Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jakarta Pertamina Enduro Menang Telak di Proliga 2026, Pelatih Bulent Karslioglu Malah Ucap Terima Kasih ke Megawati Hangestri: “Strategi Red Sparks S

Natasha Eka Safrina • Senin, 26 Januari 2026 | 16:05 WIB

Proliga 2026: Pertamina Enduro menang 3-0, Bulent Karslioglu sebut strategi Red Sparks dari Megawati jadi kunci kemenangan!
Proliga 2026: Pertamina Enduro menang 3-0, Bulent Karslioglu sebut strategi Red Sparks dari Megawati jadi kunci kemenangan!

JAKARTA - Proliga 2026 kembali menghadirkan cerita menarik yang membuat volimania ramai membahasnya di media sosial. Jakarta Pertamina Enduro sukses mencatat kemenangan meyakinkan atas Jakarta Popsivo Polwan dengan skor telak 3-0 pada laga lanjutan kompetisi. Namun, yang paling menyita perhatian bukan hanya hasil akhir pertandingan, melainkan pernyataan tak terduga dari pelatih Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, seusai laga.

Kemenangan tersebut membuat posisi Pertamina Enduro semakin kuat di papan atas klasemen dan mempertegas status mereka sebagai salah satu kandidat juara. Di sisi lain, duel ini juga menjadi panggung besar bagi Megawati Hangestri Pertiwi yang kembali merumput di Tanah Air dan membawa sorotan besar menjelang perjalanan panjang Proliga 2026.

Sejak awal laga, Pertamina Enduro tampil dominan. Tempo permainan cepat, servis agresif, serta variasi serangan yang sulit ditebak membuat Popsivo Polwan kesulitan mengembangkan ritme. Pertamina Enduro terus menekan dan memaksa lawan bermain dalam situasi tidak nyaman hingga pertandingan berakhir relatif cepat dengan kemenangan 3-0.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Jadi Angin Segar, Gaji Honorer Kini Lebih Pasti dan Stabil

Pertamina Enduro Dominan, Popsivo Kesulitan Menemukan Ritme

Pertandingan yang digelar di hadapan ribuan penonton awalnya diprediksi berlangsung ketat. Popsivo Polwan dikenal sebagai tim yang solid dalam bertahan dan punya organisasi permainan rapi. Namun, semua itu seolah tidak berjalan sesuai rencana.

Pertamina Enduro langsung mengambil inisiatif sejak set pertama. Kombinasi serangan tajam dan pertahanan rapat menjadi kunci kemenangan. Para pemain Pertamina Enduro terlihat percaya diri dalam mengeksekusi bola cepat dan memanfaatkan celah pertahanan lawan. Sementara Popsivo justru beberapa kali gagal membangun serangan efektif akibat tekanan servis dan blok yang disiplin.

Pernyataan Bulent Karslioglu: “Saya Adaptasi Strategi Red Sparks”

Sorotan utama pasca laga datang saat Bulent Karslioglu hadir dalam sesi konferensi pers. Pelatih asal Turki itu secara mengejutkan mengucapkan terima kasih kepada Megawati Hangestri, bukan semata karena kontribusinya di lapangan, tetapi karena inspirasi strategi yang ia bawa dari pengalamannya bersama Red Sparks di Korea Selatan.

Baca Juga: Gaji Pemain Timnas Indonesia U-16, U-19, hingga U-23 Terungkap, Segini Match Fee dan Bonus yang Diterima Pemain Garuda Muda

“Saya harus jujur, kemenangan ini sangat dipengaruhi oleh strategi yang saya adaptasi dari permainan Red Sparks. Megawati Hangestri memberikan banyak inspirasi tentang bagaimana membangun serangan cepat dan efektif,” ujar Bulent.

Menurut Bulent, gaya permainan Red Sparks yang menitikberatkan pada variasi serangan cepat, distribusi bola agresif, serta tekanan servis sejak awal set terbukti ampuh untuk meredam permainan Popsivo Polwan.

“Strategi ini luar biasa. Kami mempraktikkannya dengan disiplin dan hasilnya terlihat jelas. Skor 3-0 bukan hal mudah melawan Popsivo Polwan,” tambahnya.

Pernyataan tersebut langsung menjadi perbincangan hangat. Banyak penggemar menilai pengakuan Bulent menunjukkan besarnya pengaruh Megawati di kancah voli, bahkan sampai menginspirasi pendekatan taktik tim juara bertahan di Proliga 2026.

Baca Juga: Federico Barba Persib Bandung Dipastikan Bertahan, Plot Twist Bursa Transfer Terungkap: Pemain Asing Baru Siap Gabung Latihan Besok atau Lusa

Megawati Akui Beban Juara Bertahan: “Mempertahankan Lebih Sulit”

Di sisi lain, Megawati Hangestri Pertiwi juga angkat bicara soal tantangan yang dihadapinya setelah kembali ke Jakarta Pertamina Enduro. Pemain berjuluk Megatron itu mengakui bahwa tekanan mempertahankan gelar Proliga terasa berat, apalagi status Pertamina Enduro adalah juara bertahan.

“Tentunya berat karena mempertahankan juara. Tahun lalu aku enggak ikut di Pertamina. Aku di tim Petro dan dapat juara terus Pertamina juara satu. Jadi mungkin mempertahankan lebih susah, pasti ada beban tersendiri,” kata Megawati.

Megawati menegaskan target tim tetap mengarah pada prestasi tertinggi. “Targetnya tentu yang terbaik, mempertahankan juga karena mempertahankan itu lebih sulit daripada meraih,” ujarnya.

Musim lalu, Megawati sempat membela Gresik Petrokimia dan menutup kompetisi dengan finis di peringkat ketiga. Meski demikian, ia menilai keputusan kembali ke Pertamina Enduro adalah hal wajar karena klub tersebut punya peran besar dalam perjalanan kariernya.

Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu 2026: Skema, Aturan, dan Tunjangan yang Wajib Diketahui

“Aku lahir di Proliga, debut juga di Pertamina. Enggak ada alasan juga sih, karena aku free juga setiap tahunnya. Jadi mau ikut mana saja bisa,” pungkas pemain berusia 26 tahun itu.

Reuni Megawati dan Pertamina Enduro Jadi Magnet Proliga 2026

Kembalinya Megawati ke Proliga menjadi sorotan besar karena ia baru saja menjalani karier luar negeri, khususnya di Korea Selatan bersama Red Sparks. Penampilannya di sana membuat namanya semakin dikenal di level internasional dan menambah daya tarik kompetisi domestik.

Megawati juga sempat membandingkan atmosfer dan format liga Korea Selatan dengan Indonesia. Menurutnya, kompetisi di Korea berjalan lebih panjang dengan jumlah pertandingan jauh lebih banyak.

“Perbedaannya kompetisi di Korea Selatan berjalan sangat panjang. Ada 44 laga untuk sampai ke final. Kalau di sini tidak sampai sebanyak itu,” ungkapnya.

Namun, ia menilai antusiasme penonton Korea Selatan mirip dengan Indonesia. “Suporter di Korea Selatan sama banyaknya dengan di Indonesia. Antusias banget datang setiap pertandingan,” kata Megawati.

Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu 2026: Skema Lengkap, Jam Kerja, dan Kisaran Tunjangan

Dengan performa Pertamina Enduro yang kian solid, strategi baru ala Red Sparks, serta motivasi tinggi Megawati untuk membawa timnya kembali juara, persaingan Proliga 2026 diprediksi akan semakin panas dan penuh kejutan.

Editor : Natasha Eka Safrina
#Megawati Hangesti #jakarta pertamina enduro #proliga 2026