Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bursa Transfer Januari AC Milan Mandek, Bek Ditolak, Harga Youssouf Fofana Melambung, Gaji Goretzka Jadi Dilema Besar

Ayu Dhea Cheryl • Selasa, 20 Januari 2026 | 19:30 WIB
Pemain AC Milan saat bertanding di Serie A. Rossoneri menghadapi kesulitan besar pada bursa transfer Januari AC Milan setelah sejumlah klub menolak melepas bek incarannya.
Pemain AC Milan saat bertanding di Serie A. Rossoneri menghadapi kesulitan besar pada bursa transfer Januari AC Milan setelah sejumlah klub menolak melepas bek incarannya.

Bursa transfer Januari AC Milan kembali menjadi sorotan. Alih-alih memperkuat lini belakang, Rossoneri justru dihadapkan pada serangkaian penolakan dari klub pemilik pemain incaran.

Situasi ini membuat bursa transfer Januari AC Milan berjalan jauh dari kata ideal.

Menurut laporan Calciomercato.com, kesulitan ini merupakan efek domino dari kegagalan Milan mendatangkan bek senior pada bursa transfer musim panas lalu.

Akibatnya, manajemen dipaksa bergerak agresif di tengah musim—fase yang dikenal paling sulit untuk merekrut pemain berpengalaman.

Baca juga:Daftar Bek Incaran AC Milan Berguguran

Sejumlah nama besar resmi tersingkir dari radar. Milan Skriniar dipastikan bertahan di PSG, sementara Joe Gomez tetap menjadi bagian penting Liverpool.

Kedua klub menolak mentah-mentah pendekatan Milan karena tak ingin melepas pemain kunci saat kompetisi berjalan.

Nasib serupa dialami Federico Gatti dari Juventus dan Kim Min-jae milik Bayern Munchen. Bayern bahkan disebut baru membuka peluang melepas Kim pada bursa transfer musim panas mendatang.

Opsi lain seperti Axel Disasi dari Chelsea juga menemui jalan buntu lantaran The Blues hanya mau melepasnya dengan skema pinjaman plus kewajiban beli—formula yang tidak sesuai dengan rencana Milan.

Hingga kini, Milan masih memantau beberapa nama alternatif seperti Murillo (Nottingham Forest), Diego Coppola (Verona), hingga Nathan Aké (Manchester City). Namun belum ada satu pun yang benar-benar ditetapkan sebagai prioritas utama.

Baca juga:Harga Youssouf Fofana Jadi Sinyal Tegas Milan

Di tengah kesulitan belanja pemain, bursa transfer Januari AC Milan juga diramaikan isu penjualan. Youssouf Fofana menjadi sorotan setelah dikaitkan dengan Galatasaray. Namun manajemen Rossoneri bersikap tegas dengan memasang banderol tinggi.

Calciomercato.com melaporkan Milan telah menetapkan harga sekitar 40 juta euro untuk gelandang asal Prancis tersebut.

Angka ini hampir dua kali lipat dari nilai pembeliannya pada musim panas lalu yang berada di kisaran 20 juta euro.

Bandrol tinggi ini diyakini sebagai sinyal halus bahwa Milan belum berniat melepas Fofana. Selain alasan finansial, pelatih Massimiliano Allegri juga menilai Fofana sebagai bagian penting dari proyek tim, bukan sekadar pelapis.

Baca juga:Leon Goretzka dan Dilema Gaji Tinggi

Nama Leon Goretzka turut masuk agenda strategis Milan. Gelandang Bayern Munchen itu memang berpeluang direkrut secara gratis pada musim panas, tetapi tuntutan gajinya menjadi ganjalan besar.

Menurut Tuttosport, Goretzka meminta gaji sekitar 7 juta euro bersih per musim. Jika dikabulkan, ia akan sejajar dengan Rafael Leão dan Mike Maignan sebagai pemain bergaji tertinggi di Milan.

Direktur olahraga Igli Tare melihat Goretzka sebagai sosok senior bermental juara dengan koleksi 16 trofi selama 7,5 tahun di Bayern.

Namun usia 31 tahun dan beban gaji tinggi membuat manajemen harus berpikir matang.

Baca juga:Kontrak Mike Maignan Mulai Temui Titik Terang

Selain urusan transfer masuk, bursa transfer Januari AC Milan juga dibarengi pembahasan kontrak Mike Maignan. Kiper utama Rossoneri itu hanya menyisakan enam bulan kontrak, memicu spekulasi liar.

Radio Rossonera mengklarifikasi bahwa isu permintaan komisi agen yang berlebihan tidak sepenuhnya benar.

Masalah justru muncul dari tawaran awal Milan yang dianggap terlalu rendah. Posisi Milan sendiri cukup menguntungkan karena Maignan masih masuk skema pajak Decreto Crescita. 

Komitmen Maignan juga tak diragukan setelah ia menolak tawaran bergaji lebih besar demi bertahan di San Siro. Manajemen optimistis kesepakatan baru bisa tercapai dalam beberapa pekan.

Baca juga:Adrian Rabiot, Transfer Murah yang Jadi Pembeda

Di tengah dinamika bursa, performa di lapangan memberi napas segar. Adrian Rabiot kembali membuktikan diri sebagai salah satu transfer terbaik Serie A musim ini.

Dibeli di bawah 10 juta euro, gelandang Prancis itu tampil gemilang saat Milan menang di markas Como.

Rabiot mencetak dua gol, memaksa penalti, dan dinobatkan sebagai man of the match. Ia mengungkapkan kebangkitan Milan bermula dari diskusi di ruang ganti saat jeda babak pertama. Gol jarak jauhnya pun bukan kebetulan, melainkan hasil latihan intensif di Milanello.

Editor : Ayu Dhea Cheryl
#leon goretzka #ac milan #Youssouf Fofana #Bursa transfer januari AC milan #Mike Maignan