RADAR TULUNGAGUNG – Nama Rizki Juniansyah kembali mencuri perhatian publik olahraga Asia Tenggara.
Rizki Juniansyah sukses mempersembahkan medali emas di ajang SEA Games 2025 Thailand sekaligus memecahkan rekor dunia pada nomor 79 kilogram putra.
Prestasi gemilang tersebut mempertegas dominasi Indonesia di cabang angkat besi sekaligus menambah pundi-pundi medali Merah Putih.
Bertanding di Chonburi Sport School, Senin sore, Rizki Juniansyah tampil tanpa cela.
Lifter berusia 22 tahun itu menunjukkan kualitasnya sebagai atlet kelas dunia dengan performa stabil sejak angkatan pertama.
Keunggulan Rizki bahkan sudah terlihat jauh sebelum kompetisi berakhir, membuat para pesaingnya kesulitan mengejar catatan angkatan yang ia bukukan.
Keberhasilan Rizki Juniansyah di SEA Games 2025 Thailand bukan hanya soal emas.
Ia mencatatkan rekor dunia baru di kelas 79 kilogram putra, sebuah pencapaian langka di level multievent regional.
Prestasi ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu lifter terbaik dunia saat ini.
Dominasi Rizki Juniansyah di Angkat Besi 79 Kg
Pada sesi snatch, Rizki mencatatkan angkatan seberat 160 kilogram.
Angka tersebut sudah cukup untuk menempatkannya di posisi teratas sementara.
Namun dominasi sesungguhnya terlihat pada clean and jerk.
Rizki tampil superior dengan mengangkat beban 205 kilogram, melampaui rekor dunia sebelumnya.
Total angkatan Rizki mencapai 365 kilogram, angka yang sekaligus memecahkan rekor dunia nomor 79 kilogram putra.
Untuk clean and jerk, ia mempertajam rekor atas namanya sendiri yang sebelumnya tercatat 204 kilogram pada Kejuaraan Dunia Oktober 2025.
Sementara pada total angkatan, Rizki menggeser rekor yang sebelumnya dipegang lifter Mesir, Abdul Rahman Younes.
Catatan tersebut membuat Rizki tak tertandingi sepanjang kompetisi.
Para pesaing dari negara lain harus puas bersaing untuk posisi di bawahnya, sementara Rizki memastikan emas SEA Games dengan keunggulan signifikan.
Prestasi Indonesia Tak Berhenti di Angkat Besi
Selain emas dari angkat besi, Indonesia juga mencatatkan prestasi membanggakan dari cabang skateboarding.
Atlet muda Basral Greito Utomo sukses mempersembahkan medali emas di nomor skateboard street putra.
Basral mengalahkan dua atlet tuan rumah Thailand dalam laga yang berlangsung ketat.
Emas dari Basral menjadi medali ke-43 bagi kontingen Indonesia di SEA Games 2025 Thailand.
Capaian ini menegaskan konsistensi atlet Indonesia di cabang-cabang olahraga modern, sekaligus memperluas kontribusi medali di luar cabang tradisional.
Posisi Indonesia di Klasemen SEA Games 2025
Dengan tambahan medali emas dari Rizki Juniansyah dan Basral Greito Utomo, Indonesia kini menempati peringkat kedua klasemen sementara SEA Games 2025.
Hingga pertandingan hari ini, kontingen Merah Putih telah mengoleksi 52 medali emas, 65 perak, dan 64 perunggu.
Tuan rumah Thailand masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 145 emas, 87 perak, dan 60 perunggu.
Meski selisih emas cukup jauh, posisi Indonesia di peringkat kedua dinilai solid dan berpeluang terus bertambah seiring masih berlangsungnya sejumlah cabang unggulan.
Rizki Juniansyah, Simbol Regenerasi Angkat Besi Indonesia
Keberhasilan Rizki Juniansyah tidak datang secara instan. Peraih emas Olimpiade Paris itu merupakan hasil pembinaan jangka panjang yang konsisten.
Di usia yang masih sangat muda, Rizki telah menorehkan prestasi di level dunia dan regional, menjadikannya simbol regenerasi angkat besi Indonesia.
Para pengamat menilai, prestasi Rizki di SEA Games 2025 Thailand menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia masih akan diperhitungkan dalam peta kekuatan angkat besi dunia.
Rekor demi rekor yang dipecahkan menunjukkan bahwa batas kemampuan atlet nasional terus bergeser ke level yang lebih tinggi.***
Editor : Dharaka R. Perdana