Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Persija Jakarta Tancap Gas di Bursa Transfer, Bidik Juara Super League 2025–2026

Dara Shauqy Hadiwijaya • Jumat, 23 Januari 2026 | 21:40 WIB
Persija Jakarta memperkuat skuad jelang putaran kedua Super League 2025-2026.
Persija Jakarta memperkuat skuad jelang putaran kedua Super League 2025-2026.

JAKARTA - Persija Jakarta mengirim sinyal kuat dalam persaingan Super League 2025-2026. Macan Kemayoran tidak sekadar ingin bersaing, tetapi secara terbuka membidik takhta juara. Keseriusan itu tercermin dari manuver agresif manajemen di bursa transfer paruh musim yang diarahkan untuk memperkuat fondasi tim secara menyeluruh.

Langkah awal Persija dimulai dengan mendatangkan Fajar Fathurrahman dari Borneo FC Samarinda. Bek muda ini diproyeksikan menambah kedalaman sekaligus stabilitas di sektor pertahanan, terutama untuk mendukung fleksibilitas skema permainan yang diusung Mauricio Souza.

Alaiddine Ajarai, Mesin Gol Baru Macan Kemayoran

Persija kemudian membuat gebrakan lebih besar dengan mengamankan jasa Alaiddine Ajarai, striker asal Maroko yang tampil gemilang di India Super League bersama Northeast United FC. Pada musim 2024-2025, Ajarai mencatatkan 23 gol dan tujuh assist serta menyabet gelar pemain terbaik liga.

Ketajamannya berlanjut pada musim berikutnya dengan torehan 10 gol dan lima assist dari ajang Durand Cup dan Super Cup. Kehadiran Ajarai menjadi jawaban atas kebutuhan Persija akan penyerang yang klinis dan konsisten, terutama di laga-laga krusial yang kerap menentukan arah perburuan gelar.

Rumor Ivar Jenner dan Kebutuhan Rotasi Lini Tengah

Aktivitas Persija di bursa transfer belum sepenuhnya berhenti. Nama gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner, ramai dikaitkan dengan Macan Kemayoran. Pemain berusia 22 tahun itu dikabarkan mempertimbangkan klub baru demi mendapatkan menit bermain lebih reguler, seiring kontraknya bersama FC Utrecht yang akan berakhir pada Juni 2026.

Manajer Persija, Ardi Cahyoko, menegaskan bahwa sejauh ini klub baru memperkenalkan dua pemain anyar, Fajar Fathurrahman dan Alaiddine Ajarai. Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan bahwa nama Ivar Jenner sempat masuk dalam pembahasan internal manajemen.

Jika transfer ini terwujud, Persija berpotensi mengatasi persoalan klasik di putaran pertama, yakni ketergantungan berlebih pada Fabio Calonego dan Van Bastos Souza. Minimnya rotasi di lini tengah kerap membuat intensitas permainan menurun di fase akhir pertandingan.

 

 

Proyeksi Taktik Mauricio Souza

Dalam skema favorit Mauricio Souza, baik formasi 3-4-3 maupun 4-3-3, Fajar Fathurrahman berpeluang besar mengisi sisi kanan sebagai wingback atau fullback. Kecepatan dan agresivitasnya dinilai cocok dengan karakter permainan Persija.

Di lini belakang, duet Rizky Ridho dan Jordi Amat menjadi fondasi utama setelah kepergian Tales Lira. Jika rumor kedatangan bek Brasil Paulo Ricardo terealisasi, Persija akan memiliki opsi tambahan yang berpengalaman untuk memperkokoh jantung pertahanan.

Sementara di lini depan, Alaiddine Ajarai diproyeksikan menjadi ujung tombak utama, didukung oleh Maxwell Silva yang tampil produktif serta pemain sayap yang mampu membuka ruang dan menciptakan peluang.

Gustavo Franca Resmi Dipinjamkan ke Arema FC

Di tengah masuknya pemain baru, Persija juga mengambil keputusan strategis dengan melepas Gustavo Franca. Gelandang asal Brasil itu dipinjamkan ke Arema FC hingga akhir musim 2025-2026 akibat kelebihan kuota pemain asing.

Selama membela Persija, Franca tampil dalam 13 pertandingan dengan kontribusi satu gol dan satu assist. Manajemen Persija menyampaikan apresiasi atas profesionalisme sang pemain hingga hari terakhirnya bersama klub.

Menuju Putaran Kedua yang Menentukan

Dengan fondasi skuad yang semakin dalam dan komposisi pemain yang lebih seimbang, Persija Jakarta memasuki putaran kedua Super League 2025-2026 dengan optimisme tinggi. Manuver transfer yang dilakukan bukan sekadar tambal sulam, melainkan bagian dari rencana besar untuk kembali menantang dominasi rival dan melaju hingga akhir musim sebagai kandidat kuat juara.

Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya
#persija jakarta #sportaiment #persija #sepak bola #sepak bola indonesia #sport