Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin ke Final Australian Open 2025, Jejak ‘The New Minions’ Terulang di Sydney

Anggi Septian A.P. • Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:30 WIB
Raymond/Nikolaus ke final Australian Open 2025 usai tundukkan ranking 3 dunia, jejak The New Minions terulang di Sydney.
Raymond/Nikolaus ke final Australian Open 2025 usai tundukkan ranking 3 dunia, jejak The New Minions terulang di Sydney.

JAKARTA - Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mencuri perhatian dunia bulu tangkis setelah memastikan tempat di final Australian Open 2025.

Pasangan muda Indonesia itu tampil luar biasa dengan menundukkan ganda putra peringkat tiga dunia asal Malaysia dengan skor identik 21-15, 21-15 di K Centre, Sydney.

Keberhasilan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menembus final Australian Open 2025 langsung memantik perbandingan dengan kisah legendaris Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo saat menembus final di tempat yang sama pada 2016.

Bedanya, kini publik melihat lahirnya generasi baru yang dijuluki sebagai “The New Minions”.

Raymond/Nikolaus tampil tenang, berani, dan matang, meski keduanya baru dipasangkan pada awal 2025.

Chemistry yang cepat terbentuk membuat permainan mereka tampak padu, agresif, dan sulit ditebak lawan.

All Indonesian Final di Sydney

Final Australian Open 2025 dipastikan menjadi All Indonesian Final.

Raymond/Nikolaus akan menghadapi seniornya, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang di semifinal mengalahkan pasangan Indonesia lainnya, Sabar/Reza.

Partai puncak ini menjadi panggung pembuktian generasi baru ganda putra Indonesia. Di satu sisi ada pasangan senior yang sudah mapan, di sisi lain hadir duet muda yang sedang menanjak tajam.

Kemenangan atas ganda Malaysia peringkat tiga dunia dengan skor meyakinkan menjadi bukti kualitas Raymond/Nikolaus.

Mereka tidak hanya menang, tetapi mendominasi jalannya pertandingan dengan tempo cepat dan pertahanan disiplin.

Mengulang Jejak Minions Tahun 2016

Banyak pengamat menilai perjalanan Raymond/Nikolaus di Sydney mengingatkan pada kisah Minions pada 2016.

Saat itu, Marcus/Kevin baru sekitar satu tahun dipasangkan, tetapi langsung melesat hingga final dan menjadi sensasi baru dunia bulu tangkis.

Di Australian Open 2016, Minions bahkan menumbangkan pasangan China dan akhirnya juara setelah mengalahkan sesama wakil Indonesia di final.

Kini, pola yang hampir serupa terlihat pada Raymond/Nikolaus. Baru debut sebagai pasangan pada Februari 2025, keduanya sudah menjelma menjadi duet yang ditakuti di berbagai turnamen.

Koleksi Gelar Sejak Dipasangkan

Sejak dipasangkan awal tahun, Raymond/Nikolaus sudah mengoleksi lima gelar juara dari level International Challenge hingga BWF Tour Super 100.

Dari pasangan yang awalnya coba-coba, kini mereka menjelma menjadi kekuatan baru.

Performa konsisten di berbagai turnamen menjadi modal penting yang mengantar mereka hingga ke final Australian Open 2025.

Permainan cepat di depan net, variasi serangan, serta keberanian mengambil risiko menjadi ciri khas duet muda ini.

Latar Belakang Keduanya dari PB Djarum

Raymond Indra lahir pada 24 April 2004 dan merupakan atlet binaan PB Djarum sejak 2018. Ia kemudian menjuarai Seleksi Nasional PBSI 2022 kategori ganda taruna putra dan mendapat tempat di Pelatnas Cipayung.

Sementara Nikolaus Joaquin lahir di Jakarta pada 14 September 2005.

Ia juga berasal dari PB Djarum dan lolos Seleknas PBSI pada akhir 2022 sebelum bergabung ke pelatnas.

Latar belakang yang sama membuat keduanya sudah saling memahami karakter permainan masing-masing, sehingga proses adaptasi sebagai pasangan berlangsung cepat.

Generasi Baru Ganda Putra Indonesia

Final belum dimainkan, tetapi satu hal sudah pasti. Indonesia kembali memiliki harapan besar di sektor ganda putra lewat Raymond/Nikolaus.

Publik kini menantikan apakah pasangan ini mampu menorehkan sejarah baru seperti yang pernah dilakukan Minions hampir satu dekade lalu di tempat yang sama.

Jika berhasil menjadi juara, Raymond/Nikolaus bukan hanya mencetak prestasi besar, tetapi juga menegaskan lahirnya generasi baru yang siap meneruskan tradisi emas ganda putra Indonesia di kancah dunia.

Sorotan kini tertuju ke partai final Australian Open 2025 di Sydney. Duet muda ini tinggal selangkah lagi untuk mengukir sejarah.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#ganda putra indonesia #The New Minions #Nikolaus Joaquin #Raymond Indra #Australian Open 2025