JAKARTA - Skuad Persib Bandung dijadwalkan kembali menggelar sesi latihan perdana hari ini setelah menikmati libur empat hari pada masa jeda kompetisi menjelang putaran kedua BRI Super League 2025-2026. Latihan ini langsung menyedot perhatian publik karena munculnya sejumlah spekulasi, mulai dari potensi wajah baru, kelanjutan saga Federico Barba, hingga rumor panas Marco Duganzic ke Persib Bandung yang kian menguat dalam beberapa hari terakhir.
Latihan perdana Pangeran Biru menjadi momen krusial bagi pelatih Bojan Hodak untuk memetakan kekuatan tim jelang paruh kedua musim. Selain evaluasi performa putaran pertama, publik Bobotoh juga menanti apakah akan ada kejutan berupa kehadiran pemain anyar, terutama di sektor penyerang.
Pengakuan Beckham Putra di Derby Panas
Sorotan lain datang dari pengakuan Beckham Putra Nugraha terkait aksinya dalam laga derby kontra Persija Jakarta. Pemain asli Gedebage itu secara terbuka mengakui bahwa sikap “tengil” yang kerap ia tunjukkan merupakan bagian dari strategi untuk memancing emosi lawan.
Momen krusial terjadi pada menit ke-54 ketika Persija harus bermain dengan 10 orang usai Bruno Tubarao diganjar kartu merah. Insiden tersebut berawal dari duel Beckham dengan Tubarao yang berujung tindakan tidak sportif berupa injakan kaki.
“Alhamdulillah mereka selalu terpancing dengan ketengilan saya. Itu juga bagian dari strategi, apalagi melawan Persija,” ujar Beckham. Dengan keunggulan jumlah pemain, Persib mampu mengontrol laga dan mengamankan kemenangan tipis 1-0.
Bojan Hodak Puas, tapi Masih Ingin Lebih
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengaku puas dengan performa timnya sepanjang putaran pertama. Status Persib sebagai pemuncak klasemen menjadi indikator keberhasilan, meski ia menegaskan masih ada catatan yang harus dibenahi.
Bojan menyoroti kegagalan memaksimalkan penalti serta kebobolan di menit akhir yang membuat Persib kehilangan beberapa poin. Namun secara keseluruhan, ia menilai Maung Bandung berada di jalur yang tepat.
“Lihat, kami nomor satu di liga. Kami juga berada di posisi terbaik di grup ACL 2. Ini pertanda bagus, tapi kami masih bisa lebih baik,” kata Bojan.
Pertahanan Jadi Fondasi Juara
Persib menutup putaran pertama dengan catatan pertahanan impresif. Dari 17 laga, Maung Bandung hanya kebobolan 16 gol dan hanya satu kali kebobolan saat bermain di kandang. Bojan menegaskan solidnya lini belakang menjadi fondasi utama dalam perburuan gelar.
“Serangan bisa memenangkan pertandingan, tapi pertahanan bisa memenangkan juara,” tegas pelatih asal Kroasia tersebut.
Perubahan Terbatas di Putaran Kedua
Meski membuka peluang adanya perubahan pemain di putaran kedua, Bojan memastikan tidak akan ada perombakan besar-besaran. Menurutnya, pergantian signifikan sudah dilakukan pada awal musim.
“Kami adalah tim nomor satu. Biasanya tim papan bawah yang banyak melakukan perubahan,” ujar Bojan. Meski begitu, ia mengakui ada satu-dua pemain yang masih dievaluasi.
Beberapa nama seperti Rezaldi Hehanusa dan Hamra Hehanusa dikabarkan diminati Persik Kediri, sementara Febri Haryadi dirumorkan masuk radar Persis Solo. Bojan memastikan semua masih akan dibicarakan dengan pemain terkait.
Saga Federico Barba dan Sindiran Sang Istri
Saga Federico Barba juga belum menemui titik terang. Bek asal Italia itu dikabarkan rindu keluarga dan diminati klub Eropa seperti Delfino Pescara serta Aris Thessaloniki. Namun Bojan menegaskan Barba masih terikat kontrak hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan.
Situasi semakin panas setelah istri Barba, Esther Giordano, menuliskan pernyataan bernada sindiran di media sosial. Ia menegaskan keluarga dan anak adalah prioritas utama di atas segalanya.
Jika Barba hengkang, Persib dinilai masih memiliki duet Julio Cesar dan Patricio Matricardi sebagai andalan di lini belakang, meski Bobotoh berharap ada tambahan bek asing baru.
Marco Duganzic Semakin Dekat?
Di tengah ketidakpastian tersebut, rumor Marco Duganzic ke Persib Bandung justru menjadi magnet terbesar. Striker asal Kroasia itu santer dikabarkan telah tiba di Bandung dan siap diperkenalkan kepada publik.
Spekulasi menguat setelah Duganzic mengunggah pesan perpisahan dengan klub terakhirnya di Korea Selatan, FC Seoul, serta foto berada di pesawat usai berlibur dari New York. Bahkan, beredar foto Duganzic bersama seorang anak yang mengenakan jersey Persib Bandung.
Striker berusia 31 tahun dengan tinggi 1,90 meter ini dikenal sebagai target man kuat dalam duel udara. Kehadirannya dinilai bisa menjadi solusi lini depan Persib yang membutuhkan sosok penyerang fisikal di putaran kedua.
Latihan perdana hari ini pun menjadi panggung penantian. Apakah Marco Duganzic ke Persib Bandung akan benar-benar terwujud, atau sekadar rumor bursa transfer? Bobotoh menunggu jawabannya.
Editor : Natasha Eka Safrina