Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

MU Tanggung Beban Besar Usai Pecat Ruben Amorim, Gaji 18 Bulan Harus Dibayar Penuh

Dharaka R. Perdana • Senin, 5 Januari 2026 | 22:08 WIB
Ruben Amorim bakal menerima pesangon besar yang bisa mengganggu keuangan Manchester United.
Ruben Amorim bakal menerima pesangon besar yang bisa mengganggu keuangan Manchester United.

RADAR TULUNGAGUNG – Keputusan Manchester United berpisah dengan Ruben Amorim ternyata menyisakan persoalan finansial serius.

Klub berjuluk Setan Merah itu dilaporkan tetap wajib membayar penuh sisa gaji pelatih asal Portugal tersebut selama 18 bulan ke depan, meski kerja sama resmi telah berakhir.

Dalam pernyataan singkatnya, Manchester United menyebut pemecatan Amorim sebagai keputusan yang diambil dengan penuh “keengganan”.

Baca Juga: MU Bergerak Cepat Usai Pecat Amorim, Ini Deretan Calon Kuat Pelatih Baru Setan Merah

Namun, di balik narasi tersebut, faktor finansial diyakini menjadi pertimbangan utama manajemen.

Buruknya performa tim selama 14 bulan di bawah Amorim sebenarnya sudah cukup menjadi alasan pergantian pelatih sejak lama.

Ironisnya, meski menyandang status sebagai klub paling bernilai di Liga Inggris, kondisi keuangan MU tidak sedang sehat.

Pemilik minoritas klub, Sir Jim Ratcliffe, bahkan sempat mengeluarkan pernyataan mengejutkan pada Maret lalu.

Baca Juga: Darren Fletcher Ditunjuk Jadi Pelatih Sementara MU, Ini Rekam Jejaknya di Old Trafford

Dia menyebut United bisa “kehabisan uang saat Natal” jika tidak segera melakukan pemangkasan biaya besar-besaran.

Langkah efisiensi pun dilakukan. Lebih dari 400 karyawan non-pemain diberhentikan sepanjang musim 2024–2025.

Baca Juga: Rekam Jejak Ruben Amorim di Manchester United: Datang dengan Harapan, Pergi dengan Kekecewaan

Namun, Amorim tetap dipertahankan meski membawa MU terpuruk di peringkat ke-15 Liga Inggris—posisi terendah klub di kasta tertinggi sejak degradasi pada 1974.

Salah satu alasan kuat di balik keputusan tersebut disebut-sebut karena mahalnya biaya pesangon.

Dalam kontraknya, Amorim dikabarkan berhak menerima kompensasi hingga £12 juta jika dipecat pada tahun pertama masa kerja.

Situasi berubah setelah Amorim melewati satu tahun masa jabatannya pada 1 November lalu.

Berdasarkan klausul kontrak yang tidak mengizinkan pemotongan pembayaran, Manchester United kini wajib melunasi seluruh sisa gaji hingga kontrak berakhir pada Juni 2027.

Baca Juga: Ruben Amorim Resmi Didepak MU, Hanya Bertahan 14 Bulan

Laporan The Athletic menyebutkan, MU harus membayar penuh gaji Amorim selama 18 bulan ke depan.

Dengan estimasi gaji tahunan sebesar £6,5 juta, Amorim diperkirakan masih akan menerima sekitar £9,75 juta atau setara lebih dari Rp190 miliar.

Angka tersebut menjadi beban tambahan bagi MU yang kini juga tengah mencari pelatih baru untuk memimpin proyek kebangkitan klub.

Kepergian Amorim pun menegaskan bahwa pergantian pelatih di Old Trafford bukan hanya soal taktik dan hasil di lapangan.

Tetapi juga soal keberanian finansial di tengah krisis yang membayangi klub raksasa Inggris tersebut. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#Ruben Amorim #manchester united #pesangon #dipecat