Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Persebaya Surabaya vs Persijap Jepara Jadi Penentu Nasib: Momen Kebangkitan Bajul Ijo atau Kutukan Sulit Menang Berlanjut?

Dinar Ananda Putri • Selasa, 20 Januari 2026 | 22:00 WIB

 

Persebaya Surabaya vs Persijap Jepara jadi laga krusial penentuan kebangkitan Bajul Ijo di Stadion Gelora Bung Tomo.
Persebaya Surabaya vs Persijap Jepara jadi laga krusial penentuan kebangkitan Bajul Ijo di Stadion Gelora Bung Tomo.

RADAR TULUNGAGUNG - Laga Persebaya Surabaya vs Persijap Jepara bukan sekadar pertandingan biasa. Duel yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu, 28 Oktober 2025 sore WIB itu menjadi titik krusial yang bisa menentukan arah perjalanan Bajul Ijo musim ini. Di mata Bonek dan Bonita, laga ini adalah soal harga diri, kepercayaan, dan kebangkitan.

Tekanan besar mengiringi Persebaya Surabaya jelang laga Persebaya Surabaya vs Persijap Jepara. Bermain di kandang sendiri, target tiga poin menjadi harga mati. Tidak ada ruang kompromi. Atmosfer Gelora Bung Tomo dipastikan kembali membara, hijau akan mendominasi tribun, dan dukungan suporter diyakini menjadi energi tambahan bagi para pemain sejak menit pertama.

Pertandingan Persebaya Surabaya vs Persijap Jepara juga menjadi ujian penting bagi pelatih kepala, Shin Sang-gyu. Kepercayaan penuh diberikan manajemen dan suporter kepada juru taktik asal Korea Selatan tersebut untuk membawa perubahan nyata. Laga ini digadang-gadang sebagai momen titik balik setelah rentetan hasil yang belum konsisten.

Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan besar bagi Persebaya. Stadion Gelora Bung Tomo dikenal sebagai benteng yang kerap memberi tekanan psikologis bagi lawan. Dukungan Bonek dan Bonita diharapkan mampu mengangkat mental para pemain yang sempat goyah dalam beberapa laga terakhir.

Manajemen menaruh harapan besar agar laga Persebaya Surabaya vs Persijap Jepara menjadi awal kebangkitan. Tiga poin bukan hanya penting untuk klasemen, tetapi juga untuk memulihkan kepercayaan diri tim yang belakangan dihantui kutukan sulit menang.

Evaluasi Lini Belakang Jadi Fokus Utama

Hasil laga sebelumnya melawan Borneo FC menjadi bahan evaluasi serius. Sorotan utama tertuju pada lini pertahanan. Kebobolan di momen krusial menjadi masalah yang harus segera dibenahi. Fokus latihan Persebaya dalam sepekan terakhir diarahkan pada organisasi bertahan, komunikasi antar lini, serta disiplin menjaga area berbahaya.

Targetnya jelas, Persebaya tidak boleh kembali kebobolan mudah saat menghadapi Persijap Jepara. Soliditas lini belakang diyakini menjadi kunci untuk mengamankan tiga poin di kandang.

Menariknya, di balik persiapan tim, terjalin komunikasi intens antara Shin Sang-gyu dan Bernardo Tavares. Keduanya disebut rutin berdiskusi melalui video call, membahas detail taktik, pendekatan permainan, hingga skema yang akan diterapkan.

Strategi racikan Bernardo Tavares akan dikombinasikan dengan gaya kepelatihan Coach Shin yang dikenal disiplin dan detail. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan Persebaya yang lebih solid, berani, dan tajam saat menjalani laga krusial.

Isu Bursa Transfer Tengah Musim Menghangat

Selain persiapan pertandingan, perhatian Bonek dan Bonita juga tertuju pada bursa transfer tengah musim. Bernardo Tavares dikabarkan mulai menyiapkan perubahan besar pada skuad Persebaya. Dua pemain asing dan satu pemain timnas Indonesia masuk radar.

Nama pertama adalah Yuran Fernandes, bek tangguh milik PSM Makassar. Proses transfernya disebut telah mencapai 50 persen. Jika terealisasi, Yuran diproyeksikan menjadi solusi di lini belakang dan pengganti Medimov yang performanya belum maksimal.

Nama kedua adalah Gonzalo Ritachko, gelandang asal Argentina yang terakhir bermain di Deportivo Pasto, Liga Kolombia. Proses transfer pemain Amerika Latin ini dikabarkan sudah mencapai 60 persen. Ritachko dinilai cocok dengan karakter permainan Persebaya yang membutuhkan determinasi tinggi dan mental bertarung kuat.

Ramadan Sananta Masuk Radar, Bonek Berharap

Satu nama lokal yang paling menyita perhatian adalah Ramadan Sananta. Striker timnas Indonesia yang kini berkarier di Liga Malaysia itu disebut masuk radar Bernardo Tavares. Sang pelatih mengaku menyukai gaya bermain Sananta yang agresif, pekerja keras, dan memiliki insting gol tinggi.

Meski masih sebatas rumor dan belum ada pembicaraan resmi dengan manajemen, isu ini sudah cukup membuat publik Surabaya berharap. Kehadiran Sananta diyakini bisa menambah daya gedor Persebaya.

Persebaya Surabaya kini berada di persimpangan jalan. Laga Persebaya Surabaya vs Persijap Jepara bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang masa depan tim. Dengan kepercayaan kepada Coach Shin, kolaborasi strategi bersama Bernardo Tavares, serta potensi masuknya pemain baru, Bajul Ijo tengah menyiapkan babak baru.

Kini semua akan ditentukan di lapangan. Selama 90 menit di Gelora Bung Tomo, jawaban atas pertanyaan besar itu akan terungkap: bangkit atau semakin tertekan.

Editor : Dinar Ananda Putri
#liga 1 indonesia #Bonek Bonita #bursa transfer persebaya #Persebaya Surabaya vs Persijap Jepara #persebaya surabaya