JAKARTA - Laga panas pekan ke-17 BRI Liga 1 2025/2026 antara Persib Bandung vs Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menyisakan polemik panjang. Bukan hanya soal kemenangan tipis Persib 1–0, tetapi insiden kartu merah bek asing Persija, Bruno Tubarão, yang kini menjadi sorotan nasional.
Pada menit ke-53, wasit asal Korea Selatan Ko Hyung-jin mengusir Tubarão setelah ia tertangkap kamera menginjak kaki Beckham Putra dalam duel tanpa bola yang jelas. Keputusan ini memaksa Persija bermain dengan 10 orang hingga akhir laga, yang berujung pada kekalahan mereka.
Insiden tersebut langsung memicu reaksi keras dari suporter, analis sepak bola, hingga mantan pemain timnas yang menilai tindakan Tubarão tidak hanya tidak sportif, tetapi berpotensi membahayakan karier pemain muda Indonesia.
Komdis PSSI Didesak Jatuhkan Sanksi Berat
Meski Komdis PSSI belum mengeluarkan keputusan resmi, spekulasi beredar luas bahwa Bruno Tubarão berpotensi menerima larangan bermain hingga 10 pertandingan.
Prediksi ini didasarkan pada Kode Disiplin PSSI terkait pelanggaran berat yang mengancam keselamatan pemain lawan. Tekanan publik semakin kuat mengingat Beckham Putra adalah salah satu aset penting Timnas Indonesia.
Jika sanksi maksimal benar-benar dijatuhkan, Tubarão hampir pasti absen di sebagian besar putaran kedua musim ini—yang bisa mengubah peta persaingan Persija di papan atas klasemen.
Benarkah Persija Bisa Kehilangan Poin?
Di media sosial, banyak netizen menuntut agar Persija Jakarta juga dikenai pengurangan poin. Namun secara regulasi, sanksi tersebut biasanya diberikan untuk pelanggaran administratif berat atau kerusuhan suporter sistemik, bukan murni pelanggaran individu pemain.
Karena itu, potensi pengurangan poin saat ini lebih merupakan tuntutan moral publik, bukan kepastian hukum. Meski begitu, isu ini tetap menekan psikologis tim Persija yang saat ini berada di papan atas klasemen.
Baca Juga: Bansos Tahap 4 Masih Dicairkan 2026? Ini Penjelasan Terbaru PKH dan BPNT, Tahap 1 Belum Ada Hilal
Teror ke Keluarga Tom Haye: Desakan Laporan Polisi
Di tengah euforia kemenangan Persib, muncul kabar mengerikan: keluarga Tom Haye menerima ancaman serius melalui media sosial setelah laga GBLA.
Tom Haye mengonfirmasi ancaman tersebut melalui akun pribadinya, yang kemudian diperkuat oleh pernyataan manajemen Persib. Pesan bernada intimidasi diduga berasal dari oknum suporter lawan yang tidak terima dengan hasil pertandingan.
Bobotoh ramai-ramai mendesak Wak Haji Umuh Muchtar dan manajemen Persib untuk segera melaporkan kasus ini ke Polda Jabar agar pelaku dilacak dan diproses hukum.
Banyak netizen menilai tindakan ini sebagai perilaku “SDM rendah” yang mencoreng citra sepak bola Indonesia di mata internasional.
Rizky Ridho Murka, Isu Hijrah ke Persib Menguat
Salah satu momen yang viral adalah reaksi Rizky Ridho saat Bruno Tubarão mendapat kartu merah. Kapten Persija itu terlihat sangat kecewa—bahkan tertangkap kamera membanting botol air dan menggelengkan kepala.
Dari situ, spekulasi kepindahan Ridho ke Persib Bandung pada bursa transfer Januari semakin menguat, didorong oleh beberapa faktor:
-
Ambisi juara – Persib saat ini memimpin klasemen, sementara Persija tertahan di posisi ketiga.
-
Kedekatan personal – Ridho memiliki hubungan baik dengan Beckham Putra dan Tom Haye.
-
Kebutuhan Persib – Maung Bandung membutuhkan bek berkualitas untuk kompetisi Asia.
Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persija maupun Persib terkait transfer ini.
Bojan Hodak Puji Bobotoh: Standar Baru Suporter Indonesia
Pelatih Persib, Bojan Hodak, memberikan pujian setinggi langit kepada Bobotoh setelah laga kontra Persija.
Ia terkesan karena selama 90 menit pertandingan, tidak ada satu pun flare yang dinyalakan di tribun, namun atmosfer tetap menggelegar.
Menurut Hodak, ini adalah bukti bahwa suporter Indonesia bisa mendukung timnya secara militan tanpa melanggar aturan—sebuah standar baru yang patut ditiru klub lain.
Baca Juga: BSU Rp600.000 2026 Cair Lewat Bank Himbara, Guru dan Tendik Kemenag Cek Status Penerima Sekarang
Proyek Galacticos Persib Berlanjut: Isu Juan Jesus
Setelah kepergian Federico Barba, muncul rumor bahwa bek Napoli, Juan Jesus, masuk radar Persib Bandung.
Profilnya dianggap cocok dengan skema Bojan Hodak: bek kidal, berpengalaman di Serie A, dan memiliki nilai pasar tinggi. Namun hingga saat ini, manajemen Persib masih bungkam soal negosiasi resmi.
Jika transfer ini terwujud, lini pertahanan Persib berpotensi menjadi salah satu yang terkuat di Asia Tenggara.
Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya