RADAR TULUNGAGUNG – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Tulungagung mulai memetakan sejumlah agenda kompetisi karate untuk tahun depan.
Induk organisasi cabang olahraga (cabor) karate ini tidak hanya berfokus pada kejuaraan tingkat provinsi yang dijadwalkan pada pertengahan tahun, tetapi juga mulai menyusun kerangka tim untuk persiapan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).
Ketua FORKI Tulungagung, Joko Lasmono membeberkan, kalender kegiatan tahun depan akan cukup padat dengan berbagai kejuaraan berjenjang.
Salah satu yang menjadi prioritas utama adalah partisipasi dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur yang estimasi waktunya sudah mulai terlihat. Yaitu antara April atau Mei. "Kejurprov, (tapi) tempatnya belum (ditentukan)," sebutnya.
Selain fokus pada kejuaraan prestasi tingkat provinsi, Joko juga menjelaskan, pembinaan atlet pelajar tetap menjadi sorotan utama melalui ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) mulai jenjang SD hingga SMA sederajat.
Agenda ini sekaligus menjadi jembatan untuk persiapan multievent pelajar dua tahunan. "Itu biasanya dulu akhir-akhir (tahun). Sekalian (ikut kejuaraan) O2SN SD, SMP, SMA-SMK," tambahnya.
Baca Juga: Medali Perak Porprov Jatim Belum Buat Charisya Rahmadianatali Puas, Ini Target yang Dicanangkannya
Dalam kesempatan yang sama, Joko menekankan pentingnya regenerasi dan persiapan dini sehingga tidak ingin menunda pembentukan kerangka tim bayangan untuk menghadapi Popda yang sebenarnya baru akan dihelat dua tahun lagi. "Kemudian untuk puslat persiapan Popda 2026," tuturnya.
Guna merealisasikan target tersebut, FORKI Tulungagung berencana menggulirkan program pusat latihan (puslat) sesegera mungkin dengan mekanisme pemanggilan atlet yang akan dikoordinasikan secara terbuka kepada seluruh perguruan karate di Tulungagung.
Baca Juga: Hebat! Atlet Catur Kabupaten Tulungagung Sabet Medali Emas di Popda XIV Peparpeda II Jawa Timur 2024
"Awal tahun, nanti tiga bulannya (sebelum dilaksanakan) akan menyampaikan ke perguruan semua," jelasnya.
Terkait kuota dan komposisi atlet yang akan digembleng dalam puslatkab awal tahun nanti, Joko menyebut menargetkan sekitar 20 atlet yang berasal dari berbagai kategori usia pembinaan untuk memastikan ketersediaan pelapis di setiap jenjang. "Diawali dari para pemula, kemudian kadet, junior, senior," tandasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana