KEDIRI - Transfer Persik Kediri menjadi salah satu yang paling menyita perhatian pada bursa paruh musim kompetisi 2025–2026. Manajemen Macan Putih menunjukkan keseriusannya untuk bangkit dan bersaing di papan atas dengan mendatangkan pemain berpengalaman Eropa serta membidik sejumlah nama besar, baik asing maupun lokal.
Langkah nyata pertama dilakukan dengan meresmikan John Toral sebagai amunisi anyar. Gelandang asal Spanyol itu diplot menjadi jenderal baru lini tengah Persik Kediri di bawah arahan pelatih Marcelo Rospide. Perekrutan Toral sekaligus menjadi sinyal kuat ambisi Persik untuk tampil lebih kompetitif pada putaran kedua musim ini.
Transfer Persik Kediri semakin menarik karena Toral bukan pemain sembarangan. Ia merupakan jebolan akademi La Masia Barcelona dan sempat mengasah kemampuan di Arsenal. Pengalaman bermain di La Liga serta kasta kedua Inggris, Championship, membuatnya diyakini membawa kualitas dan mentalitas Eropa ke skuad Macan Putih.
John Toral, Otak Baru Lini Tengah Macan Putih
Dalam pernyataan resminya, manajemen Persik menegaskan keyakinan besar terhadap kualitas Toral. Gelandang berusia 29 tahun itu dikenal memiliki visi bermain tajam, distribusi bola akurat, serta kemampuan mengatur tempo permainan.
“Kehadiran John Toral diharapkan mendongkrak kreativitas tim dan menjadi motor serangan utama,” tulis manajemen Persik dalam rilis resmi yang ditutup dengan kalimat, Welcome to the purple family, John Toral.
Kehadiran Toral diharapkan mampu menjawab persoalan kreativitas Persik yang kerap kesulitan membongkar pertahanan lawan pada putaran pertama. Dengan pengalamannya di level tinggi, Toral diplot sebagai penghubung antar lini sekaligus pemimpin di lapangan.
Baca Juga: BPOM Temukan Ratusan Ribu Kosmetik Ilegal Online, 309 Ribu Tautan Diturunkan Demi Keamanan Konsumen
Cecu Meneses Resmi Perkuat Lini Belakang
Tak hanya lini tengah, transfer Persik Kediri juga menyentuh sektor pertahanan. Macan Putih resmi mendatangkan Yesus Maria Meneses Sabater, atau akrab disapa Cecu, dari Malut United dengan status pinjaman pada Januari 2026.
Bek asal Spanyol berusia 31 tahun ini dikenal sebagai pemain bertipe versatil. Selain mampu bermain sebagai bek tengah, Cecu juga bisa mengisi posisi bek kiri hingga gelandang bertahan. Fleksibilitas tersebut menjadi nilai tambah besar bagi Persik yang tengah merombak komposisi lini belakang.
Cecu diproyeksikan mengisi kekosongan yang ditinggalkan pemain asing sebelumnya. Sang pemain pun menyatakan ambisi besarnya untuk membantu Persik merangkak naik ke papan atas klasemen.
“Saya datang untuk memberikan yang terbaik dan membantu tim meraih posisi tertinggi di akhir musim,” ujar Cecu.
Bidik Talenta Muda hingga Bintang Internasional
Transfer Persik Kediri belum berhenti. Manajemen Macan Putih juga dikabarkan tengah memantau Zulkifli Lukmansyah, bek kanan muda Persib Bandung. Pemain berusia 19 tahun itu masuk radar untuk menambah kedalaman skuad sekaligus memenuhi regulasi pemain U-22. Hingga kini, status Zulkifli masih sebatas rumor.
Di level pemain asing, Persik disebut mengincar bek tangguh Antonio Glauder yang saat ini memperkuat klub raksasa Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT). Glauder diproyeksikan menggantikan slot asing yang ditinggalkan Khursyid Mukhtarov. Bek asal Spanyol itu memiliki nilai pasar fantastis dan pengalaman di kompetisi level Asia Tenggara.
Jika terealisasi, Glauder berpotensi membentuk duet solid dengan sesama pemain Spanyol di lini belakang, memperkokoh pertahanan Persik dalam perburuan poin maksimal.
Rumor Pablo Ganet, Lini Tengah Makin Mewah?
Nama lain yang turut meramaikan bursa adalah Pablo Ganet, gelandang timnas Guinea Khatulistiwa milik Persita Tangerang. Ganet saat ini tengah tampil di ajang Piala Afrika (AFCON) 2025, membuat rumor ini semakin menarik.
Dengan nilai pasar miliaran rupiah dan reputasi sebagai gelandang kreatif, Ganet dinilai cocok dengan kebutuhan Persik. Jika bergabung, Persik akan memiliki lini tengah yang sangat kompetitif dengan kombinasi pengalaman Toral dan visi bermain Ganet.
Manajemen Persik disebut berencana mendatangkan hingga enam pemain baru demi mendongkrak performa di putaran kedua. Dengan agresivitas di bursa, transfer Persik Kediri kini menjadi sinyal kuat bahwa Macan Putih tak ingin sekadar bertahan, melainkan siap mengaum di papan atas.
Editor : Natasha Eka Safrina