Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Manajemen Agresif Persebaya Surabaya Ogah Melempem, Joao Tavares atau Mateus Pato Jadi Bomber Utama?

Natasha Eka Safrina • Senin, 19 Januari 2026 | 17:20 WIB

Joao Tavares Persebaya Surabaya mencuat di bursa transfer. Green Force ogah melempem, Mateus Pato jadi opsi bomber instan.
Joao Tavares Persebaya Surabaya mencuat di bursa transfer. Green Force ogah melempem, Mateus Pato jadi opsi bomber instan.

SURABAYA – Joao Tavares Persebaya Surabaya mulai menjadi topik panas di bursa transfer paruh musim Super League 2025–2026. Manajemen Green Force menegaskan tidak ingin melempem dan memilih tancap gas demi menjaga peluang bersaing di papan atas kompetisi.

Masalah klasik ketajaman striker kembali mencuat setelah produktivitas lini depan Persebaya Surabaya dinilai belum maksimal. Kondisi ini membuat manajemen dan tim pelatih bergerak agresif sejak awal Januari. Green Force menolak stagnan dan tidak ingin momentum terbuang hanya karena tumpul di lini serang.

Di bawah arahan Bernardo Tavares, Persebaya Surabaya lebih dulu mendatangkan tiga pemain asing, yakni Bruno Paraiba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandez pada Sabtu (10/1/2026). Namun langkah tersebut belum menutup agenda belanja. Fokus berikutnya jelas, mencari penyerang asing yang mampu menjadi solusi gol di putaran kedua.

Baca Juga: Media Prancis Konfirmasi Kurzawa ke Persib, Bojan Hodak Siap Perang di Putaran Kedua, Bobotoh Garut Menggila di Persib Day Festival

Isu Joao Tavares Persebaya Surabaya mencuat lewat akun Instagram @transfernews_FT pada Selasa (13/1/2026). Nama striker asal Brasil itu langsung dikaitkan sebagai kandidat serius untuk mengisi pos ujung tombak Green Force.

Joao Tavares, Proyek Jangka Menengah Bernilai Tinggi

Joao Tavares dinilai sebagai opsi menarik meski statistik golnya belum meledak. Penyerang berusia 23 tahun itu dipandang ideal sebagai proyek jangka menengah. Usia muda, energi besar, serta potensi berkembang menjadi nilai utama di bawah sentuhan Bernardo Tavares.

Perhatian publik makin besar setelah Joao Tavares kedapatan memantau akun Instagram Bernardo Tavares dan Bruno Moreira. Isyarat sederhana tersebut langsung memicu spekulasi luas di kalangan Bonek dan Bonita.

Baca Juga: Bursa Transfer BRI Super League Putaran Kedua 2025-2026 Memanas: Persik Incar Bek Serbia, Persib Goda Sergio Ramos, Persis Solo Bergerak Agresif

Secara profil, Joao Tavares merupakan penyerang tengah murni. Tingginya mencapai 181 sentimeter, kuat dalam duel udara, serta nyaman berperan sebagai target man. Karakter tersebut dinilai cocok dengan kebutuhan permainan Persebaya Surabaya yang kerap mengandalkan crossing dan bola kedua.

Pengalamannya bermain di Portugal dan Polandia bersama Radomiak Radom menjadi bekal penting. Meski catatan dua gol dan satu assist belum tergolong eksplosif, potensi Joao tetap dianggap menjanjikan. Statusnya yang disebut sedang tanpa klub membuat proses negosiasi relatif fleksibel, meski secara administratif masih tercatat milik Ipatinga FC sejak Mei 2025.

Mateus Pato, Solusi Gol Instan

Di sisi lain, Persebaya Surabaya juga dikaitkan dengan Mateus Pato. Jika Joao Tavares adalah investasi masa depan, maka Mateus Pato hadir sebagai solusi instan dengan jaminan produktivitas.

Baca Juga: Bursa Transfer BRI Super League Putaran Kedua Memanas: Persija Resmikan Aledin Ajare, Persik Kediri Borong Hehanusa, Semen Padang Tak Main-main

Mateus Pato bukan nama asing di Asia Tenggara maupun Indonesia. Insting gol tinggi, positioning tajam, serta ketenangan di kotak penalti menjadi nilai jual utamanya. Pato dikenal cepat beradaptasi dan mampu langsung memberi dampak dalam waktu singkat.

Karakter tersebut sangat dibutuhkan Persebaya Surabaya yang mengincar hasil konkret di putaran kedua Super League. Dengan jadwal padat dan tekanan tinggi, kehadiran striker yang siap pakai menjadi opsi realistis.

Namun, opsi Mateus Pato juga membawa konsekuensi. Usianya lebih matang, nilai kontrak cenderung tinggi, serta minim nilai jual kembali menjadi pertimbangan serius bagi manajemen. Dari sisi finansial dan strategi jangka panjang, keputusan ini tidak bisa diambil sembarangan.

Baca Juga: Jadwal Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Petrokimia Proliga 2026 Dimajukan, Head to Head & Klasemen Terbaru Jadi Sorotan

Dilema Strategis Manajemen Green Force

Kini, pilihan berada di tangan manajemen Persebaya Surabaya. Apakah memilih Joao Tavares sebagai proyek jangka menengah dengan potensi berkembang besar, atau Mateus Pato sebagai jaminan gol instan demi menjaga posisi di papan atas.

Bernardo Tavares diyakini akan mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan hasil cepat dan keberlanjutan tim. Dengan komposisi skuad yang semakin kompetitif, satu tambahan striker bisa menjadi pembeda di sisa musim.

Satu hal yang pasti, Persebaya Surabaya menunjukkan sikap tegas. Manajemen agresif dan ogah melempem. Green Force tidak ingin Super League 2025–2026 berlalu tanpa perlawanan maksimal. Siapa yang akhirnya dipilih, Joao Tavares atau Mateus Pato, akan segera terjawab dalam waktu dekat.

Baca Juga: Bursa Transfer Persib Bandung Memanas: Marten Pa Murka Buka Suara, Cyrus Margono Masuk Radar, Sergio Ramos Terkejut Diserbu Bobotoh

Editor : Natasha Eka Safrina
#Super League 2025 2026 #bursa transfer persebaya #Super League 2025/2026 #persebaya surabaya #Joao Tavares