RADAR TULUNGAGUNG – Bursa transfer Persebaya Surabaya putaran kedua mulai memanas.
Sejumlah nama pemain asing dan lokal berkualitas dikabarkan masuk radar manajemen Bajol Ijo untuk memperkuat skuad menghadapi paruh kedua kompetisi musim 2026.
Mulai dari bek tangguh asal Brasil, gelandang Eropa, hingga striker muda potensial, semuanya menjadi bagian dari rumor yang menyita perhatian Bonek.
Dalam dinamika transfer Persebaya Surabaya putaran kedua ini, manajemen dinilai serius membangun tim yang lebih solid dan kompetitif.
Kebutuhan akan kedalaman skuad serta karakter permainan ngeyel khas Surabaya menjadi dasar utama dalam membidik pemain.
Tidak hanya fokus pada nama besar, Persebaya juga mengincar pemain dengan etos kerja tinggi dan kecocokan dengan filosofi pelatih Bernardo Tavares.
Langkah agresif di transfer Persebaya Surabaya putaran kedua ini juga menunjukkan ambisi Green Force untuk tampil lebih konsisten.
Perbaikan lini belakang, tengah, hingga depan menjadi prioritas, seiring evaluasi performa tim di putaran pertama yang masih dinilai belum sepenuhnya stabil.
Lini Belakang Disiapkan Jadi Tembok Kokoh
Nama bek asal Brasil, Leo Andrade, menjadi salah satu rumor terkuat. Pemain berpostur kokoh ini dikenal memiliki ketenangan dalam mengawal area pertahanan serta duel udara yang solid.
Karakter tersebut dinilai sangat cocok dengan kebutuhan Persebaya yang ingin memperkuat lini belakang agar lebih disiplin dan sulit ditembus lawan.
Selain Leo Andrade, bek muda PSM Makassar, Dafa Salman, juga disebut masuk daftar incaran.
Pemain berusia 22 tahun itu bukan sosok asing bagi Bernardo Tavares. Dafa dikenal sebagai bek modern dengan pembacaan permainan yang matang meski usianya relatif muda.
Jika bergabung, duetnya bersama Slavko Damjanovic diyakini mampu menghadirkan keseimbangan antara kekuatan fisik dan kecerdasan bertahan.
Lini Tengah Jadi Fokus Utama
Di sektor tengah, rumor transfer Persebaya Surabaya putaran kedua menghadirkan nama-nama menarik.
Gelandang asal Portugal, Pedro Plagio, dikabarkan tengah dipantau. Pemain dengan latar belakang Liga Portugal ini dikenal sebagai pengatur tempo permainan dengan umpan-umpan presisi serta visi bermain modern.
Tak hanya pemain asing, Persebaya juga melirik talenta lokal potensial. Nama Ananda Raehan dari PSM Makassar mencuat sebagai target utama.
Gelandang muda berlabel tim nasional ini dikenal sebagai pemain pekerja keras, agresif dalam merebut bola, dan tak kenal lelah.
Faktor kedekatan dengan Bernardo Tavares disebut menjadi daya tarik tersendiri bagi Raehan untuk hijrah ke Surabaya.
Jika kombinasi gelandang lokal dan asing ini terealisasi, lini tengah Persebaya diprediksi akan menjadi salah satu yang paling agresif dan solid di Liga Indonesia.
Predator Baru dari Negeri Samba
Sektor lini depan juga tak luput dari perhatian. Striker muda asal Brasil, Joao Tavares, dikabarkan masuk radar Bajol Ijo.
Pemain berusia 23 tahun ini memiliki naluri mencetak gol yang tajam serta kekuatan fisik yang menunjang gaya main keras dan cepat.
Namun, Persebaya tidak sendirian dalam perburuan tanda tangan Joao Tavares. Persijap Jepara disebut siap bersaing.
Situasi ini membuat manajemen Green Force harus bergerak cepat jika ingin menjadikan sang striker sebagai mesin gol baru di Stadion Gelora Bung Tomo.
Baca Juga: Legenda Bus Hantu Sumber Kencono, Urban Legend Jalur Jawa Era 90-an
Playmaker Kreatif untuk Menghidupkan Serangan
Satu nama lain yang mencuri perhatian adalah Hugo Bomes, gelandang serang asal Maroko yang pernah menyandang predikat pemain terbaik Liga India.
Hugo dikenal memiliki visi tajam, kreativitas tinggi, serta kemampuan mengirim umpan-umpan mematikan.
Kehadirannya diyakini bisa menjadi tandem ideal bagi Francisco Rivera dalam membongkar pertahanan lawan.
Jika rumor ini menjadi kenyataan, sektor serang Persebaya akan memiliki variasi permainan yang lebih kaya dan tidak mudah ditebak.
Secara keseluruhan, rumor transfer Persebaya Surabaya putaran kedua menggambarkan keseriusan manajemen membangun tim yang lebih tangguh, agresif, dan kompetitif.
Kini, Bonek tinggal menanti mana saja dari nama-nama tersebut yang benar-benar akan berseragam hijau dan memperkuat Bajol Ijo di putaran kedua musim ini.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan