RADAR TULUNGAGUNG – Update pemain asing Persebaya Surabaya putaran kedua mulai menjadi perhatian besar Bonek dan pencinta sepak bola nasional.
Menjelang bergulirnya paruh kedua kompetisi musim 2025/2026, manajemen Bajul Ijo melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skuad asing, baik yang dipertahankan, dilepas, maupun didatangkan untuk memperkuat tim.
Dalam update pemain asing Persebaya Surabaya putaran kedua ini, terlihat jelas bahwa manajemen tidak sekadar melakukan bongkar pasang, melainkan membangun keseimbangan antara stabilitas tim dan kebutuhan peningkatan kualitas di beberapa lini krusial. Langkah ini menjadi sinyal keseriusan Persebaya untuk bersaing di papan atas Liga 1.
Sejumlah pemain asing dipastikan tetap menjadi bagian dari skuad Green Force. Mereka dinilai masih relevan dengan kebutuhan tim serta memiliki kontribusi signifikan sepanjang putaran pertama kompetisi.
Pilar Asing yang Dipertahankan
Nama pertama yang dipastikan bertahan adalah Gali Freitas. Winger kiri berkebangsaan Timor Leste itu masih menjadi andalan Persebaya berkat kecepatan dan keberaniannya dalam duel satu lawan satu. Bergabung sejak 1 Juli 2025, kontrak Gali Freitas masih berjalan hingga 31 Mei 2026.
Di lini tengah serang, Francisco Rivera juga dipastikan tetap berseragam hijau. Gelandang asal Meksiko ini dikenal sebagai kreator serangan dengan visi bermain yang tajam.
Rivera memiliki nilai pasar yang cukup tinggi dan kontraknya masih berlaku hingga 31 Mei 2026, menjadikannya aset penting bagi Persebaya.
Sementara itu, Bruno Moreira juga masuk daftar pemain asing yang dipertahankan. Winger asal Brasil berusia 26 tahun ini telah membela Persebaya sejak 2023 dan masih memiliki kontrak hingga April 2026.
Kecepatan serta kontribusinya dalam membangun serangan sayap membuatnya tetap dipercaya.
Persebaya juga masih mengandalkan fleksibilitas Dejan Tumbas. Pemain asal Serbia ini mampu bermain sebagai striker maupun bek tengah, memberikan opsi taktis bagi pelatih. Kontraknya masih berjalan hingga Juni 2026.
Di sektor pertahanan, Leo Lelis tetap menjadi bagian penting lini belakang. Bek tengah asal Brasil ini dinilai cukup stabil dan berpengalaman untuk menjaga keseimbangan pertahanan Bajul Ijo.
Baca Juga: Cerita Horor Bus Hantu di Alas Roban, Penumpang Berwajah Hancur hingga Sopir Tak Kasat Mata
Sejumlah Pemain Asing Dilepas
Selain mempertahankan beberapa pilar, update pemain asing Persebaya Surabaya putaran kedua juga mencatat sejumlah nama yang dipastikan atau dirumorkan akan dilepas.
Di antaranya adalah bek asal Makedonia Utara, Dime Dimov, yang kontraknya sebenarnya masih panjang, namun performanya dinilai belum sesuai ekspektasi.
Nama lain yang masuk daftar lepas adalah Risto Mitrevski. Bek berusia 34 tahun tersebut dinilai kurang memberikan dampak signifikan meski memiliki pengalaman internasional.
Di lini depan, striker Brasil Diego Mauricio juga dikabarkan tidak lagi masuk rencana tim pada putaran kedua.
Selain itu, Persebaya juga melepas striker asal Montenegro, Meil Feropi, serta gelandang tengah Milos Raickovic.
Keduanya dinilai belum mampu memberikan kontribusi maksimal sesuai kebutuhan permainan Persebaya.
Wajah Baru dan Target Transfer
Manajemen Persebaya tak hanya melepas pemain, tetapi juga aktif mendatangkan wajah baru.
Salah satu rekrutan anyar adalah bek kiri asal Brasil, Jeerson Junior. Pemain berusia 29 tahun ini diharapkan mampu memperkuat sisi kiri pertahanan sekaligus membantu serangan.
Selain itu, Persebaya juga resmi mendatangkan gelandang tengah Bruno Paraiba. Pengalamannya diharapkan mampu menambah kedalaman dan kestabilan lini tengah.
Bek tengah Gustavo Fernandez, juga asal Brasil, turut bergabung untuk memperkuat barisan pertahanan.
Tak berhenti di situ, manajemen Persebaya dikabarkan tengah mengincar gelandang serang asal Portugal, Pedro Matos.
Selain itu, striker muda Brasil bernama Joarez juga masuk radar transfer. Namun, Persebaya harus bersaing dengan klub Liga 1 lain seperti Persib Bandung dan Persijap Jepara untuk mendapatkan tanda tangan pemain tersebut.
Dengan komposisi ini, update pemain asing Persebaya Surabaya putaran kedua menunjukkan strategi yang lebih terukur.
Kini, Bonek hanya tinggal menunggu bagaimana racikan akhir skuad Bajul Ijo mampu menjawab ambisi bersaing di papan atas Liga 1 musim ini.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan