RADAR TULUNGAGUNG - Pasangan ganda campuran muda Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindiya Wardana, berhasil merebut gelar juara perdana mereka pada turnamen BWF Super 100 Al Ain Masters 2025 yang diselenggarakan di Al Ain, Uni Emirat Arab, pada hari Minggu (5/10).
Kemenangan gemilang ini menjadi catatan bersejarah bagi Dejan Ferdinansyah dan Bernadine Anindiya Wardana karena merupakan gelar pertama mereka di level internasional Super 100, sekaligus membuka rekening gelar di BWF World Tour, sejak duet baru ini diperkenalkan pada Juli 2025.
Di partai final, duet yang baru dipasangkan ini tampil memukau dengan mengalahkan rekan senegara mereka, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata, melalui dua gim langsung yang menegaskan dominasi Dejan dan Bernadine.
Gelar perdana yang diraih oleh Dejan/Bernadine di Al Ain Masters 2025 ini disebut sebagai modal yang sangat penting bagi pasangan tersebut untuk terus berkembang dan bersaing di level turnamen yang lebih tinggi.
Baca Juga: Jadwal Pekan Ke-8 BRI Super League Resmi Digeser ke Akhir Tahun 2025, Demi Dukungan ke Timnas Garuda
Dalam pertandingan final yang berlangsung selama 34 menit, Dejan dan Bernadine berhasil mengunci kemenangan atas Marwan/Aisyah dengan skor meyakinkan 21-12 dan 21-16.
Kemenangan dengan straight game ini menjadi torehan yang berbeda dibandingkan kiprah mereka sebelumnya di turnamen tersebut, di mana pasangan ini selalu harus bermain hingga tiga gim untuk mencapai babak final sejak bertanding di babak 32 besar.
Dejan mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini, yang sekaligus menjadi gelar pertamanya selama bergabung di pemusatan latihan nasional (pelatnas) dan juga gelar pertama yang ia raih bersama Bernadine.
“Alhamdulillah bersyukur, ini menjadi gelar pertama saya selama bergabung di pelatnas. Gelar pertama juga dengan Bernadine,” ujar Dejan dalam keterangan resmi PBSI.
Dejan menambahkan bahwa ia sempat menghadapi tantangan baru ketika dipasangkan dengan Bernadine yang memang lebih muda darinya.
Namun, hasil di Al Ain Masters 2025 ini membuatnya merasa lega, menunjukkan bahwa adaptasi mereka berjalan baik dan membuahkan hasil.
"Ini hal yang sangat penting bagi saya karena dapat tantangan dan pengalaman baru dengan berpasangan dengan yang lebih muda. Cukup lega bisa dapat gelar juara,” katanya.
Dejan juga menyebutkan bahwa ia dan Bernadine senang karena bisa langsung memberikan gelar juara bagi Indonesia hanya sebulan setelah keduanya resmi dipasangkan oleh PBSI.
Pasangan ini sebelumnya dinilai memiliki performa yang belum stabil dalam dua turnamen awal yang mereka ikuti. Sebagai informasi, keberhasilan di Al Ain Masters 2025 ini merupakan hasil terbaik Dejan/Bernadine dari tiga turnamen yang mereka ikuti sejak resmi berpasangan.
Debut Dejan/Bernadine di BWF World Tour 2025 dimulai pada bulan September 2025 dengan tampil di Vietnam Open Super 100, di mana mereka terhenti di babak kedua.
Setelah itu, mereka juga tampil di Indonesia Masters Super 100 Riau dan terhenti di babak pertama, menunjukkan bahwa laga debut dan turnamen dalam beberapa waktu terakhir tidak berujung manis.
Dejan menjelaskan bahwa di Al Ain Masters 2025, ia dan Bernadine mencoba untuk tampil lebih fokus, didorong oleh semangat ingin membuktikan kemampuan mereka, dan akhirnya menemukan jalan untuk meraih kemenangan.
Titik balik kepercayaan diri mereka disebut terjadi setelah melalui kemenangan dramatis pada babak semifinal, di mana mereka berhasil mengalahkan pasangan Zaidan Arrafi Awal Nabawi/Jessica Maya Rusmawardani dalam pertarungan tiga gim yang ketat dengan skor 17-21, 21-19, dan 22-20.
Baca Juga: Tujuh Atlet Bulutangkis Diduga Terlibat Pengaturan Skor, NOC Indonesia Akan Temui PBSI
Tekad mantan didikan Vita Marissa ini berhasil mengais asa di Al Ain Masters 2025 membuahkan hasil manis berupa gelar juara.
Bernadine Anindiya Wardana, yang merupakan pebulutangkis kelahiran tahun 2006 dari PB Djarum, baru bergabung ke Pelatnas Cipayung setelah menjuarai seleksi nasional PBSI.
Bernadine sendiri sebelumnya turut mempersembahkan gelar BWF World Junior Mixed Team Championships 2024 bersama tim junior Indonesia saat berpasangan dengan Darren Aurelius.
Meskipun meraih gelar juara, Bernadine mengaku bahwa ia belum merasa puas dan masih banyak hal yang harus diperbaiki.
Ia menekankan pentingnya evaluasi untuk meningkatkan level dan kualitas permainan mereka agar bisa bersaing lebih cepat di tingkat yang lebih tinggi.
Baca Juga: Megawati Hangestri Sempat Ingin Rehat Main di Luar Negeri, Sebelum Terima Tawaran Manisa BBSK
“Puji Tuhan bisa juara di pertandingan kali ini, banyak pengalaman yang saya dapat. Tapi saya belum puas, pastinya banyak yang harus dibenahi dan dievaluasi agar bisa cepat naik secara level dan kualitas permainan,” kata Bernadine.
Pasangan Dejan/Bernadine ini secara resmi dipasangkan pada bulan Juli 2025 oleh PBSI. Sebelumnya, Dejan sempat berduet dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti di awal musim, namun Fadia kini difokuskan penuh pada nomor ganda putri.
Kemenangan yang diraih oleh Dejan/Bernadine ini menambah optimisme bagi bulu tangkis Indonesia, terutama di sektor ganda campuran yang saat ini tengah melakukan regenerasi.
Regenerasi ini diharapkan dapat menghasilkan wakil-wakil yang kuat menuju kejuaraan-kejuaraan besar BWF pada tahun 2026 mendatang.
Baca Juga: Arsenal Sempurna di Liga Champions, Gasak Olympiakos 2-0, The Gunners Naik ke Peringkat Lima
Secara keseluruhan, pada turnamen Al Ain Masters 2025, Indonesia menempatkan tiga wakil di partai final, termasuk dua di sektor ganda campuran (Dejan/Bernadine dan Marwan/Aisyah), dan satu di ganda putra, yaitu Raymond Indra/Nicolaus Joaquin, yang dijadwalkan melawan pasangan India.
Raihan gelar pertama ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi Dejan Ferdinansyah dan Bernadine Anindiya Wardana untuk tampil memukau di turnamen-turnamen selanjutnya dalam upaya mencapai level permainan terbaik di pentas bulu tangkis dunia. ****
Editor : Dharaka R. Perdana