RADAR TULUNGAGUNG – SMAGA Volley Cup 2025 resmi dibuka di lapangan SMA Negeri 1 Gondang Tulungagung, Senin (13/10), ditandai dengan dentuman gong dan pelepasan balon ke udara.
Turnamen bola voli paling bergengsi antar pelajar se-eks Karesidenan Kediri ini diikuti 62 tim dari Tulungagung, Kediri, Trenggalek, dan Nganjuk.
Ajang yang mengusung tema “Sportmanship and Achievement for the Golden Generation” ini menjadi simbol semangat sportivitas dan pembinaan atlet muda dari dunia pendidikan.
Suasana pembukaan berlangsung meriah. Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, secara resmi membuka turnamen dengan memukul gong, disambut sorak-sorai ratusan pelajar.
Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kompetisi sehat di kalangan pelajar sebagai wadah lahirnya bibit unggul olahraga.
“Event Smaga Voli Cup ini sangat positif. Dari sinilah atlet bola voli Tulungagung akan berprestasi hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Kapolres Tulungagung sekaligus Ketua PBVSI Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, turut melakukan servis perdana sebagai tanda dimulainya pertandingan.
Ia menekankan bahwa semakin banyak kompetisi seperti ini, semakin besar peluang munculnya atlet berprestasi.
Ketua KONI Tulungagung, Suwarsono, menyebut bahwa SVC menjadi ajang penting dalam sistem pembinaan atlet pelajar menuju ajang POPDA, Porprov, hingga PON.
Kepala SMAN 1 Gondang, Wahyu Dwi Handari, SPd, MPd, menambahkan bahwa SVC tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana pembelajaran manajemen event bagi siswa.
“Anak-anak belajar menjadi entrepreneur, mencari sponsor, dan mengatur pertandingan secara profesional,” jelasnya.
Ketua panitia, Anisa N.M. Tambunan, menyampaikan kebanggaannya atas meningkatnya jumlah peserta dari tahun sebelumnya. “Ini bukti bahwa SMAGA Volley Cup semakin diminati dan menjadi ikon olahraga pelajar Tulungagung,” katanya.
Sekadar diketahui, selain dihadiri bupati dan Kapolres Tulungagung turut hadir dalam upacara pembukaan Ketua KONI Tulungagung Suwarsono, Kepala Dispora Achmad Mugiyono, Forkopimcam Gondang, Pengawas SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tulungagung, MKKS SMA se-Kabupaten Tulungagung, Kepala Puskesmas Tiudan dan Kepala Desa Bendungan.
Turnamen yang berlangsung selama tujuh hari ini mempertemukan 40 tim putra dan 22 tim putri, dengan pertandingan pembuka antara SMPN 6 Tulungagung vs SMPN 1 Bandung Tulungagung yang berlangsung sengit dan disaksikan penuh antusiasme. ****
Editor : Dharaka R. Perdana