RADAR TULUNGAGUNG - Timnas Futsal Indonesia berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan menjuarai CFA International Futsal Tournament 2025 di China.
Kemenangan ini menegaskan dominasi Timnas Futsal Indonesia di kancah futsal internasional setelah mengalahkan Denmark di partai final dengan skor 4-2.
Pencapaian ini menjadi momen bersejarah dan kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia yang mendukung perjuangan Timnas Futsal Indonesia.
Prestasi Manis di Tanah China Turnamen CFA International 2025, yang diselenggarakan oleh Federasi Futsal China, menjadi panggung bagi Timnas Futsal Indonesia untuk menunjukkan kebolehannya di kancah internasional.
Laga final berlangsung di Shijiazhuang College College Sport Center, Shijiazhuang, China, pada Kamis (11/9/2025) malam.
Dalam pertandingan puncak yang menegangkan tersebut, Timnas Futsal Indonesia berhasil menundukkan Denmark dengan skor akhir 4-2, mengukuhkan diri sebagai juara turnamen.
Sebelum melangkah ke final, Timnas Futsal Indonesia telah menunjukkan performa yang konsisten dan meyakinkan sepanjang turnamen.
Mereka berhasil menaklukkan empat lawan tanpa ampun dalam perjalanan menuju partai puncak.
Salah satu kemenangan penting adalah saat Timnas Futsal Indonesia berhasil menyingkirkan Korea Selatan dengan skor 3-0 di semifinal.
Selain itu, mereka juga tampil dominan dengan membungkam Kamboja 5-1 dan menghantam Myanmar 5-0, menjaga rekor tak terkalahkan dan membuka asa lolos grup dengan sangat baik.
Konsistensi ini membuktikan bahwa Timnas Futsal Indonesia memang layak berada di final dan menjadi juara turnamen bergengsi ini.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Muhammad Amril Daulay, memimpin skuad Garuda untuk tampil menyengat dan agresif sejak menit awal pertandingan.
Gol cepat berhasil dicetak oleh Dewa Rizki pada menit ke-2, membawa Indonesia unggul 1-0. Dewa Rizki yang berada di depan gawang langsung menyambar bola setelah menerima umpan tarik dari sisi kiri, menjebol gawang Denmark dengan presisi.
Tidak butuh waktu lama, keunggulan Timnas Futsal Indonesia digandakan melalui aksi individu ciamik Reza Gunawan pada menit ke-10. Reza berhasil mengecoh pemain lawan di kotak penalti sebelum melepaskan tembakan terukur yang berbuah gol.
Baca Juga: Pekan Kelima BRI Liga 1 Siap Bergulir, Dua Pertandingan Big Match Sedot Animo Penonton
Gempuran demi gempuran terus dilancarkan oleh skuad Garuda, membuat pertahanan Denmark kewalahan.
Pertandingan berjalan sengit dengan kedua tim terus jual beli serangan. Kiper Timnas Indonesia, Angga Ariansyah, menunjukkan performa luar biasa dengan melakukan penyelamatan krusial pada menit ke-14.
menggagalkan dua tembakan jarak dekat pemain Denmark dan menjaga keunggulan tim. Dua menit berselang, Reza Gunawan kembali menjadi mimpi buruk bagi Denmark.
Memanfaatkan kesalahan pemain lawan, Reza mengecoh penjaga gawang lewat tembakan kaki kiri untuk membawa Indonesia unggul 3-0 pada menit ke-17.
Namun, Denmark tidak menyerah begitu saja. Sebuah kesalahan di lini belakang Indonesia membuka celah bagi Denmark untuk mencetak gol balasan melalui skema power play.
Baca Juga: Diwarnai Dua Kartu Merah, Ekuador Jungkalkan Argentina yang Tak Diperkuat Lionel Messi
Scott Rasmussen, yang bertindak sebagai kiper terbang, berhasil lolos dari kawalan dan menjebol gawang Indonesia pada menit ke-19, mengubah skor menjadi 3-1.
Meskipun demikian, Timnas Futsal Indonesia mampu mempertahankan keunggulan tersebut hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Timnas Futsal Indonesia kembali memperlebar keunggulan menjadi 4-1 pada menit ke-22.
Gol keempat ini, yang dicetak oleh Andres Dwi Persada, terjadi menyusul sebuah blunder dari kiper Denmark, William Rams, yang bertabrakan dengan rekan setimnya, memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk mencetak gol.
Sumber lain juga menyebut Adityas Priambudi Wibobo sebagai pencetak gol pada insiden tersebut, menunjukkan keberanian dan kecepatan reaksi pemain Indonesia dalam memanfaatkan kekeliruan lawan.
Dominasi Timnas Futsal Indonesia terus berlanjut, namun Denmark juga terus memberikan perlawanan sengit, bahkan di babak kedua mereka terus menekan lini pertahanan Timnas Futsal Indonesia dengan skema powerplay yang agresif.
Meskipun Denmark melancarkan tekanan bertubi-tubi di lima menit akhir, permainan Timnas Futsal Indonesia tidak goyah.
Tim asuhan Muhammad Amril Daulay tetap bisa menjaga fokus dan konsentrasi mereka, menunjukkan ketahanan mental yang luar biasa.
Mikkel Foged Hansen berhasil memperkecil kedudukan menjadi 4-2 di menit ke-38 melalui sontekan membelakangi gawang.
Namun, dua gol tersebut tidak cukup untuk mengejar keunggulan Timnas Futsal Indonesia, dan skor 4-2 bertahan hingga akhir pertandingan, memastikan gelar juara bagi Indonesia.
Apresiasi Pelatih dan Penghargaan Individu Head Coach Muhammad Amril Daulay memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan anak asuhnya. "Alhamdulillah atas hasil yang diraih tim," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa ini adalah buah kerja keras para pemain dan hasil dari penerapan banyak informasi taktik baru yang langsung dipraktikkan di pertandingan.
"Perkembangan mereka selama turnamen luar biasa," kata Coach Amril.
Menurutnya, trofi memang bonus, yang terpenting adalah pemain belajar dari kesalahan mereka untuk terus meningkatkan kualitas.
Baca Juga: Taklukkan Guinea Khatulistiwa 1-0, Tunisia Lolos ke Piala Dunia untuk ke Tujuh Kalinya
Selain gelar juara tim, Indonesia juga meraih sejumlah penghargaan individu yang melengkapi dominasi mereka di turnamen ini.
Angga Ariansyah terpilih sebagai Best Goalkeeper. Reza Gunawan dinobatkan sebagai Top Skor sekaligus Pemain Terbaik turnamen, menunjukkan kontribusi vitalnya bagi tim.
Timnas Futsal Indonesia juga menerima penghargaan Tim Fairplay, menunjukkan bahwa kemenangan ini diraih dengan menjunjung tinggi sportivitas dan etika permainan.
Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah dan prestasi yang membanggakan bagi bangsa Indonesia.
Tim tanah air telah membuktikan kemampuan mereka untuk bersaing di level internasional, dan hasil ini adalah kerja keras seluruh tim, dari pemain hingga staf pelatih.
Susunan pemain inti Timnas Futsal Indonesia yang berlaga di final antara lain :
Angga Ariansyah (GK), Dewa Rizki (C), Adityas Priambudi, Reza Gunawan, dan Muhammad Fajriyan sebagai starter.
Sementara itu, tim Denmark menurunkan William Kristian (GK), Ermin Karumovic, Scott Rasmussen, Falck Theilland (C), dan William Lasse sebagai pemain inti.
Cadangan pemain Timnas Futsal Indonesia meliputi Andi Tenri Juang (GK), Dipo Arrahman, Ardian Kaspari, Mohammad Rizky Fauzan, Muhammad Zidan, Muhammad Faturrahman, Andres Dwi Persada Putra, Ryan Dwi Reynaldo, dan Mohammad Afif Rizky. ****
Editor : Dharaka R. Perdana