RADAR TULUNGAGUNG - Tim legendaris e-sports Mobile Legends, RRQ Hoshi, harus mengubur impian mereka untuk menjuarai MPL ID Season 16 setelah dipastikan gagal lolos ke babak Playoff.
Meskipun memenangkan pertandingan penentuan melawan NAVI dengan skor 2-1 pada Minggu malam (19/10/2025), hasil tersebut tidak cukup membawa RRQ melangkah ke fase berikutnya.
Kegagalan ini menandai pertama kalinya sepanjang sejarah MPL ID (sejak S1 hingga S15) bahwa "Raja dari Segala Raja" atau RRQ tidak hadir di panggung Playoff.
Pertarungan Penentuan Tiket Terakhir Playoff
Pertandingan yang mempertemukan RRQ Hoshi dan Natus Vincere (NAVI) pada pekan kesembilan hari ketiga MPL Indonesia Season 16 menjadi salah satu laga paling krusial sepanjang musim ini.
Baca Juga: Kalle Rovanpera Membidik Formula 1 Setelah Merasakan Juara Dunia Reli
Duel yang berlangsung pada Minggu (19/10/2025) malam WIB tersebut secara langsung menentukan tim mana yang akan mengamankan tiket terakhir menuju babak Playoff. Tensi pertandingan terasa sangat tinggi sejak awal karena pentingnya hasil yang diraih.
Sebelum laga ini, klasemen MPL S16 untuk peringkat 1 hingga 5 sudah terkunci, diisi oleh ONIC Esports (yang menjadi juara musim reguler), Bigetron by Vitality, Alter Ego, EVOS, dan Dewa United.
NAVI, sebelum match melawan RRQ, memiliki peluang lolos yang jauh lebih tinggi (75 persen) dibandingkan RRQ (25 persen).
Keuntungan besar berada di pihak NAVI karena mereka tidak perlu memenangkan pertandingan secara keseluruhan untuk lolos; mereka hanya membutuhkan satu kemenangan game saja.
Baca Juga: Mercedes Pertahankan Line-up Pembalap untuk F1 2026, Russell Kembali Ditemani Antonelli
Untuk laga penentuan ini, RRQ Hoshi tampil dengan formasi klasik yang mereka gunakan seperti musim lalu, diperkuat oleh Dyrenn, Sutsujin, Idok, Rinz, dan Toyy. Sementara itu, NAVI mempercayakan roster terbaiknya yang terdiri dari Karss, andoryuuu, uK1r, APRHO, dan Xyve.
Dominasi Awal RRQ Hoshi yang Patah di Game Kedua
Pada game pertama, NAVI sebenarnya tampil cukup meyakinkan, di mana mereka sempat mengendalikan situasi dengan keunggulan kills 2-0 di early game.
NAVI juga sempat menekan permainan Toyy dan kawan-kawan dengan rotasi cepat dan kontrol objektif yang baik. Namun, titik balik terjadi ketika Andoryuu dari NAVI melakukan keputusan terburu-buru dengan memaksakan teamfight.
Kesalahan ini dimanfaatkan dengan sempurna oleh RRQ Hoshi untuk melancarkan counter attack. Pada akhirnya, RRQ Hoshi berhasil mengamankan kemenangan di game pertama dengan skor 1-0.
RRQ mengoleksi 14 kills berbanding 8 kills milik NAVI, dan laga berjalan selama 18 menit 24 detik. ToYy, yang menggunakan Karrie, dinobatkan sebagai player of the game untuk gim pembuka ini, mencatatkan 7 kills dan 7 assist.
Memasuki game kedua, kedua tim bermain lebih tenang dan penuh perhitungan, menyadari bahwa kemenangan game ini akan menentukan siapa yang berhak melaju ke Playoff.
Komposisi RRQ di gim kedua terdiri dari Cici, Fredrinn, Pharsa, Hylos, dan Granger, sementara NAVI menggunakan Lapu-lapu, Valentina, Uranus, Yi Sun-shin, dan Gatotkaca.
Meskipun RRQ pada awalnya mampu mengimbangi permainan NAVI, mereka mulai keteteran seiring berjalannya waktu.
Kedisiplinan dan kesabaran NAVI dalam permainan objektif dan rotasi yang cermat membuahkan hasil. NAVI berhasil merebut kemenangan di game kedua, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Ini adalah kemenangan yang menentukan, karena satu poin dari game kedua sudah cukup untuk memastikan NAVI lolos ke Playoff, terlepas dari hasil akhir pertandingan. NAVI menghancurkan base RRQ pada menit ke-25 detik ke-36.
Kemenangan Pahit di Game Ketiga
Meskipun tiket Playoff telah berpindah tangan ke NAVI, pertandingan tetap dilanjutkan ke game ketiga. Tempo permainan kembali berjalan santai.
NAVI sempat melakukan pergantian pemain, tetapi keputusan itu justru membuat ritme mereka menjadi tidak stabil.
RRQ Hoshi memanfaatkan situasi NAVI yang tidak stabil tersebut dengan baik. Dyrenn tampil solid di lini depan, sementara Rinz dan Toyy menunjukkan performa yang konsisten.
RRQ akhirnya mengamankan kemenangan di game ketiga dan menutup pertandingan dengan skor akhir 2-1.
Namun, kemenangan 2-1 ini memiliki rasa pahit manis. RRQ Hoshi berhasil menunjukkan karakter sebagai tim yang pantang menyerah hingga detik terakhir musim reguler.
Baca Juga: Hasil Imbang Kontra Irak 0-0, Timnas Arab Saudi Kunci Tiket Tampil di Piala Dunia 2026
Namun, secara matematis, kemenangan ini tidak cukup membawa mereka lolos ke babak Playoff karena selisih poin klasemen sudah tidak bisa dikejar.
RRQ Hoshi dan NAVI sebenarnya memiliki rekor Menang-Kalah Match yang sama, yaitu 6-10. Namun, selisih Game Win menjadi penentu. NAVI berhasil mengumpulkan total 16 game menang, sementara RRQ hanya 15 game menang.
Hal ini menempatkan NAVI di posisi keenam dengan game difference -6, sedangkan RRQ Hoshi harus puas di posisi ketujuh dengan game difference -7, dan secara resmi tereliminasi.
Kegagalan ini merupakan tamparan keras bagi organisasi RRQ yang dikenal sebagai salah satu tim dengan segudang prestasi di kancah Mobile Legends Indonesia.
Baca Juga: Kemenangan Dramatis: Timnas Jepang Sukses Gulingkan Brasil 3-2 dalam Uji Coba Internasional
Sementara itu, NAVI mencatat sejarah baru karena berhasil lolos ke Playoff MPL untuk pertama kalinya setelah sebelumnya di MPL S15 tidak meraih satu kemenangan pun.
Dengan hasil ini, babak Playoff MPL ID Season 16 akan diikuti oleh enam tim terbaik, di mana NAVI bergabung dengan ONIC, Bigetron by Vitality, Alter Ego Esports, EVOS Legends, dan Dewa United Esports.
RRQ Hoshi mengakhiri musim bersama Geek Fam dan Team Liquid ID di luar zona Playoff. Babak playoff diprediksi akan berlangsung sangat ketat dan menegangkan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana