Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Nasib Patrick Kluivert Bergantung Keputusan Exco PSSI, Tim Kepelatihan Timnas Indonesia Bakal Dievaluasi Total

Andhika Dwi Pangestu • Selasa, 14 Oktober 2025 | 20:04 WIB

Nasib Patrick Kluivert diputuskan di rapat Exco PSSI menyusul kegagalan Timnas ke Piala Dunia 2026.
Nasib Patrick Kluivert diputuskan di rapat Exco PSSI menyusul kegagalan Timnas ke Piala Dunia 2026.

RADAR TULUNGAGUNG - Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, memastikan bahwa masa depan pelatih Patrick Kluivert akan segera diputuskan dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI dalam waktu dekat, menyusul kegagalan tim Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sumardji secara khusus meminta agar anggota Exco PSSI harus berani mengambil sikap yang tegas dan cepat berdasarkan laporan menyeluruh yang akan ia sampaikan terkait kiprah Timnas di ronde keempat kualifikasi.

Evaluasi total oleh PSSI ini menjadi tindak lanjut dari dua kekalahan beruntun yang dialami Timnas di putaran keempat, yang juga memicu seruan luas di media sosial dengan tagar #KluivertOut.

Laporan Objektif Sumardji

Setibanya skuad Garuda kembali di Tanah Air pada Senin (13/10/2025), Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, langsung memberikan pernyataan tegas mengenai langkah evaluasi yang harus dilakukan.

Baca Juga: Tundukkan Wakil Vietnam, Oei Louisa Jovanka Kerja Ekstrakeras di Babak 128 Besar Kejuaraan Dunia Junior BWF 2025

Sumardji menegaskan bahwa ia akan menyampaikan laporan secara terbuka dan objektif dalam rapat tersebut, tanpa ada yang ditutup-tutupi.

"Saya tidak akan tutup-tutupi mana yang baik dan mana yang tidak baik," ujarnya seraya memastikan bahwa semua catatan akan dipaparkan apa adanya. Laporan ini bertujuan untuk memungkinkan pengambilan keputusan yang bersifat tegas dan tepat oleh Exco.

Sumardji, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Tim Nasional, menyatakan bahwa rapat Exco PSSI adalah momen yang tepat untuk mengevaluasi kiprah Timnas Indonesia selama ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ia meminta agar setelah laporan disampaikan secara terperinci, segera ada keputusan yang diambil oleh Exco. Harapan Sumardji yang telah mendampingi tim ini sejak lama adalah agar segera ada keputusan terbaik untuk skuad Garuda.

Baca Juga: Kualifikasi Piala Dunia 2026: Islandia Tahan Imbang Prancis 2-2 dalam Laga Penuh Drama

Laporan yang disiapkan Sumardji mencakup evaluasi menyeluruh dari sisi kesiapan persiapan, baik dari sisi pemain, sisi pelatih, dan juga ofisial.

Evaluasi ini menjadi sangat penting mengingat sorotan tajam yang dialamatkan kepada pelatih Patrick Kluivert setelah hasil mengecewakan di Jeddah, Arab Saudi.

Evaluasi Menyeluruh Tim Kepelatihan

Menurut Sumardji, yang telah mendampingi tim sejak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Round 1 pada Oktober 2023, evaluasi yang akan diserahkan kepada Exco tidak hanya akan menyasar Patrick Kluivert semata.

Laporan ini akan dipakai untuk evaluasi secara keseluruhan, termasuk tim kepelatihan di bawah asuhan Patrick Kluivert. Staf kepelatihan lainnya yang turut menjadi subjek evaluasi adalah asisten pelatih Alex Pastoor dan Denny Landzaat.

Baca Juga: Gol Tunggal Perdana Nick Woltemade Kunci Kemenangan Krusial Tim Panser Jerman di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Sumardji menekankan perannya yang krusial dalam proses ini, mengingat ia selalu bersama tim sejak babak pertama di tahun 2023.

"TC [Pemusatan latihan] juga saya ada, semua saya ada di situ. Dan saya tidak pernah jauh-jauh dari anak-anak, dari tim ini," jelasnya, memperkuat validitas dan kedalaman laporannya.

Semua catatan mengenai kekurangan-kekurangan tim, meski enggan dibeberkan detailnya di hadapan publik, akan dipaparkan secara rinci dalam rapat Exco PSSI.

Dua Kekalahan yang Menentukan

Perjalanan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia terhenti di ronde keempat setelah menelan dua kekalahan beruntun.

Dua hasil minor tersebut menjadi faktor utama yang memicu desakan evaluasi besar-besaran terhadap performa tim dan strategi kepelatihan yang diterapkan Kluivert.

Baca Juga: Gagal Lolos Piala Dunia 2026, Ketua PSSI Erick Thohir Sampaikan Permintaan Maaf Mendalam

Kekalahan beruntun di ronde keempat ini menyebabkan Timnas Indonesia menempati dasar Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia tanpa raihan poin, sehingga harapan untuk lolos dipastikan pupus.

Sejak menggantikan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2025, Patrick Kluivert tercatat telah mendampingi tim dalam enam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Selama periode tersebut, Timnas Indonesia hanya mampu mempersembahkan dua kemenangan, yaitu di ronde ketiga melawan Bahrain (1-0) dan China (1-0).

Baca Juga: Bung Towel Minta Evaluasi Total Usai Kegagalan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Bukan Hanya Patrick Kluivert yang Bertanggung Jawab

Namun, empat laga sisa yang dijalani Tim Garuda berujung dengan kekalahan:Australia (1-5) di ronde ketiga, Jepang (0-6) di ronde ketiga, Arab Saudi (2-3) di ronde empat, dan Irak (0-1) di ronde empat

Rekor ini, ditambah kegagalan mencapai target utama, membuat posisi pelatih asal Belanda itu kini berada di ujung tanduk dan sangat bergantung pada hasil rapat PSSI.

Permintaan Sikap Tegas Exco

Sumardji menegaskan bahwa laporan terperinci mengenai tim akan disampaikan kepada rekan-rekan sesama anggota Komite Eksekutif PSSI,

Baca Juga: Belanda Pesta Gol ke Gawang Finlandia, Ronald Koeman Belum Puas Walau Tiket Piala Dunia 2026 Kian Dekat

dan ia meminta ketegasan mereka. “Ya, semua nanti kembali kepada teman-teman Exco,” kata Sumardji. Namun, ia menekankan harapannya agar Exco PSSI kali ini berani mengambil sikap yang tegas.

Keputusan mengenai nasib Patrick Kluivert dan seluruh staf pelatih ini diharapkan segera ditetapkan agar Timnas Indonesia dapat mempersiapkan langkah selanjutnya menuju kompetisi mendatang. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tim garuda #Timnas Indonesia #patrick kluivert #pssi