RADAR TULUNGAGUNG - Arema FC punya tantangan berat. Menghadapi big match melawan tuan rumah Persebaya Surabaya pada 22 November mendatang, Singo Edan tidak bisa menurunkan tiga pemain utamanya.
Bayu Setiawan dan Julian Guevara dipastikan absen. Keduanya sama-sama terkena sanksi kartu merah. Lalu Arkhan Fikri yang masih bergabung dengan tim Indonesia U-23 sampai 27 November mendatang.
Baca Juga: Seleksi Pemain Rampung, Perseta 1970 Bersiap Arungi Liga 4 Jatim
Meski tanpa tiga pernain utama pelatih Marcos Santos sama sekali tidak khawatir. "Karena kami mempunyai banyak pemain di tim, dan mereka siap bermain di pertandingan selanjut nya," kata pelatih asal Brasil itu.
Posisi Bayu di bek kanan biasanya diisi Rifad Marasabessy. Guevara bisa digantikan oleh Matheus Blade.
Sedangkan Valdeci atau Betinho bisa meng gantikan posisi arkhan. Santos yakin para pemain yang diturunkan bakal mem berikan kemampuan maksimal di lapangan.
Baca Juga: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Sukses Tumbangkan Arema FC 2-1 di Stadion Kanjuruhan Malang
Singo Edan Lebih Garang
Di klasemen, posisi kedua tim berdempetan. Persebaya ada di tangga ke-8, sementara Arema FC satu strip di bawahnya.
Namun, jika berbicara soal agresivitas, Arema PC lebih berbahaya. Terbukti, Singo Edan sudah mengenas 17 gol musim ini. Sedangkan Persebaya baru mencatatkan 12 gol.
Dalberto Luan menjadi pembeda. Bomber asal Brasil itu sudah mengemas 10 gol sekaligus memimpin daftartop skorer sementara Super League 2025-2026. Santos tentu ingin Dalberto meneruskan catatan golnya itu.
"Saat pemain kami terus bisa mencetak gol, itu akan menjadi hal yang bagus." tegas pelatih 46 tahun itu.
Meski begitu, ia tidak mau timnya terus bergantung pada sang bomber Madura United itu la ingin semua pemain memberi kontribusi nyata di lapangan.
"Karena sebetulnya tidak hanya Dalberto tetapise mua pemain mengemban tugas itu (mencetak gol)," terang Santos. ****
Editor : Dharaka R. Perdana