JAKARTA - Persib Bandung memasuki paruh kedua BRI Super League 2025–2026 dengan sorotan tajam publik. Performa impresif di putaran pertama membuat Maung Bandung berada di papan atas klasemen, namun manajemen dan tim pelatih memilih bersikap tenang dan terukur. Fokus utama bukan sekadar menjaga euforia, melainkan memastikan start sempurna agar momentum tidak tergelincir di laga awal putaran kedua.
Di media sosial, antusiasme Bobotoh kembali menggema. Tagar Persib Day ramai di platform X dan Instagram, mencerminkan ekspektasi tinggi terhadap kesiapan tim. Pelatih Bojan Hodak disebut memberi penekanan khusus pada aspek psikologis pemain, mengingat laga awal paruh musim kerap menjadi titik krusial penentu arah persaingan hingga akhir kompetisi.
Evaluasi Tim dan Fokus Mental Jadi Prioritas
Sumber internal klub menyebutkan bahwa putaran kedua selalu lebih berat karena setiap tim telah melakukan evaluasi dan perombakan skuad. Oleh karena itu, Persib tak ingin membuang poin akibat kesalahan kecil. Intensitas latihan ditingkatkan untuk menjaga kebugaran pemain, sementara stabilitas skuad menjadi modal penting karena tidak ada cedera serius pada pilar utama.
Meski lini depan cukup produktif, evaluasi lini pertahanan tetap menjadi perhatian agar kesalahan individual tidak berujung gol bagi lawan. Manajemen pun menyadari tekanan publik yang menginginkan Persib tidak hanya menang, tetapi tampil dominan di setiap pertandingan.
Joe Pelupessy: Dari Sinyal Positif ke Situasi Deadlock
Nama Joe Pelupessy sempat mencuat sebagai calon rekrutan strategis Persib Bandung. Bahkan beredar kabar bahwa sang gelandang telah mendarat di Bandung untuk menjalani tes medis. Namun laporan terbaru justru menunjukkan situasi berbeda. Negosiasi antara Persib dan pihak Pelupessy dikabarkan menemui jalan buntu.
Pengamat sepak bola nasional menyebut hambatan tersebut bukan terletak pada faktor gaji. Secara finansial, Persib dinilai mampu memenuhi tuntutan kontrak. Faktor adaptasi dan kesiapan menghadapi dinamika kompetisi Asia Tenggara disebut menjadi pertimbangan serius manajemen. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi klub, membuat masa depan Pelupessy masih berada dalam tanda tanya.
Baca Juga: Mental Juara Persib Diuji! Bojan Hodak Pasang Alarm Bahaya Jelang Laga Kontra PSBS Biak
Terence Kongolo Menguat, Profil Mewah di Liga 1
Di tengah ketidakjelasan Pelupessy, rumor Terence Kongolo justru semakin menguat. Bek asal Belanda yang pernah menjadi rekan setim Kylian Mbappe di AS Monaco ini disebut masuk radar utama Persib untuk memperkokoh lini pertahanan. Kongolo bukan nama sembarangan. Ia memiliki pengalaman di Premier League Inggris dan pernah menjadi bagian timnas Belanda.
Soal gaji, Kongolo memang sempat menerima bayaran fantastis saat membela Huddersfield Town. Namun status bebas transfer dan penurunan nilai pasar membuat potensi kompromi kontrak terbuka lebar. Kehadiran Tom Haye di Persib turut memperkuat rumor ini, mengingat keduanya memiliki ikatan emosional sejak level junior timnas Belanda.
Secara teknis, Bojan Hodak membutuhkan bek berkaki kiri dengan kemampuan membangun serangan dari bawah. Profil Kongolo dinilai ideal, terutama sebagai opsi strategis jika terjadi perubahan komposisi di lini belakang.
Federico Barba Dipastikan Bertahan
Di tengah derasnya spekulasi, manajemen Persib akhirnya memberikan kepastian penting. Manajer klub Umuh Muchtar menegaskan bahwa Federico Barba tetap menjadi bagian Maung Bandung hingga akhir musim. Pernyataan ini langsung menenangkan Bobotoh sekaligus mematikan rumor hengkang yang sempat beredar luas.
Keputusan mempertahankan Barba dilandasi kontribusinya yang signifikan di lini pertahanan. Konsistensi, kedisiplinan, serta kepemimpinannya di lapangan membuat Barba menjadi sosok krusial dalam menjaga stabilitas tim. Dengan kepastian ini, fokus Persib tidak lagi terganggu isu di luar lapangan.
Levin Kurzawa Resmi Bergabung
Persib Bandung juga memastikan kedatangan Levin Kurzawa menjelang paruh kedua musim. Mantan bek Paris Saint-Germain tersebut telah mencapai kesepakatan kontrak berdurasi enam bulan dan dilaporkan sudah tiba di Bandung untuk bergabung latihan. Bojan Hodak mengungkapkan bahwa kedatangan Kurzawa bukan sekadar tambahan pemain, melainkan bagian dari rencana besar memperkuat daya saing tim.
Hodak menegaskan aktivitas transfer dilakukan secara selektif dan sesuai kebutuhan taktik. Meski berada di papan atas, Persib tetap membuka ruang evaluasi demi menjaga keseimbangan skuad hingga akhir musim.
Ambisi Menjaga Takhta
Dengan rangkaian manuver senyap ini, Persib Bandung mengirim sinyal kuat kepada para rival bahwa mereka serius mempertahankan status kandidat juara. Kombinasi stabilitas skuad, penguatan terukur, dan fokus mental menjadi fondasi Maung Bandung menyongsong putaran kedua.
Ujian sesungguhnya akan hadir di lapangan hijau. Konsistensi akan diuji oleh determinasi lawan, sementara setiap keputusan transfer akan menjadi bagian penting dari peta kekuatan Liga 1 musim ini.
Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya