RADAR TULUNGAGUNG - Timnas Arab Saudi sukses mengamankan satu tempat di putaran final Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang tanpa gol melawan timnas Irak dalam laga pamungkas Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Rabu (15/10) dini hari WIB.
Hasil 0-0 ini memastikan Arab Saudi, yang dijuluki The Green Falcons, finish sebagai juara grup dengan torehan empat poin, meskipun memiliki perolehan poin yang sama dengan Irak, namun unggul selisih gol.
Bagi timnas Arab Saudi, kelolosan ini menandai pencapaian penting karena merupakan kali ketiga secara beruntun The Green Falcons akan tampil di ajang Piala Dunia.
Pertandingan Ketat di Jeddah
Laga penentuan pekan kedua Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia antara Arab Saudi melawan Irak ini tersaji di dua venue yang disebutkan, yakni Stadion Bak Al Inma, Jeddah, atau lebih dikenal sebagai Stadion King Abdullah Sports City.
Pertandingan berlangsung ketat sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim tampil menyerang dan bergantian menciptakan peluang berbahaya, meskipun ada indikasi kedua tim bermain hati-hati sejak awal.
Timnas Arab Saudi, yang tidak wajib menang untuk lolos, mengambil pendekatan yang lebih konservatif menjelang akhir pertandingan, bahkan dilaporkan memilih bermain aman dengan membuang-buang waktu di menit-menit akhir.
Strategi ini terbukti membuat frustrasi timnas Irak yang justru wajib meraih kemenangan untuk lolos langsung.
Jalannya Babak Pertama
Pada babak pertama, meskipun Arab Saudi memegang kendali, mereka tidak mampu memaksimalkan ancaman yang ada, dan jarang tembakan yang mengarah tepat ke gawang.
Irak sempat membuka ancaman lebih dulu pada menit ke-24 melalui aksi Amir Fouad yang berhasil menemukan ruang tembak di dalam kotak penalti Arab Saudi, namun upaya tersebut berhasil diblok oleh pemain belakang tim tuan rumah.
Tidak lama berselang, giliran Arab Saudi yang menekan melalui tendangan bebas dari Musab Aljuwayr di menit ke-35. Sayangnya, tembakannya hanya membentur pagar betis pemain Irak.
Menjelang berakhirnya babak pertama, Abdullah Al Khaibari mencoba peruntungannya dengan tendangan jarak jauh pada menit ke-43.
Namun, bola tersebut masih melambung di atas mistar gawang. Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.
Tim asuhan Graham Arnold, pelatih Irak, dilaporkan cukup kesulitan dan hampir tidak menciptakan ancaman berarti sama sekali di paruh pertama laga ini.
Intensitas Meningkat di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Arab Saudi meningkatkan intensitasnya. The Green Falcons tampil lebih agresif dan langsung menciptakan peluang berbahaya.
Pada menit ke-47, Saud Abdulhamid melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti, tetapi tembakan tersebut masih belum menemui sasaran.
Kiper Irak, Jalal Hassan Hachim, menjadi sosok krusial dan pahlawan bagi timnya di babak kedua dengan serangkaian penyelamatan gemilang.
Ia sukses menepis sepakan keras Saleh Abu Alshamat pada menit ke-50. Selain itu, ancaman dari Nasser Al Dawsari pada menit ke-63 juga berhasil diredam oleh Jalal Hassan.
Sementara itu, timnas Irak masih kesulitan dalam menyerang. Mereka dilaporkan masih tanpa Aymen Hussein, yang membuat Singa Mesopotamia (julukan Irak) kesulitan mengancam pertahanan Arab Saudi. Hingga laga tuntas, skor 0-0 akhirnya tetap bertahan.
Nasib Irak dan Tim Lain
Meskipun berbagi poin yang sama (empat poin) dengan Arab Saudi, Irak kalah dalam selisih gol, sehingga The Green Falcons yang melenggang langsung ke putaran final Piala Dunia 2026.
Akibat hasil imbang ini, Irak harus berjuang lebih keras untuk mendapatkan tiket ke Piala Dunia 2026. Irak akan bertarung di putaran kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Tantangan pertama bagi Irak adalah menghadapi timnas Uni Emirat Arab di laga playoff kualifikasi.
Jika mereka berhasil memenangkan pertandingan playoff tersebut, timnas Irak akan berhadapan dengan perwakilan Amerika Selatan, yaitu timnas Bolivia,
untuk memperebutkan satu tiket tersisa menuju Piala Dunia 2026. Irak terakhir kali berhasil tampil di Piala Dunia adalah pada edisi 1986 yang diselenggarakan di Meksiko.
Di sisi lain, timnas Indonesia yang berada di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak, harus tersingkir dari persaingan dengan catatan nirpoin.
Baca Juga: Kualifikasi Piala Dunia 2026: Islandia Tahan Imbang Prancis 2-2 dalam Laga Penuh Drama
Hasil ini juga sejalan dengan berita kelolosan negara lain yang bertanding di kualifikasi serupa, termasuk Inggris yang juga dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menang telak atas Latvia.
Inggris menjadi negara Eropa pertama yang mengamankan tempat di ajang empat tahunan tersebut. ****
Susunan Pemain Laga Penentu
Berikut adalah susunan pemain yang diturunkan dalam pertandingan penentu ini:
Arab Saudi: Nawaf Al-Aqidi, Hassan Al-Tombakti, Jehad Thakri, Aiman Yahya (digantikan Nawaf Boushal pada menit ke-71), Saud Abdulhamid, Musab Al-Juwayr (digantikan Abdulelah Al-Amri pada menit ke-80), Abdullah Al-Khaibary,
Nasser Al-Dawsari (digantikan Saad Al Mosa pada menit ke-89), Feras Al-Brikan (digantikan Saleh Al-Shehri pada menit ke-89), Salem Al Dawsari, dan Waheb Saleh (digantikan Abdullah Al-Hamdan pada menit ke-71).
Irak: Jalal Hassan Hachim, Rebin Solaka, Munaf Younus (digantikan Akam Rahman pada menit ke-79), Merchas Doski, Hussein Ali (digantikan Frans Dhia Haddad pada menit ke-55), Amir Al-Amri,
Zidane Iqbal (digantikan Aimar Sher pada menit ke-61), Ibrahim Bayesh Youssef (digantikan Hassan Abdulkareem pada menit ke-79), Mohannad Ali Kadhim, dan Kevin Yakob (digantikan Ali Jasim pada menit ke-45).
Editor : Dharaka R. Perdana