RADAR TULUNGAGUNG - Tim nasional Belanda berhasil meraih kemenangan telak 4-0 atas Finlandia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa yang memperkokoh posisi mereka di puncak Grup G.
Meskipun berhasil membantai Finlandia di Johan Cruijff Arena, pelatih kepala Belanda Ronald Koeman secara mengejutkan mengungkapkan bahwa dirinya belum puas dengan performa timnya.
Timnas Belanda, yang dijuluki Oranje, menunjukkan dominasi penuh saat menjamu Finlandia di Amsterdam pada Minggu malam WIB, 12 Oktober 2025, atau Senin dini hari WIB, 13 Oktober 2025
dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kemenangan telak 4-0 ini menegaskan kekuatan lini serang Der Oranje yang semakin efektif dan produktif.
Baca Juga: 9 Kali Juara Dunia! Marc Marquez Akhirnya Samai Rekor Gelar Valentino Rossi di MotoGP dan Grand Prix
Kemenangan ini tidak hanya menambah tiga poin krusial, tetapi juga memperpanjang catatan positif tim Oranje di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Hasil sempurna ini membuat Belanda semakin kokoh di puncak klasemen sementara Grup G.
Belanda saat ini mengumpulkan 16 poin dari enam kali bertanding, memimpin dengan selisih 3 poin atas Polandia yang berada di tempat kedua.
Sementara bagi Finlandia, kekalahan di kandang Belanda ini membuat mereka tertahan di peringkat ketiga dengan raihan 10 poin dari tujuh penampilan.
Jalannya Pesta Gol Empat Pemain Bintang
Tim Oranje tampil mendominasi sejak menit awal pertandingan di Johan Cruijff Arena. Pesta gol Belanda sudah dimulai pada menit kedelapan melalui aksi Donyell Malen.
Gol pembuka ini tercipta berkat kerja sama satu-dua yang apik dengan Memphis Depay di depan kotak penalti, sebelum Malen melepaskan bola ke pojok kanan gawang yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang Finlandia, Joronen.
Hanya berselang sembilan menit kemudian, tepatnya pada menit ke-17, Oranje menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Kali ini, giliran kapten Virgil van Dijk yang mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan mematikan, setelah menerima umpan silang terukur yang lagi-lagi dikreasikan oleh Memphis Depay.
Sebelum babak pertama usai, Belanda mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-38, dan Memphis Depay yang merupakan mantan pemain Barcelona, sukses menjadi eksekutor dengan ciamik, membawa Belanda unggul 3-0 saat turun minum.
Meskipun sudah unggul jauh, Belanda tidak mengendurkan serangan mereka di babak kedua. Cody Gakpo menutup pesta gol tim tuan rumah pada menit ke-84.
Gol Gakpo tercipta melalui tembakan keras yang dilepaskan dari luar kotak penalti, menambah penderitaan Finlandia dan memastikan kemenangan 4-0. Kemenangan 4-0 ini mencatatkan sejarah kecil bagi tim Oranje;
untuk kali pertama sejak 2019, Belanda berhasil mencetak setidaknya tiga gol dalam tiga pertandingan berturut-turut, di mana dua laga terakhir berakhir dengan skor identik 4-0.
Memphis Depay sendiri dinilai gacor dan bersinar dalam pertandingan ini, bahkan mendapatkan rating pemain yang tinggi.
Kritik Koeman di Tengah Kemenangan
Meskipun skornya meyakinkan, pelatih kepala Ronald Koeman, yang kini berusia 61 tahun, belum sepenuhnya merasa puas. Ia secara terbuka menilai timnya masih punya ruang untuk berkembang.
Kritik utama Koeman adalah intensitas permainan yang menurun signifikan di babak kedua.
Koeman menyebutkan bahwa tim telah melakukan segalanya untuk menang dan mencetak banyak gol sejak awal, namun ia menyayangkan gol keempat datang agak terlambat.
Mantan pelatih Barcelona itu juga menyoroti kurangnya disiplin taktis pada posisi beberapa pemain di lapangan. "Anda bisa lihat, ketika kami keluar posisi terlalu jauh, kami jadi kurang berbahaya," ucap Koeman.
Koeman memberikan contoh spesifik mengenai pelanggaran posisi ini. Ia mengulas bahwa Justin Kluivert beberapa kali terlihat terlalu melebar ke sayap, dan Ryan Gravenberch sempat bergerak dari posisi enam ke bek kanan, yang menurutnya "seharusnya tidak dilakukan".
Ia juga menekankan pentingnya kerja keras tanpa henti dan bahkan membandingkan timnya dengan Spanyol dalam hal kemampuan melakukan pressing.
Van Dijk Bahas Tiket Piala Dunia dan Kado Ulang Tahun
Bek andalan Belanda, Virgil van Dijk, yang mencetak gol kedua dalam laga tersebut, menyatakan kepuasannya atas hasil pertandingan.
"Saya pikir kami bermain baik dari awal hingga akhir. Kami mencetak gol-gol bagus, menguasai bola dengan baik, dan organisasi kami juga bagus. Malam yang luar biasa," tutur bek Liverpool itu, dikutip dari NOS.
Van Dijk juga berbicara tentang prospek kelolosan Oranje ke Piala Dunia 2026. Dengan posisi kokoh di puncak Grup G, Belanda kini memang berada di ambang kelolosan.
Tiket otomatis ke turnamen paling akbar sejagat itu berpotensi diamankan pada jeda internasional bulan depan, yaitu November 2025.
"Kami tahu apa yang dipertaruhkan, kami bisa menyelesaikannya di babak berikutnya dan kemudian tujuan pertama kami akan tercapai," ujar Van Dijk.
Jadwal Belanda pada November nanti adalah menghadapi Polandia pada 14 November 2025 dan Lituania pada 17 November 2025.
Van Dijk pribadi juga mendapatkan momen indah; golnya adalah kado ulang tahun yang menyenangkan, hanya berselang empat hari usai ia merayakan ulang tahun ke-34. Meski bangga, ia memilih untuk fokus pada tujuan tim secara keseluruhan.
"Saya lebih suka menyerahkannya kepada orang lain. Saya hanya ingin meraih sesuatu yang hebat bersama tim ini," tutupnya.
Susunan Pemain Kunci
Dalam pertandingan yang digelar di Johan Cruijff Arena tersebut, Belanda menurunkan komposisi pemain sebagai berikut:
Bart Verbruggen; Denzel Dumfriez, Timber, Virgil van Dijk, Van de Ven; Gravenberg, Nigel de Jong; Donyell Malen, Justin Kluivert, Cody Gakpo; Memphis Depay.
Sementara itu, Timnas Finlandia bermain dengan formasi: Joronen; Alho, Stahl, Tenho, Koski, Lahteenmaki; Vaananen, Kairinen, Walta; Keskinen, Antman.
Kemenangan 4-0 ini sekali lagi menegaskan bahwa Belanda memiliki kualitas yang terlalu tangguh bagi Finlandia, dan Koeman kini memiliki waktu untuk memperbaiki detail-detail taktis sebelum mereka memastikan tempat di Piala Dunia 2026. ****
Editor : Dharaka R. Perdana