JAKARTA – Persib Bandung Layvin Kurzawa menjadi sorotan utama jagat sepak bola nasional dan internasional. Bobotoh kini bersiap mengucapkan kalimat “wilujeng sumping” kepada pemain top Eropa yang pernah merumput bersama Neymar dan Kylian Mbappe di Paris Saint-Germain (PSG). Bek kiri asal Prancis itu dikabarkan telah tiba di Kota Bandung dan tengah menjalani tes medis sebagai tahapan akhir sebelum menandatangani kontrak bersama Maung Bandung.
Kabar kedatangan Persib Bandung Layvin Kurzawa tak hanya mengguncang publik sepak bola Indonesia, tetapi juga mendapat perhatian media-media besar Prancis. Nama Persib dan Bobotoh kembali mencuat di Eropa, seiring langkah berani klub kebanggaan Jawa Barat tersebut mendatangkan eks pemain PSG.
Layvin Kurzawa Jalani Tes Medis di Bandung
Berdasarkan informasi yang beredar, Kurzawa saat ini sedang menjalani rangkaian tes medis yang menjadi prosedur wajib sebelum kontrak resmi diteken. Jika seluruh hasil pemeriksaan dinyatakan aman, Persib diperkirakan akan segera mengumumkan durasi kontrak sang pemain dalam waktu dekat.
Media Prancis L’Équipe melaporkan bahwa Kurzawa akan bergabung dengan Persib Bandung hingga akhir musim Super League 2025–2026. Status bebas transfer setelah berpisah dengan Boavista FC membuat proses negosiasi berjalan relatif cepat.
Rekam Jejak Mentereng Eks PSG
Layvin Kurzawa bukan nama asing di sepak bola Eropa. Pemain berusia 33 tahun itu memulai karier profesionalnya di AS Monaco sebelum direkrut PSG pada 2015. Bersama klub raksasa Prancis tersebut, Kurzawa mencatatkan lebih dari 150 penampilan di berbagai kompetisi dan meraih sederet gelar domestik, termasuk trofi Ligue 1.
Selain PSG, Kurzawa juga sempat merasakan atmosfer Premier League bersama Fulham FC dan berkiprah di Liga Portugal bersama Boavista. Pengalaman panjang di level elite inilah yang membuat kedatangan Persib Bandung Layvin Kurzawa disebut sebagai salah satu transfer terbesar dalam sejarah Liga Indonesia.
Atmosfer Bobotoh Bikin Pemain Kagum
Di tengah kabar kedatangan Kurzawa, bek Persib Bandung Alfeandra Dewangga mengungkapkan kekagumannya terhadap atmosfer luar biasa Bobotoh. Dewangga mengaku terkejut dengan dukungan fanatik suporter saat Persib menumbangkan Persija Jakarta 1-0 di Stadion GBLA pada pekan ke-17.
Gol tunggal kemenangan Maung Bandung dicetak Beckham Putra Nugraha lewat umpan silang Berguinho. Meski Dewangga harus ditarik keluar di babak kedua akibat cedera, ia menyebut kondisinya kini semakin membaik usai mendapat libur empat hari.
Persib Juara Paruh Musim, Target Kian Tinggi
Persib Bandung saat ini berstatus juara paruh musim Super League 2025–2026. Sadil Ramdani dengan tegas menyatakan keyakinannya bahwa Maung Bandung mampu mempertahankan puncak klasemen hingga akhir musim.
Baca Juga: Megawati Hangestri Tembus Top Skor Proliga 2026, Satu-satunya Pemain Lokal di Tengah Dominasi Asing
Sadil menilai peran pelatih Bojan Hodak sangat krusial, ditambah kekompakan tim di lapangan maupun ruang ganti meski ada pemain baru yang harus beradaptasi. “Kami yakin program pelatih dan motivasi tim akan membawa Persib lebih maksimal di putaran kedua,” ujar Sadil.
Dampak Kedatangan Kurzawa dan Isu Federico Barba
Kehadiran Kurzawa juga disebut berkaitan dengan situasi Federico Barba. Bek asal Italia itu dikabarkan diminati klub Serie B dan terbuka dengan kemungkinan kembali ke negaranya demi alasan keluarga. Jika Barba hengkang, Kurzawa diproyeksikan menjadi pengganti ideal di lini belakang Persib.
Media Prancis seperti Foot Mercato menilai Persib Bandung sebagai destinasi menarik bagi pemain Eropa. Basis suporter besar, atmosfer stadion yang fanatik, serta kiprah Persib di AFC Champions League 2 membuat klub ini dinilai punya daya tarik kuat.
Jika semua proses berjalan lancar, Persib Bandung Layvin Kurzawa bukan hanya menjadi penguatan teknis, tetapi juga simbol naiknya pamor sepak bola Indonesia di mata dunia.
Editor : Natasha Eka Safrina