Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Transfer Persebaya Surabaya Makin Ngeyal, Leo Andrade dan Pedro Plagio Masuk Radar Bajul Ijo Putaran Kedua

Natasha Eka Safrina • Sabtu, 17 Januari 2026 | 17:15 WIB

Transfer Persebaya Surabaya makin ngeyal. Leo Andrade dan Pedro Plagio masuk radar Bajul Ijo jelang putaran kedua Super League.
Transfer Persebaya Surabaya makin ngeyal. Leo Andrade dan Pedro Plagio masuk radar Bajul Ijo jelang putaran kedua Super League.

SURABAYA - Transfer Persebaya Surabaya makin ngeyal jelang putaran kedua BRI Super League 2025–2026. Bajul Ijo menunjukkan keseriusan penuh dalam memperkuat skuad dengan membidik sejumlah pemain berprofil kuat, agresif, dan dinilai cocok dengan karakter Wani H Surabaya. Manajemen Green Force tak ingin setengah-setengah demi menjaga daya saing di paruh kedua musim.

Fokus utama Persebaya Surabaya dalam bursa transfer kali ini terlihat jelas: membangun tim yang solid dari lini belakang hingga depan. Sektor pertahanan menjadi prioritas pertama yang disorot. Nama Leo Andrade, bek tangguh asal Brasil, disebut masuk dalam daftar bidikan utama untuk memperkokoh lini belakang Bajul Ijo.

Leo Andrade dikenal memiliki postur kokoh, ketenangan tinggi dalam membaca permainan, serta kemampuan duel udara yang kuat. Profil tersebut dinilai sangat sesuai dengan kebutuhan Persebaya Surabaya yang kerap menghadapi tekanan intens di BRI Super League. Jika transfer ini terealisasi, pertahanan Green Force diprediksi bakal menjadi salah satu yang paling sulit ditembus di kompetisi domestik.

Baca Juga: Megawati Hangestri Jadi Pusat Panas Proliga 2026: Pelatih Livin Mandiri Sesumbar Berlutut, Red Sparks Menanti Sang Megatron

Leo Andrade Proyeksi Pilar Lini Belakang

Kehadiran Leo Andrade tidak hanya menawarkan kekuatan fisik, tetapi juga aspek kepemimpinan di lini belakang. Pengalaman bermain di level kompetitif Brasil membuatnya dianggap mampu menjadi komando pertahanan, sesuatu yang sangat dibutuhkan Persebaya pada putaran kedua.

Transfer Persebaya Surabaya makin ngeyal karena manajemen ingin memastikan setiap lini memiliki kedalaman yang seimbang. Dengan tambahan bek berkarakter keras seperti Leo Andrade, Bernardo Tavares diharapkan bisa lebih leluasa menerapkan skema permainan agresif tanpa khawatir pertahanan rapuh.

Pedro Plagio Perkuat Sirkulasi Bola

Tak hanya lini belakang, sektor tengah juga mendapat perhatian. Nama Pedro Plagio masuk radar sebagai gelandang yang dinilai mampu meningkatkan kualitas sirkulasi bola Persebaya Surabaya. Kemampuannya mengatur tempo permainan diyakini bakal membuat aliran bola Green Force lebih hidup dan efektif.

Baca Juga: Persib Bandung Pilih Kelme Jadi Apparel Baru, Ini Alasan Strategis di Balik Keputusan yang Bikin Bobotoh Terbelah

Pedro Plagio disebut cocok untuk menghadapi tim-tim yang bermain bertahan rapat. Dengan distribusi bola yang rapi dan visi permainan yang baik, ia berpotensi menjadi penghubung vital antara lini tengah dan lini serang.

Ananda Raehan Jadi Target Serius

Perburuan Persebaya Surabaya belum berhenti pada pemain asing. Dari kompetisi domestik, nama Ananda Raehan milik PSM Makassar mencuat sebagai target serius. Gelandang muda berlabel timnas Indonesia ini dikenal sebagai pemain pekerja keras dengan mobilitas tinggi dan kemampuan merebut bola yang konsisten.

Faktor kedekatan Ananda Raehan dengan Bernardo Tavares disebut menjadi daya tarik utama. Pemain tersebut sebelumnya berkembang pesat di bawah arahan pelatih asal Portugal itu. Jika kembali bereuni di Persebaya Surabaya, lini tengah Green Force diprediksi akan semakin agresif dan kompetitif.

Striker Lokal Tawarkan Diri ke Persebaya

Transfer Persebaya Surabaya makin ngeyal setelah muncul kabar adanya striker lokal yang tertarik bergabung. Informasi ini mencuat dari salah satu fanbase Persebaya yang menyebut adanya penyerang lokal menawarkan diri langsung ke manajemen.

Baca Juga: Megawati Hangestri Disorot Pelatih Korea Jelang Proliga 2026, Viral Pengakuan Kang Sung Hyung hingga Fakta Hoaks Terungkap

Meski sudah mendatangkan Bruno Paraiba dan Jefferson Silva, Persebaya disebut belum sepenuhnya menutup pintu untuk tambahan amunisi di lini depan. Hal ini menunjukkan bahwa Green Force masih membuka opsi sesuai kebutuhan taktik Bernardo Tavares.

Respons Bonek pun beragam. Sebagian menilai tambahan striker lokal bisa menjadi solusi ideal untuk menambah kedalaman skuad. Namun ada pula yang memilih percaya penuh pada racikan pelatih. “Nikmati saja rumornya, waktunya BT memasak,” tulis salah satu Bonek di media sosial.

Rizki Dwi Pangestu Masih Jadi Opsi

Saat ini, Persebaya Surabaya sejatinya telah memiliki satu striker lokal sebagai pelapis, yakni Rizki Dwi Pangestu. Penyerang kelahiran Banyuwangi itu bergabung sejak 6 Juli 2024 dan memiliki postur ideal setinggi 1,84 meter.

Baca Juga: Persib Bandung Gandeng Kelme Usai 9 Tahun Bersama Sportama, Proyek “City of Champions” Jadi Simbol Naik Kelas

Namun dari 22 penampilan dengan total 713 menit bermain, Rizki baru mencatatkan satu gol. Statistik tersebut membuat sebagian Bonek menilai Persebaya masih membutuhkan pelapis striker lokal dengan kontribusi lebih nyata.

Bernardo Tavares Tekankan Persaingan Sehat

Bernardo Tavares menegaskan bahwa kunci tim kuat adalah persaingan sehat di setiap posisi. Ia ingin setidaknya dua pemain dengan level seimbang di satu posisi agar kompetisi internal terjaga.

“Ketika pemain tidak merasa ada persaingan, mereka tidak akan bekerja keras,” ujar Bernardo Tavares. Pelatih berusia 45 tahun itu menegaskan dirinya tidak ingin terburu-buru membongkar skuad dan masih akan memantau pemain melalui laga uji coba.

Baca Juga: Jersey Timnas Indonesia 2026 Belum Diumumkan, Adidas atau Kelme? Rumor Tender Bikin Suporter Terbelah

Dengan pendekatan ini, transfer Persebaya Surabaya makin ngeyal bukan sekadar soal belanja pemain, melainkan membangun fondasi tim yang kompetitif dan berkelanjutan untuk putaran kedua.

Editor : Natasha Eka Safrina
#Bernardo Tavares #Transfer persebaya surabaya #persebaya