JAKARTA - Paulo Ricardo lahir di Laguna, Brasil, pada 13 Juli 1994. Bek berusia 31 tahun ini memiliki pengalaman panjang lintas benua. Karier profesionalnya dimulai bersama Santos FC pada periode 2015 hingga 2017 sebelum melanjutkan petualangan ke Eropa bersama FC Sion di Swiss.
Saat memperkuat FC Sion, Paulo Ricardo juga sempat kembali ke Brasil melalui masa peminjaman bersama Fluminense dan Goiás. Setelah itu, ia membela Figueirense FC sebelum menemukan konsistensi permainan di Finlandia bersama Kuopion Palloseura (KuPS).
Bersama KuPS, Paulo Ricardo tidak hanya tampil di kompetisi domestik, tetapi juga mencicipi atmosfer kompetisi antarklub Eropa. Pada musim terakhirnya di Finlandia, ia tampil dalam dua laga kualifikasi UEFA Europa League serta empat pertandingan UEFA Europa Conference League, pengalaman yang memperkaya mental bertandingnya di level internasional.
Pengalaman Timur Tengah hingga Berlabuh ke Persija
Sebelum resmi bergabung dengan Persija Jakarta, Paulo Ricardo juga sempat berkarier di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Pengalaman bermain di berbagai kompetisi tersebut menjadi bekal penting saat ia memutuskan melanjutkan karier di Indonesia.
Paulo Ricardo dikontrak Persija hingga akhir musim Super League 2025/2026 dengan opsi perpanjangan. Kehadirannya diharapkan mampu menambah kedalaman sekaligus persaingan sehat di lini pertahanan Macan Kemayoran.
Paulo Ricardo Siap Bersaing dan Beradaptasi
Dalam rilis resmi klub, Paulo Ricardo menegaskan kesiapannya untuk bersaing secara profesional demi mendapatkan tempat utama di tim. Ia juga menilai sepak bola Indonesia sebagai tantangan baru yang positif untuk perkembangan kariernya.
Paulo menyebut perbedaan budaya, negara, dan gaya bermain sebagai hal yang justru memotivasinya untuk terus berkembang. Tantangan tersebut dinilai sejalan dengan ambisi Persija Jakarta yang tengah membangun tim kompetitif untuk putaran kedua.
Manajemen Persija Pasang Harapan Besar
Direktur Persija Jakarta, Muhammad Prapanca, menilai pengalaman panjang Paulo Ricardo dapat membawa dampak positif, tidak hanya dari sisi teknis permainan, tetapi juga dari segi mental dan kepemimpinan di dalam tim. Manajemen berharap kehadiran bek asal Brasil ini mampu meningkatkan soliditas pertahanan Persija di sisa musim.
Baca Juga: Persija Jakarta Bikin Gabrakan di Putaran Kedua Super League 2025-2026, Target Juara Makin Nyata
Isu Pemain Diaspora Masih Menguat
Selain mendatangkan Paulo Ricardo, Persija Jakarta juga dikabarkan masih membuka peluang merekrut satu pemain diaspora. Salah satu nama yang ramai diperbincangkan adalah bek kiri Timnas Indonesia, Shayne Pattynama, yang saat ini masih terikat kontrak dengan Buriram United hingga 30 Juni 2026.
Manajer Persija Jakarta, Ardi Cahyoko, mengonfirmasi bahwa klub memang berencana mendatangkan satu pemain diaspora. Namun, ia belum mengungkapkan secara spesifik identitas pemain tersebut, sehingga peluang masih terbuka apakah Shayne Pattynama atau nama lain yang akan merapat ke Jakarta.
Editor : Dara Shauqy Hadiwijaya