Transfer Persebaya Surabaya putaran kedua 2026 mulai memanas dan langsung menyedot perhatian publik sepak bola nasional.
Klub kebanggaan Kota Pahlawan itu dikabarkan tengah menyusun kekuatan besar-besaran demi menghadapi paruh kedua musim dengan target prestasi maksimal. Sejumlah nama dari Amerika Latin hingga Eropa masuk radar belanja manajemen Bajol Ijo.
Dalam rumor transfer Persebaya Surabaya putaran kedua 2026 kali ini, sektor pertahanan menjadi fokus utama. Lini belakang Green Force disebut bakal mendapat tambahan tenaga asing berpengalaman.
Salah satu nama yang mencuat adalah bek asal Brasil, Leo Andrade. Pemain bertubuh kokoh ini dikenal punya ketenangan dan kemampuan membaca permainan dengan sangat baik.
Jika Leo Andrade benar-benar berseragam hijau, pertahanan Persebaya diprediksi akan semakin solid dan sulit ditembus. Karakter bermainnya dinilai sangat cocok dengan filosofi permainan ngeyel ala Surabaya yang mengandalkan duel keras dan disiplin tinggi di lini belakang.
Baca juga:Talenta Eropa Masuk Radar Lini Tengah
Tak hanya sektor belakang, transfer Persebaya Surabaya putaran kedua 2026 juga mengarah pada penguatan lini tengah.
Nama gelandang asal Portugal, Pedro Plagio, dikabarkan masuk dalam bidikan. Pemain jebolan Liga Portugal ini dikenal sebagai jenderal lapangan tengah dengan visi bermain modern serta akurasi umpan yang mumpuni.
Kehadiran Pedro Plagio diyakini mampu meningkatkan kualitas aliran bola Persebaya. Dengan gaya bermain yang rapi dan efektif, Plagio berpotensi menjadi pengatur tempo permainan sekaligus penghubung antara lini belakang dan lini serang Green Force.
Baca juga:Ananda Raehan, Gelandang Timnas Jadi Target
Persebaya juga dikabarkan membidik gelandang muda milik PSM Makassar, Ananda Raehan. Pemain berlabel tim nasional ini dikenal sebagai gelandang petarung yang tak kenal lelah mengejar bola. Perannya sebagai “pengangkut air” sangat vital dalam menjaga keseimbangan tim.
Faktor kedekatan dengan pelatih Bernardo Tavares disebut menjadi daya tarik utama bagi Ananda Raehan. Jika transfer ini terwujud, lini tengah Persebaya akan memiliki kombinasi agresivitas, stamina, dan disiplin yang bisa membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.
Baca juga:Bek Muda PSM Masuk Daftar Belanja
Radar transfer Persebaya Surabaya putaran kedua 2026 juga menyasar pemain muda potensial. Nama Dafa Salmaa, bek berusia 22 tahun milik PSM Makassar, disebut-sebut menjadi target utama. Dafa dikenal sebagai bek modern yang disiplin, tenang, serta memiliki pembacaan bola yang matang meski masih berusia muda.
Bernardo Tavares tentu tak asing dengan kemampuan Dafa Salman. Rumor kepindahannya semakin menguat setelah interaksi di media sosial antara sang pemain dan pendukung Persebaya mulai ramai. Jika bergabung, duet Dafa Salman dengan Slavko Damjanovic diyakini akan membuat lini belakang Bajol Ijo semakin kukuh.
Baca juga:Joao Tavares dan Duel Transfer dengan Persijap
Di sektor depan, Persebaya dikabarkan mengincar striker muda asal Brasil, Joao Tavares. Penyerang berusia 23 tahun ini memiliki naluri gol tinggi, penyelesaian akhir yang dingin, serta fisik kuat. Karakter tersebut dinilai pas dengan gaya permainan agresif racikan Bernardo Tavares.
Namun Persebaya harus bersaing dengan Persijap Jepara yang juga berminat mendatangkan Joao Tavares. Jika berhasil didatangkan, Joao berpotensi menjadi predator baru di Stadion Gelora Bung Tomo.
Baca juga:Playmaker Maroko Jadi Bidikan
Nama terakhir yang mencuat dalam bursa transfer Persebaya Surabaya putaran kedua 2026 adalah playmaker kreatif asal Maroko, Hugo Bomes.
Pemain yang pernah menyandang status pemain terbaik di Liga India ini dikenal memiliki visi tajam serta umpan-umpan mematikan.
Hugo Bomes diprediksi akan menjadi tandem ideal bagi Francisco Rivera di lini tengah. Kombinasi keduanya diyakini mampu meningkatkan produktivitas lini serang Persebaya secara signifikan.
Dengan deretan nama besar tersebut, manajemen Bajol Ijo tampak serius membangun skuad yang kompetitif. Jika sebagian besar rumor ini menjadi kenyataan, Persebaya Surabaya berpeluang tampil sebagai salah satu kekuatan paling ditakuti di putaran kedua musim 2026.
Editor : Ayu Dhea Cheryl