Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Syarat Berat Michael Carrick Jadi Manajer Permanen MU: Wajib Bawa Setan Merah Lolos Liga Champions, Adam Wharton Siap Jadi Kado Transfer!

Natasha Eka Safrina • Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:05 WIB

 
Syarat berat Michael Carrick jadi manajer permanen MU: wajib bawa Setan Merah lolos Liga Champions. MU juga incar Adam Wharton dan Noah Sadiki.
Syarat berat Michael Carrick jadi manajer permanen MU: wajib bawa Setan Merah lolos Liga Champions. MU juga incar Adam Wharton dan Noah Sadiki.

JAKARTA – Manchester United kembali jadi sorotan jelang bursa transfer Januari 2026. Di tengah situasi tim yang belum sepenuhnya stabil, muncul kabar penting terkait masa depan Michael Carrick yang kini memegang kendali di Old Trafford sebagai pelatih interim. Menariknya, Carrick disebut punya “syarat berat” jika ingin dipercaya menjadi manajer permanen Setan Merah.

Laporan Football Insider menyebutkan manajemen MU sudah melakukan diskusi dengan Carrick terkait rencana perekrutan pemain, termasuk upaya mendatangkan winger kiri baru pada bursa transfer Januari ini. Situasi ini memperkuat sinyal bahwa klub mulai membuka ruang untuk Carrick mengambil peran lebih besar, bukan hanya sekadar pengisi sementara.

Namun, peluang Carrick untuk menjadi manajer tetap ternyata tidak datang tanpa tekanan. Mantan penasihat keuangan Manchester City, Stefan Borson, menilai penunjukan Carrick secara permanen sangat bergantung pada satu target krusial: membawa MU finis di zona Liga Champions.

Baca Juga: Bursa Transfer Januari 2026: 4 Target Utama Manchester United di Era Michael Carrick

“Saya rasa ini pertanyaan besar. Misalnya dia memenangkan 12 atau 13 pertandingan dan entah bagaimana mereka bisa lolos ke Liga Champions dari posisi sekarang… Kalau itu terjadi, apa yang akan dilakukan United? Pasti mereka harus memberinya pekerjaan itu,” kata Borson.

Menurut Borson, pencapaian tersebut akan menjadi sesuatu yang luar biasa mengingat kualitas permainan dan skuad Manchester United yang masih naik turun. Namun jika Carrick mampu membuat MU “meledak” di paruh kedua musim, tekanan publik bisa mengubah rencana klub.

“Pasti akan ada suara, dorongan, dan dukungan besar dari fans, media, dan semua hal yang biasanya menyertai situasi seperti ini yang akhirnya meyakinkan klub untuk memberinya jabatan tersebut,” imbuhnya.

Dalam menjalankan tugasnya, Carrick tidak bekerja sendirian. Ia dibantu oleh Steve Holland sebagai asisten utama. Selain itu, Jonathan Wgatte, Jonny Evans, dan Travis Binion juga masuk jajaran staf kepelatihan untuk memastikan transisi berjalan mulus dan memberi kesan positif selama periode interim.

Baca Juga: Update Sepak Bola Eropa: Hasil Laga, Bursa Transfer, dan Isu Panas Januari 2026

Borson menegaskan target Carrick sangat jelas dan sangat tinggi. “Saya akan mengatakan bahwa lolos ke Liga Champions adalah syarat mutlak baginya untuk mendapatkan pekerjaan itu secara permanen. Jika hasilnya di bawah itu, saya rasa kecil kemungkinan dia akan ditawari posisi tersebut,” tegas Borson.

Di sisi lain, Manchester United juga dikabarkan mendapat kabar gembira dari gelandang impian mereka, Adam Wharton. Gelandang Crystal Palace itu disebut berpotensi tersedia pada musim panas 2026. The Eagles diklaim mulai menerima kenyataan bahwa mereka bisa kehilangan sang pemain di akhir kampanye.

Sumber yang dekat dengan situasi tersebut menyebut Palace telah mencapai kesepakatan internal bahwa Wharton akan menyelesaikan musim di London Selatan sambil membantu tim asuhan Oliver Glasner lolos ke kompetisi Eropa. Meski kontraknya masih berlaku hingga 2029, peluang bertahan setelah musim panas disebut kecil.

Baca Juga: Manchester United di Bursa Transfer: Isu Cole Palmer, Perpisahan Casemiro, hingga Masa Depan Bruno Fernandes

Kabar ini menjadi angin segar bagi MU karena Wharton sudah lama dipantau sebagai calon pengganti Casemiro. Namun Setan Merah harus siap bersaing dengan klub Premier League lain. Tottenham Hotspur disebut melihat Wharton sebagai rekrutan impian, sementara Liverpool memandangnya sebagai opsi jangka panjang. Newcastle dan Aston Villa juga ikut mengintip peluang.

Crystal Palace diperkirakan akan meminta mahar 65 juta pound sterling atau sekitar Rp1,4 triliun, belum termasuk bonus tambahan. Nilai itu tetap dianggap menguntungkan Palace, karena mereka dulu hanya membayar sekitar 18–22 juta pound saat membelinya dari Blackburn.

Tak hanya soal Wharton, MU juga disebut tengah menjajaki kemungkinan melepas Manuel Ugarte lewat skema pertukaran pemain. Langkah ini dinilai sebagai solusi untuk memaksimalkan nilai sang gelandang yang menit bermainnya terus menurun. Ugarte hanya mencatat tujuh kali starter di Premier League musim ini dan kalah bersaing dari Kobbie Mainoo serta Casemiro.

Baca Juga: Bursa Transfer Musim Dingin Premier League 2026: Manuver Cerdas Penentu Arah Gelar

GIF Me Sport menyebut MU siap menggunakan Ugarte sebagai alat tukar untuk mendapatkan gelandang Sunderland, Noah Sadiki. Pemain 21 tahun itu tampil menonjol sejak bergabung dan sudah mencatat 18 penampilan liga. Sadiki bahkan menjadi salah satu pemain non-kiper Sunderland dengan menit bermain terbanyak.

Di tengah dinamika transfer, Carrick tetap memegang target besar: membawa Manchester United kembali ke Liga Champions. Penyerang MU, Cunha, menyatakan optimisme bahwa Carrick adalah sosok tepat untuk mengembalikan mental juara Setan Merah. Saat ini peluang MU masih terbuka, karena mereka hanya terpaut satu poin dari posisi empat besar. Jika konsisten menang, Liga Champions bukan sekadar mimpi.

Editor : Natasha Eka Safrina
#bursa transfer januari 2026 #Adam Wharton #Michael Carrick mundur dari MU #Manchester United terbaru