JAKARTA – Bursa Transfer BRI Super League putaran kedua musim 2025–2026 mulai menunjukkan geliat panas. Sejumlah klub papan atas hingga tim kuda hitam ramai dikaitkan dengan kedatangan pemain asing dan lokal bernilai miliaran rupiah.
Rumor transfer ini menjadi sorotan publik karena melibatkan nama-nama dari Jepang, Brasil, Mali, hingga Uruguay.
Isu transfer pemain pada Bursa Transfer BRI Super League putaran kedua ini mencerminkan ambisi klub-klub untuk memperkuat skuad demi persaingan paruh musim yang semakin ketat.
Beberapa klub bahkan disebut sudah mencapai kesepakatan awal dengan target incaran mereka.
Semen Padang Incar Pemain Jepang
Informasi pertama datang dari Semen Padang FC. Klub asal Sumatera Barat ini dikabarkan telah bersepakat mendatangkan pemain asal Jepang, Kazakina Kagawa.
Pemain serba bisa ini mampu bermain sebagai gelandang serang maupun striker.
Pada musim ini, Kagawa tercatat memperkuat Fiededa MYFC di J2 League Jepang.
Dari 22 penampilan, ia mencetak dua gol dan satu assist.
Kehadiran Kagawa diyakini dapat menambah variasi serangan Semen Padang pada putaran kedua.
Bhayangkara FC Aktif Berburu Pemain
Bhayangkara FC juga tidak ingin ketinggalan dalam Bursa Transfer BRI Super League putaran kedua.
Klub milik Polri ini dirumorkan mendekati Privat Mbarga, pemain berusia 34 tahun dengan nilai pasar sekitar Rp4,9 miliar.
Selain itu, Bhayangkara FC juga dikaitkan dengan Musa Cidibe, pemain asal Mali yang saat ini bermain bersama Johor Darul Ta’zim.
Cidibe memiliki nilai pasar serupa dan kontraknya masih berlaku hingga 31 Mei 2026, sehingga peluang transfernya masih terbuka.
Persebaya Datangkan Dua Pemain Brasil
Persebaya Surabaya bergerak cepat dengan merekrut pemain asing. Klub berjuluk Bajol Ijo ini resmi mendatangkan bek kiri asal Brasil, Jefferson, yang berusia 29 tahun dan memiliki nilai pasar Rp4,9 miliar.
Tidak berhenti di situ, Persebaya juga berhasil mengamankan gelandang Brasil lainnya, Bruno Paraiba.
Pemain berusia 31 tahun ini memiliki nilai pasar sekitar Rp3,4 miliar dan diharapkan menjadi motor lini tengah tim.
Dewa United dan Bali United Tak Mau Kalah
Dewa United turut meramaikan Bursa Transfer BRI Super League putaran kedua dengan mendatangkan Vinicius Duarte dari Malut United.
Winger asal Brasil ini memiliki nilai pasar Rp1,9 miliar.
Selain Duarte, Dewa United juga berhasil merekrut pemain asal Maroko, Noah Sadawi.
Pemain berusia 32 tahun ini sebelumnya membela Kerala Blasters FC dan masih terikat kontrak hingga Mei 2026, dengan nilai pasar Rp1,7 miliar.
Sementara itu, Bali United dikabarkan sukses mengamankan jasa Diego Campos.
Winger kiri asal Kosta Rika berusia 30 tahun tersebut memiliki nilai pasar Rp1,7 miliar dan diproyeksikan menambah daya gedor Serdadu Tridatu.
Pergerakan Klub Lain dan Pemain Lokal
Borneo FC disebut tertarik mendatangkan Ardi Idrus dari Bhayangkara FC.
Bek kiri berpengalaman ini memiliki nilai pasar Rp2,9 miliar dan dinilai cocok dengan skema permainan Pesut Etam.
Nama Fajar Faturahman juga mencuat. Pemain muda berusia 23 tahun ini dikabarkan selangkah lagi bergabung dengan Persija Jakarta.
Dengan nilai pasar mencapai Rp6,8 miliar, Fajar menjadi salah satu aset lokal termahal di bursa transfer kali ini.
Arema FC turut dikaitkan dengan Rio Matsumura dari Persija Jakarta.
Pemain berusia 31 tahun ini memiliki nilai pasar Rp5,8 miliar dan berpotensi memperkuat lini serang Singo Edan.
Rumor transfer ditutup dengan Persik Kediri yang dikabarkan mengincar gelandang asal Uruguay, Adrian Luna.
Pemain yang kini membela Kerala Blasters FC tersebut memiliki nilai pasar Rp1,7 miliar dan kontrak hingga 31 Mei 2027.
Persaingan Paruh Musim Kian Sengit
Deretan rumor dan transfer ini menandakan persaingan BRI Super League musim 2025–2026 akan semakin sengit.
Bursa Transfer BRI Super League putaran kedua menjadi momentum penting bagi klub untuk menentukan arah prestasi mereka hingga akhir musim.
Editor : Friesta Cahya Ramadhani