SURABAYA - Bursa transfer Persebaya Surabaya jelang putaran kedua kompetisi musim 2025–2026 mulai memanas. Tim kebanggaan Bonek itu menunjukkan ambisi besar dengan mendatangkan pemain asing berkualitas sekaligus membidik sejumlah nama lokal potensial. Langkah agresif ini menjadi sinyal kuat tekad Bajol Ijo untuk menembus papan atas klasemen.
Manajemen Persebaya Surabaya sudah membuka pergerakan dengan mengamankan gelandang tengah asal Brasil, Bruno Paraiba. Pemain berusia 31 tahun itu sebelumnya berkiprah di Liga 2 Korea Selatan. Bruno dikontrak jangka panjang hingga 27 Mei 2027, menunjukkan kepercayaan besar klub terhadap pengalamannya di lini tengah.
Kehadiran Bruno Paraiba diharapkan mampu membawa keseimbangan permainan Persebaya. Dengan karakter sebagai gelandang box-to-box yang kuat dalam distribusi bola dan duel fisik, Bruno diproyeksikan menjadi motor permainan di putaran kedua. Publik Surabaya pun menanti, apakah transfer Persebaya Surabaya ini mampu menjadi pembeda dalam persaingan ketat liga.
Bek Brasil Kembali Datang
Tak berhenti di lini tengah, Persebaya juga memperkuat sektor pertahanan dengan mendatangkan Jefferson Junior. Bek asal Brasil berusia 29 tahun itu direkrut dari klub Ovario dan dikontrak hingga 27 Juni 2027. Jefferson dikenal memiliki postur ideal serta kemampuan membaca permainan yang baik.
Masuknya Jefferson Junior diharapkan menambah kedalaman skuad sekaligus meningkatkan stabilitas lini belakang. Manajemen Persebaya Surabaya tampaknya tak ingin mengulang inkonsistensi pertahanan yang kerap menjadi sorotan di putaran pertama.
Witan Sulaeman Jadi Target Besar
Dalam rumor transfer Persebaya Surabaya, nama Witan Sulaeman mencuat sebagai incaran utama. Sayap kiri Timnas Indonesia yang saat ini membela Persija Jakarta itu dikabarkan masuk radar manajemen Bajol Ijo untuk diboyong di putaran kedua.
Jika transfer ini terealisasi, Witan akan menjadi tambahan amunisi berharga di sektor sayap. Kecepatan, kreativitas, dan pengalaman internasionalnya dinilai cocok dengan gaya bermain Persebaya yang mengandalkan serangan cepat dari sisi lapangan.
Dimas Drajad hingga Ramadhan Sananta Masuk Bidikan
Selain Witan, Persebaya juga dikabarkan tertarik meminjam Dimas Drajad, penyerang yang saat ini berstatus pemain Persib Bandung dan dipinjamkan ke Malut United. Kontrak Dimas bersama Persib masih berlaku hingga 30 Juni 2027, namun opsi peminjaman dinilai realistis untuk menambah variasi lini depan.
Tak hanya itu, nama Ramadhan Sananta turut masuk daftar buruan. Striker muda berusia 23 tahun yang kini berkarier di Liga Super Malaysia bersama klub asal Brunei, DPMM FC, disebut-sebut menjadi target serius. Kontrak Sananta akan berakhir pada 30 Juni 2026, membuat peluang transfer terbuka lebar.
Buru Pemain Muda dan Bertahan
Persebaya Surabaya juga memantau talenta muda potensial. Victor Dean, sayap kanan milik PSM Makassar, dikabarkan masuk dalam radar. Pemain berusia 21 tahun berdarah Indonesia-Kanada itu memiliki kontrak hingga 31 Mei 2026. Kecepatannya dinilai cocok untuk proyek jangka panjang Bajol Ijo.
Di lini belakang, manajemen Persebaya disebut tengah mengincar Gustavo Fernandez, bek asal Brasil yang bermain di klub Liga 2 Portugal, Penafiel. Selain itu, nama Leo Andrada dari klub Brasil Remo FC juga dikaitkan dengan Persebaya untuk memperkuat posisi bek tengah.
Langkah ini menunjukkan bahwa transfer Persebaya Surabaya tak hanya berfokus pada lini serang, tetapi juga ingin membangun pertahanan yang solid dan kompetitif.
Meski sebagian besar nama masih berstatus rumor dan belum diumumkan secara resmi, geliat bursa transfer ini sudah cukup membangkitkan optimisme Bonek. Jika sebagian besar target berhasil didaratkan, Persebaya Surabaya berpotensi tampil jauh lebih kuat dan konsisten di putaran kedua musim 2025–2026.
Editor : Natasha Eka Safrina