-menyerah, Red)," bebernya seperti dikutip dari Calcio News, ****
Editor : Dharaka R. Perdana