Radar Tulungagung - Kompetisi bola voli paling bergengsi di Tanah Air, Proliga 2026, resmi memasuki pekan kedua yang digelar di Kota Medan, Sumatera Utara. Setelah sebelumnya dibuka di Pontianak, Kalimantan Barat, Proliga 2026 langsung menyuguhkan berbagai kejutan yang tak banyak disadari para voli mania.
Tak hanya soal hasil pertandingan, musim ini juga menghadirkan dinamika menarik dari sisi komposisi pemain. Sejumlah pemain muda mendapat kepercayaan besar, sementara beberapa nama senior justru tampil dengan peran baru. Berikut tujuh fakta mengejutkan yang mewarnai Proliga 2026 sejauh ini.
Nesia Pratama Putri Jadi Outside Hitter Utama
Fakta pertama datang dari tim Jakarta Livin Mandiri. Nesia Pratama Putri, pemain berusia 17 tahun, dipercaya mengisi posisi outside hitter utama. Keputusan pelatih Coach Dani cukup mengejutkan mengingat masih ada nama senior seperti Kadek Diva, Shelomita, dan Salsa
Baca Juga: PPPK Bisa Jadi PNS? Ini Jawaban Tegas Kepala BKN: Peluang Terbuka, Tapi Tidak Otomatis dan Harus Ikut Seleksi CPNS Lagi Biladara.
Namun Nesia membayar kepercayaan itu dengan performa solid. Ia mampu menyerang lewat open ball maupun back attack dari posisi enam. Kemampuan receive dan defense-nya juga tampil konsisten dalam dua laga awal, meski Livin Mandiri harus menelan dua kekalahan beruntun.
Nurlaili Kusuma Berubah Posisi Jadi Libero
Kejutan berikutnya datang dari Jakarta Pertamina Enduro. Nurlaili Kusuma yang dikenal sebagai outside hitter, kini diplot sebagai libero. Perubahan ini sempat diragukan karena ia bukan tipikal pemain dengan receive kuat.
Namun pada laga pembuka melawan Jakarta Elektrik PLN, Nurlaili tampil cukup meyakinkan. Receive dan digging-nya stabil, bahkan ia mengaku mendapat pengalaman baru dengan peran defensif yang selama ini jarang ia jalani.
Kalista Maya Jadi Opposite Utama Bandung BJB
Bandung BJB Tanda Mata membuat keputusan berani dengan menurunkan Kalista Maya sebagai opposite utama. Usianya baru 17 tahun, namun ia mampu tampil matang mendampingi dua
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Bisa Sampai Pensiun dan Berpeluang Jadi PPPK Penuh Waktu, Ini Penjelasan Terbaru soal Kontrak 1 Tahun dan Syaratnya outside hitter asing.
Kalista menunjukkan ketajaman dari posisi depan maupun serangan bola belakang. Dalam laga kontra Jakarta Livin Mandiri, kontribusinya menjadi kunci kemenangan tim. Penampilan ini menjadi sinyal kuat masa depan cerah bagi Kalista di level nasional.
Gentis Jadi Motor Serangan Jakarta Popsivo Polwan
Fabiana Dwi Azzahra atau Gentis menjadi kejutan berikutnya. Ia dipercaya sebagai opposite utama Jakarta Popsivo Polwan, menggeser nama-nama senior seperti Arsela Wari Purnama dan Amalia Fajrina.
Kepercayaan itu berbuah manis. Gentis tampil konsisten dan membawa Popsivo meraih dua kemenangan awal. Padahal sebelumnya ia lebih sering berperan sebagai server spesialis. Di Proliga 2026, Gentis menjelma sebagai motor serangan utama.
Ageng Wardoyo Kembali dengan Peran Baru
Ageng Wardoyo kembali tampil di Proliga setelah terakhir bermain pada 2023 sebagai libero Surabaya Sator. Menariknya, musim ini ia beralih peran menjadi outside hitter.
Adaptasinya terbilang sukses. Ageng mampu mencetak banyak poin, melakukan receive stabil, serta menyerang dari depan dan belakang. Kontribusinya memberi warna baru bagi permainan Surabaya Sator.
Novia Andriani Tampil sebagai Libero
Nama Novia Andriani juga mencuri perhatian. Mantan andalan timnas ini tampil sebagai libero Jakarta Popsivo Polwan, posisi yang jarang ia mainkan sebelumnya.
Meski demikian, Novia menunjukkan dedikasi tinggi. Ia tampil spartan, rela jatuh bangun demi menjaga bola tetap hidup. Receive dan defense-nya menjadi salah satu faktor penting kemenangan timnya di awal musim Proliga 2026.
Erneta Putri Amelian Konsisten di Pon Sca Plus
Fakta terakhir datang dari Erneta Putri Amelian. Meski gagal masuk skuad SEA Games, Erneta justru tampil konsisten sebagai setter utama Pon Sca Plus.
Dalam dua laga awal, ia nyaris tak tergantikan. Erneta tak hanya piawai mengatur serangan, tetapi juga menyumbang poin lewat service ace dan serangan cepat. Penampilannya menjadi jawaban atas keraguan publik.
Proliga 2026 masih panjang. Namun tujuh fakta ini menunjukkan bahwa musim kali ini dipenuhi kejutan, regenerasi, dan eksperimen berani yang membuat kompetisi semakin menarik untuk diikuti.
Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh