RADAR TULUNGAGUNG – Penantian panjang publik Formula 1 akhirnya terjawab. Lando Norris resmi dinobatkan sebagai juara dunia F1 2025 setelah menyelesaikan seri pamungkas GP Abu Dhabi dengan penuh tekanan.
Pembalap McLaren itu cukup finis di posisi tiga untuk mengunci gelar, dan ia melakukan tugasnya dengan sangat rapi, meski Max Verstappen memenangi balapan.
Kemenangan Verstappen pada seri terakhir tidak cukup menggusur Norris dari puncak klasemen. Dengan koleksi 423 poin, pembalap asal Inggris itu unggul tipis dua angka dari sang rival utama yang menutup musim dengan 421 poin.
Selisih yang sangat tipis ini menjadikan penentuan juara berlangsung dramatis hingga lap terakhir.
Emosional Saat Lewati Garis Finis
Melansir laporan BBC, Norris tak bisa menahan haru setelah menerima ucapan selamat dari insinyur balapnya sesaat melintasi garis finis. Suaranya terdengar bergetar, menandakan betapa berat dan panjang perjalanan yang ia lalui selama satu musim.
“Saya sudah lama tidak menangis… tapi saya tetap menangis. Rasanya luar biasa. Saya akhirnya bisa merasakan apa yang Max rasakan selama ini,” ujar Norris dalam wawancara bersama David Coulthard.
Di hadapan kamera, Norris juga memberikan penghormatan besar kepada dua kompetitor utamanya, Max Verstappen dan rekan setimnya, Oscar Piastri.
“Saya bangga bisa bertarung melawan mereka. Saya belajar banyak dari keduanya sepanjang tahun ini,” tuturnya.
Prestasi Bersejarah untuk Inggris
Titel juara dunia ini menjadikan Norris sebagai pembalap Britania Raya ke-11 yang berhasil meraih gelar tertinggi di ajang Formula 1.
Baca Juga: Jelang Formula 1 Meksiko Akhir Pekan Ini, Verstappen Bisa Lanjutkan Momentum Kegemilangannya
Gelar tersebut juga menjadi pencapaian monumental dalam kariernya, mengingat ia baru memasuki musim keenam sejak debut bersama McLaren pada 2019.
Di balik gelar itu, Norris mengakui kerja keras seluruh tim McLaren adalah kunci utama. Musim panjang penuh tekanan, duel ketat, dan perkembangan mobil yang signifikan menjadi fondasi sukses sang pembalap nomor 4 tersebut.
Dengan kemenangan ini, Norris tak hanya mengakhiri dominasi Verstappen dalam beberapa tahun terakhir, tetapi juga membuka babak baru persaingan F1 yang diprediksi bakal semakin panas antara trio Norris–Verstappen–Piastri. ****
Editor : Dharaka R. Perdana