JAKARTA – Misteri jersey Timnas Indonesia 2026 hingga kini masih belum terjawab. Meski kabar pengumuman pemenang tender sempat disebut akan dirilis pada Agustus 2025, hingga memasuki Desember 2025 belum ada pernyataan resmi dari PSSI maupun pihak terkait.
Kondisi ini memicu beragam spekulasi dan rumor di kalangan pendukung sepak bola nasional.
Sejak awal, isu jersey Timnas Indonesia 2026 memang sudah menarik perhatian.
Banyak pendukung Garuda berharap adanya perubahan besar, terutama kembalinya Timnas Indonesia bekerja sama dengan brand global.
Nama Adidas pun menunjukkan kuat sebagai kandidat terdepan, didorong oleh sejumlah sinyal yang muncul sepanjang tahun 2025.
Baca Juga: Ekspansi Kelme ke Indonesia Bukan Kebetulan, Pernikahan Persib Jadi Pemicu Utama
Rumor Adidas Menguat di Awal
Rumor Adidas menguat setelah pernyataan Coach Justin dalam sebuah podcast yang menyebut Adidas berpeluang besar memenangkan tender apparel Timnas Indonesia.
Isu tersebut semakin kencang ketika Liga Indonesia resmi menggunakan bola Adidas sebagai bola pertandingan. Tak hanya itu, perangkat wasit Liga Indonesia juga terlihat mengenakan jersey berlogo Adidas.
Kondisi tersebut membuat banyak pihak yakin bahwa jersey Timnas Indonesia 2026 akan berada di bawah produksi Adidas.
Antusiasme suporter pun meningkat, mengingat Timnas Indonesia pernah menggunakan Adidas pada era 2004 saat ajang Tiger Cup, yang dikenal sebagai salah satu jersey paling ikonik sepanjang sejarah Garuda.
Kejutan Nama Kelme Muncul
Namun situasi berubah drastis menjelang akhir tahun 2025. Media sosial X (Twitter) diramaikan kabar bahwa pemenang tender justru mengarah ke Kelme.
Informasi ini pertama kali mencuat dari akun kolektor jersey Timnas Indonesia, disusul unggahan logo Kelme oleh akun forum jersey yang cukup kredibel di komunitas apparel sepak bola nasional.
Kabar tersebut langsung memicu reaksi keras. Sebagian suporter mengaku kecewa karena berharap Timnas Indonesia kembali ke Adidas.
Meski begitu, ada pula yang menilai Kelme bukan merek sembarangan dan tetap layak mendampingi Timnas Indonesia di level internasional.
Sejarah Panjang Apparel Timnas Indonesia
Timnas Indonesia sendiri memiliki sejarah panjang kerja sama dengan berbagai brand.
Setelah era Adidas di awal tahun 2000-an, Garuda sempat menggunakan Nike hingga tahun 2019.
Setelah itu, PSSI bekerja sama dengan MILS hingga 2024, lalu melanjutkan dengan apparel lokal pada periode 2024–2025.
Dengan berakhirnya kontrak tersebut, jersey Timnas Indonesia 2026 menjadi momentum penting untuk menentukan arah baru, baik dari sisi kualitas, branding, maupun daya saing di pasar global.
Belum Ada Pengumuman Resmi
Hingga video ini dibuat dan informasi tersebar luas, belum ada konfirmasi resmi terkait siapa pemenang tender apparel Timnas Indonesia.
Apalagi bukan hanya jersey, posisi pelatih Timnas Indonesia juga disebut-sebut belum diumumkan secara resmi.
Beberapa spekulasi pembohong pun bermunculan. Salah satunya seperti molornya pengumuman kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia.
Meski demikian, anggapan tersebut masih sebatas pendapat dan belum didukung bukti konkrit.
Suporter Tetap Menunggu dengan Harapan
Di tengah ini, sebagian besar suporter memilih tidak realistis.
Apapun hasil akhirnya, baik Adidas, Kelme, atau bahkan merek lain yang tak terduga, jersey Timnas Indonesia diyakini tetap akan diburu oleh pendukung setia Garuda.
Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa meski kualitas jersey sempat menuai kritik, minat beli suporter tetap tinggi, terutama saat Timnas Indonesia mencatatkan prestasi di ajang internasional seperti SEA Games 2023.
Kini publik hanya bisa menunggu. Apakah jersey Timnas Indonesia 2026 benar-benar kembali ke Adidas, jatuh ke tangan Kelme, atau justru kejutan lain? Jawabannya tinggal menunggu pengumuman resmi dalam waktu dekat.
Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh