Sejak awal laga, duel Persib Bandung kontra PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sudah diprediksi berlangsung ketat.
PSBS tampil disiplin dan berani menekan, membuat Persib harus bekerja keras membongkar pertahanan lawan. Meski dominan dalam penguasaan bola, efektivitas di sepertiga akhir masih menjadi pekerjaan rumah bagi Maung Bandung.
Kemenangan Persib Bandung akhirnya ditentukan oleh gol Berginho pada menit ke-88. Gol tersebut memastikan tiga poin penting sekaligus membawa Persib kembali ke puncak klasemen dengan koleksi 41 poin, unggul tipis dari para pesaing terdekat.
Gol Menit Akhir dan Clean Sheet Penting
Secara permainan, Persib mampu membangun serangan dari lini belakang dengan cukup rapi. Namun, sejumlah umpan silang dan umpan akhir belum mampu dikonversi menjadi gol. PSBS Biak tampil solid dan membuat lini depan Persib frustrasi sepanjang laga.
Saat pertandingan seolah berakhir imbang tanpa gol, momen krusial akhirnya datang. Berginho memanfaatkan peluang di menit ke-88 dan membuat stadion bergemuruh.
Gol tunggal itu bukan hanya menentukan hasil akhir, tetapi juga menunjukkan mentalitas kuat Persib Bandung dalam persaingan papan atas.
Pelatih Bojan Hodak mengakui laga tersebut tidak mudah. Ia sudah memprediksi PSBS Biak akan tampil lebih percaya diri setelah melakukan sejumlah pembenahan.
“Saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Hal terpenting adalah meraih poin dan mencatatkan clean sheet,” ujar Bojan.
Clean sheet yang diraih Persib menjadi catatan positif lain. Selain mengamankan tiga poin, lini pertahanan tampil disiplin dan mampu menjaga konsentrasi hingga akhir pertandingan.
Malam Kejutan: Kurzawa dan Dion Marx Diperkenalkan
Malam kemenangan Persib Bandung di GBLA ternyata bukan hanya soal tiga poin. Usai laga, manajemen menghadirkan kejutan besar dengan memperkenalkan Layvin Kurzawa sebagai rekrutan anyar di bursa transfer paruh musim.
Bek asal Prancis yang pernah membela PSG, AS Monaco, dan Fulham itu diperkenalkan langsung di hadapan puluhan ribu Bobotoh. Kehadiran Kurzawa jelas memberi dimensi baru bagi lini belakang Persib, terutama dari sisi pengalaman dan mental bertanding.
Tak berhenti di situ, Persib Bandung juga mengumumkan Dion Marx sebagai tambahan amunisi. Bek muda berusia 20 tahun tersebut datang tanpa rumor sebelumnya, sehingga membuat publik terkejut.
Kombinasi Kurzawa dan Dion menunjukkan keseriusan Persib menghadapi sisa musim, termasuk di AFC Champions League 2.
Bojan Hodak: Tak Perlu Rekrut Banyak Pemain
Di tengah euforia transfer, muncul pertanyaan mengapa Persib Bandung tidak jor-joran mendatangkan banyak pemain seperti rival-rivalnya. Bojan Hodak pun angkat bicara.
Pelatih asal Kroasia itu menegaskan bahwa kebijakan transfer Persib selalu mempertimbangkan keseimbangan tim dan kondisi finansial. Ia menilai terlalu banyak pemain baru justru berpotensi menimbulkan masalah di ruang ganti.
“Kami harus mengikuti anggaran. Gaji harus tepat waktu dan semuanya harus seimbang. Kenapa harus merekrut lima atau enam pemain jika kami berada di papan atas?” tegas Bojan.
Sebaliknya, Persib justru melepas beberapa pemain seperti Rezaldi Hehanusa dan Hamra Hehanusa demi memberi mereka kesempatan bermain lebih banyak. Strategi ini dinilai sebagai langkah menjaga harmoni skuad.
Fokus ke ACL2 dan Timnas
Selain kompetisi domestik, Persib Bandung juga bersiap menghadapi Rajaburi FC di babak 16 besar AFC Champions League 2. Pemain asing William Barros menyatakan optimismenya, namun menegaskan tim harus bekerja lebih keras menghadapi fase knockout.
Sementara itu, winger Persib, Sadil Ramdani, menyambut positif kehadiran pelatih baru timnas Indonesia, John Heitinga. Sadil berharap mendapat kesempatan kembali membela Merah Putih dan siap menunjukkan performa terbaik bersama Persib.
Dengan kemenangan atas PSBS Biak, tambahan amunisi baru, serta fokus ke kompetisi Asia, Persib Bandung kini berada dalam momentum positif. Konsistensi dan efektivitas di lini depan menjadi kunci agar Maung Bandung tetap kokoh di puncak klasemen hingga akhir musim.
Editor : Fadhilah Salsa Bella