Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kiromal Katibin Tahbiskan Diri Jadi Raja Panjat Tebing Dunia Nomor Kecepatan, Segel Peringkat 1 Speed IFSC 2025

Andhika Dwi Pangestu • Selasa, 16 September 2025 | 19:05 WIB

kiromal katibin menempati Ranking 1 IFSC World Cup 2025 (instagram/kiromal katibin)
kiromal katibin menempati Ranking 1 IFSC World Cup 2025 (instagram/kiromal katibin)

RADAR TULUNGAGUNG - Kiromal Katibin, atlet panjat tebing kebanggaan Indonesia, telah resmi menempati posisi puncak klasemen akhir kategori Men’s Speed IFSC Climbing World Cup Series 2025, mengukuhkan dominasinya di kancah dunia.

Prestasi gemilang ini menjadikan Kiromal Katibin sebagai raja panjat tebing dunia nomor speed untuk tahun 2025, melewati atlet-atlet top dari berbagai negara.

Sepanjang musim kompetisi 2025, Kiromal Katibin menunjukkan performa yang luar biasa konsisten dengan perolehan medali yang mengesankan di berbagai seri kejuaraan internasional.

Tahun 2025 memang menjadi momen bersejarah bagi atlet panjat tebing Indonesia. Kiromal Katibin, yang baru berusia 25 tahun, berhasil mengunci peringkat pertama pada klasemen akhir Men’s Speed IFSC Climbing World Cup Series 2025.

Baca Juga: Bukan Soal Kaki, tapi Nafas! Inilah Kunci Sukses Lari Jarak Jauh agar Tidak Mudah Lelah

Meskipun pada seri terakhir di IFSC Climbing World Cup Guiyang 2025 yang berlangsung pada Sabtu, 13 September 2025, atlet speed putra Indonesia belum berhasil merebut medali. Hasil tersebut sama sekali tidak memengaruhi posisi Kiromal yang sudah kokoh di puncak.

Dalam klasemen akhir, Kiromal Katibin berhasil mengumpulkan 4.255 poin, yang semakin mempertegas keunggulan Kiromal Katibin atas para pesaingnya. Pencapaian luar biasa ini merupakan buah dari dominasinya sepanjang musim kompetisi 2025.

Sejak awal musim, Kiromal Katibin telah menunjukkan konsistensi yang patut diacungi jempol. Ia tercatat telah mengikuti enam seri kompetisi sepanjang tahun 2025.

Dari keenam seri tersebut, Kiromal Katibin berhasil membawa pulang empat medali bergengsi. Rinciannya meliputi satu medali emas yang diraihnya di Denver, Amerika Serikat, menunjukkan kemampuannya bersaing di panggung internasional.

Baca Juga: Mengenal Panjat Tebing, Olahraga yang Mengantar Indonesia Pecahkan Rekor Dunia

Selain itu, ia juga berhasil menyabet satu medali perak di Krakow, Polandia. Dua medali perunggu melengkapi koleksinya.

Masing-masing dari seri di Bali, Indonesia, dan Wujiang, Tiongkok, menegaskan bahwa Kiromal Katibin adalah kekuatan yang diperhitungkan di berbagai lokasi kompetisi dunia.

Performa gemilang Kiromal Katibin ini memungkinkannya mengungguli atlet-atlet top dunia lainnya. Di posisi kedua klasemen akhir, terdapat atlet tangguh asal Amerika Serikat, Samuel Watson.

Watson mengumpulkan 4005 poin. Kemudian, di posisi ketiga, ada Ryo Omasa dari Jepang dengan 3.410 poin.

Baca Juga: Indonesia Pulang dengan Tangan Hampa, Adnan Indah Gagal ke Final Hong Kong Open 2025 Usai Digasak Pasangan China

Ini membuktikan bahwa Kiromal Katibin berhasil mengungguli pesaing-pesaing kuat dari negara-negara yang memiliki tradisi panjang di olahraga panjat tebing.

Keberhasilan Kiromal Katibin juga tidak sendiri. Indonesia memiliki wakil lain di jajaran sepuluh besar klasemen akhir Men’s Speed IFSC Climbing World Cup Series 2025, yakni Raharjati Nursamsa.

Raharjati berhasil finis di peringkat delapan dengan koleksi 2.855 poin. Keberadaan dua atlet Indonesia di posisi delapan besar adalah bukti nyata kualitas atlet panjat tebing Tanah Air.

Atlet panjat tebing Indonesia lainnya yang juga dikenal luas adalah Veddriq Leonardo. Ia adalah peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, sebuah prestasi yang sangat membanggakan.

Baca Juga: Sama-sama Menggunakan Raket dan Bola, Beginilah Perbedaan Padel dan Tenis yang Wajib Kamu Tahu

Namun, di klasemen akhir IFSC Climbing World Cup Series 2025 ini, Veddriq finish di peringkat ke-14 dengan 1.640 poin.

Meskipun tidak berada di posisi teratas pada seri ini, kehadiran Veddriq tetap menunjukkan kedalaman talenta panjat tebing Indonesia.

Tidak hanya di kategori putra, atlet Indonesia juga menunjukkan performa yang patut diacungi jempol di kategori putri, Women’s Speed.

Sama seperti kategori putra, atlet putri Indonesia belum berhasil merebut medali pada seri terakhir di IFSC Climbing World Cup Guiyang 2025.

Namun demikian, Desak Made Rita Kusuma berhasil mengamankan posisi yang membanggakan di klasemen akhir.

Baca Juga: Adnan/Indah Gemilang di Hong Kong Open 2025, Satu-satunya Harapan Indonesia Melaju ke Semifinal Ganda Campuran

Desak Made Rita Kusuma Dewi berada di posisi keempat dengan 3.427 poin. Desak Made juga telah menunjukkan dominasinya sebelumnya, meraih medali emas pada World Games 2025.

Sepanjang tahun 2025, Desak Made telah mengikuti lima seri kompetisi, dengan perolehan satu medali emas di Krakow dan satu medali perak di Chamonix. Peringkat teratas speed dunia putri ditempati oleh atlet Cina, Yafei Zhou, dengan 4.115 poin.

Keberhasilan Kiromal Katibin ini disambut dengan sukacita oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.

Marciano Norman secara khusus mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih oleh Kiromal Katibin.

Beliau juga berharap bahwa prestasi gemilang ini akan "memecut seluruh atlet panjat tebing Indonesia agar berlatih lebih keras supaya lebih berprestasi".

Baca Juga: Adnan/Indah Gemilang di Hong Kong Open 2025, Satu-satunya Harapan Indonesia Melaju ke Semifinal Ganda Campuran

Lebih lanjut, Marciano Norman menyatakan keyakinannya, "Saya yakin kemampuan sesungguhnya atlet panjat tebing Indonesia lebih hebat".

Dukungan dan apresiasi dari KONI Pusat ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi Kiromal Katibin dan atlet-atlet panjat tebing lainnya untuk terus berprestasi di kancah internasional.

Agenda panjat tebing internasional sendiri akan terus bergulir sepanjang tahun ini. Terdekat, atlet-atlet Indonesia kemungkinan besar akan berpartisipasi dalam ajang IFSC Climbing World Championships Seoul 2025.

Yang dijadwalkan berlangsung pada 21-28 September 2025.

Baca Juga: Keinginan Tulungagung Jadi Tuan Rumah Kejurprov Karate 2026 Terganjal Kondisi GOR Lembu Peteng, Begini Catatan FORKI Jawa Timur

Ajang ini akan menjadi kesempatan berikutnya bagi Kiromal Katibin dan rekan-rekannya untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan membawa pulang lebih banyak lagi medali untuk Indonesia.

Prestasi Kiromal Katibin ini tidak hanya mengangkat namanya pribadi, tetapi juga semakin mengharumkan nama Indonesia di mata dunia panjat tebing internasional, dan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Tulungagung dan seluruh Indonesia.

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#panjat tebing #IFSC world cup 2025 #Kiromal Katibin