Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Persija Datangkan Mota Eks Rekan Messi, Transfer Pemain Persija Ini Bikin Komposisi Skuad Makin Mewah!

Lucky Naiha Syafira • Rabu, 11 Februari 2026 | 17:25 WIB

Transfer pemain Persija datangkan Mota eks rekan Messi dan Ciros Margono, bikin skuad Macan Kemayoran makin mewah musim ini.
Transfer pemain Persija datangkan Mota eks rekan Messi dan Ciros Margono, bikin skuad Macan Kemayoran makin mewah musim ini.

RADAR TULUNGAGUNG - Transfer pemain Persija kembali jadi sorotan setelah Macan Kemayoran resmi mendatangkan gelandang asal Brasil, Jian Mota. Kedatangan eks rekan setim Lionel Messi di Inter Miami itu langsung memicu antusiasme suporter, apalagi transfer pemain Persija kali ini dinilai menambah kedalaman dan pengalaman di lini tengah.

Mota berposisi sebagai gelandang tengah dan kini berusia 32 tahun. Sebelum merapat ke ibu kota, ia bermain di Serie B Liga Brasil bersama Vilanova. Dalam catatan terakhirnya, Mota mengoleksi 28 penampilan dengan sumbangan dua gol dan tiga assist. Namun yang paling menarik perhatian publik tentu rekam jejaknya saat satu tim dengan Lionel Messi di Inter Miami. Foto Mota merangkul Messi bahkan sempat viral dan jadi perbincangan luas di media sosial.

Kontrak Mota bersama Persija berdurasi hingga akhir musim, dengan opsi perpanjangan satu tahun. Skema ini dianggap realistis mengingat usia sang pemain sudah memasuki kepala tiga. Meski begitu, pengalaman bermain di level internasional dan atmosfer kompetisi berbeda menjadi nilai lebih yang diharapkan bisa berdampak besar di Liga Indonesia.

Baca Juga: iPhone 17e Disebut Bakal Guncang Pasar Ponsel 2026, Harga USD 599 dengan Fitur Flagship Ini Bikin Android Terpojok?

Bukan Nomor 10, Mota Lebih Cocok Nomor 8

Di media sosial sempat muncul narasi bahwa Mota adalah tipikal pemain nomor 10. Namun jika melihat data kariernya, Mota justru lebih sering bermain sebagai gelandang tengah atau nomor 8. Sepanjang kariernya, ia tercatat 86 kali tampil sebagai central midfielder, dan 37 kali sebagai attacking midfielder.

Menariknya, Mota juga dikenal sebagai pemain serbabisa. Ia pernah ditempatkan sebagai bek kiri, gelandang bertahan, gelandang sayap, bahkan penyerang kedua. Fleksibilitas posisi ini bisa menjadi keuntungan besar bagi Persija, terutama dalam menghadapi jadwal padat dan kebutuhan rotasi.

Secara gaya bermain, Mota punya kelebihan dalam membantu memecah kebuntuan, terutama lewat tembakan jarak jauh. Kemampuan ini penting ketika menghadapi tim dengan pertahanan rapat. Namun, Liga Indonesia yang dikenal sangat mengandalkan fisik menjadi tantangan tersendiri. Mota diperkirakan membutuhkan dukungan gelandang bertahan yang kuat secara fisik untuk menutupi kekurangannya dalam duel.

Baca Juga: Bocoran iPhone 17e Muncul Jelang Awal 2026, iPhone Murah Baru Apple dengan Chip A19 dan MagSafe Lebih Kencang?

Cocok dengan Gaya Mauricio Souza

Kehadiran Mota dinilai selaras dengan filosofi pelatih Mauricio Souza yang mengutamakan permainan satu-dua sentuhan dan penguasaan bola. Di sektor tengah, peran gelandang kreatif sangat vital untuk menghidupkan alur serangan. Dengan pengalaman dan visi bermainnya, Mota diharapkan mampu menambah dimensi permainan Persija.

Selain aspek teknis, faktor mental juga menjadi nilai jual. Pengalaman bermain di kompetisi luar negeri dan berada di ruang ganti bersama pemain kelas dunia bisa membantu Persija dalam momen krusial perebutan gelar. Pengalaman seperti ini sulit diukur angka, tetapi sangat berpengaruh dalam tekanan laga besar.

Dari sisi finansial, nilai pasar Mota memang disebut menurun dibanding saat di Inter Miami. Saat bermain bersama Messi, ia disebut menerima bayaran belasan miliar rupiah per tahun. Setelah pindah, nilainya turun signifikan. Namun untuk level Liga Indonesia, kualitas dan pengalamannya masih tergolong mewah.

Persija Juga Proyeksikan Ciros Margono

Selain Mota, transfer pemain Persija lainnya adalah kiper naturalisasi Ciros Margono. Meski belum pernah mendapat kesempatan di timnas Indonesia, Margono dikontrak jangka panjang sekitar dua setengah tahun. Langkah ini menunjukkan Persija tidak hanya fokus instan, tetapi juga proyek masa depan.

Margono dinilai masih belum konsisten, namun bermain di Liga Indonesia akan membuat performanya lebih mudah dipantau publik. Jika mampu menunjukkan peningkatan, bukan tak mungkin peluang ke timnas terbuka.

Langkah agresif Persija di bursa transfer ini sekaligus menepis isu lama soal masalah finansial klub. Kini, dengan komposisi skuad yang semakin dalam, target juara Liga Indonesia bukan lagi wacana semata, melainkan tuntutan realistis bagi Macan Kemayoran musim ini.

Baca Juga: Harga Daging Kian Naik, Ayam Tembus Rp 42 Ribu dan Daging Sapi Rp 140 Ribu Per Kg Jelang Ramadan

Editor : Lucky Naiha Syafira
#Transfer pemain Persija #persija jakarta #Ciros Margono #Jian Mota #liga indonesia