Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Geger Proliga 2026: Megawati Hangestri Pertiwi Dipuji Eks Pelatih Korea, Dikritik Pedas Yola Yuliana

Izahra Nurrafidah • Rabu, 11 Februari 2026 | 17:40 WIB

Geger Proliga 2026: Megawati Hangestri Pertiwi Dipuji Eks Pelatih Korea, Dikritik Pedas Yola Yuliana
Geger Proliga 2026: Megawati Hangestri Pertiwi Dipuji Eks Pelatih Korea, Dikritik Pedas Yola Yuliana

 

TULUNGAGUNG - Nama Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi pusat perhatian di ajang Proliga 2026 putri. Penampilan opposite hitter andalan Jakarta Pertamina Enduro itu bukan hanya menentukan kemenangan timnya atas Jakarta Elektrik PLN, tetapi juga memicu reaksi beragam, mulai dari pujian kelas dunia hingga kritik tajam dari rival sesama pevoli nasional.

Laga Jakarta Pertamina Enduro kontra Jakarta Elektrik PLN dalam lanjutan Proliga 2026 berlangsung ketat dan penuh tensi. Megawati Hangestri Pertiwi tampil sebagai figur sentral dengan kontribusi poin krusial serta kepemimpinan yang menonjol di lapangan. Kemenangan ini sekaligus menjaga posisi Pertamina Enduro di papan atas klasemen sementara.

Sorotan terhadap Megawati Hangestri Pertiwi bahkan menembus batas nasional. Dari Korea Selatan, mantan pelatihnya di klub Red Sparks, Ko Hee-jin, secara terbuka mengungkapkan kekagumannya terhadap performa sang Megatron. Dalam pernyataan yang beredar luas, Ko Hee-jin mengaku masih rutin menyempatkan diri menonton pertandingan Megawati meski harus begadang di sela jadwal latihan timnya.

Pujian dari Korea Selatan

Ko Hee-jin menilai Megawati Hangestri Pertiwi bukan lagi sekadar mesin poin. Ia melihat perubahan signifikan pada aspek mental dan kepemimpinan sang pemain. Menurutnya, ketenangan Megawati dalam situasi kritis, kemampuan membaca permainan, serta konsistensi serangan menjadi bukti kualitas yang belum menurun.

Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan menyebut Megawati sebagai tipe pemain yang sangat dibutuhkan dalam kompetisi dengan level tinggi. Meski demikian, redaksi menegaskan bahwa kabar mengenai rencana kepulangan Megawati ke liga Korea dalam waktu dekat tidak memiliki konfirmasi resmi dan sempat beredar dalam bentuk narasi spekulatif di media sosial.

Kritik Tajam dari Yola Yuliana

Di tengah banjir pujian, suara berbeda datang dari dalam negeri. Yola Yuliana, pevoli senior yang juga menjadi rival Megawati di Proliga 2026, melontarkan kritik yang langsung memantik perdebatan publik. Yola menilai performa Megawati Hangestri Pertiwi tidak perlu dibesar-besarkan secara berlebihan.

Menurut Yola, penampilan Megawati terlihat menonjol karena dukungan sistem tim yang solid, termasuk peran setter dan pemain asing. Ia bahkan menyebut bahwa label internasional kerap membuat publik terlalu mudah mengagungkan satu nama. Pernyataan tersebut dengan cepat viral dan memecah opini penggemar voli nasional.

Respons Dewasa Sang Megatron

Menariknya, Megawati Hangestri Pertiwi merespons situasi panas itu dengan sikap tenang. Usai pertandingan, ia menegaskan bahwa kemenangan Jakarta Pertamina Enduro merupakan hasil kerja kolektif tim, bukan kontribusi individu semata. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap rekan-rekannya yang saling menutup kekurangan di lapangan.

Terkait pujian Ko Hee-jin, Megawati mengaku tersanjung dan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkembang. Sementara soal kritik Yola Yuliana, ia memilih tidak larut dalam polemik. Fokus utama Megawati saat ini adalah membawa Jakarta Pertamina Enduro melangkah sejauh mungkin di Proliga 2026.

Statistik Bicara di Proliga 2026

Di luar kontroversi, data statistik justru memperkuat posisi Megawati Hangestri Pertiwi sebagai salah satu pemain kunci liga. Hingga awal Februari 2026, ia menembus lima besar top skor Proliga 2026 putri dengan koleksi lebih dari 120 poin. Ia juga menjadi satu-satunya pemain lokal yang mampu bersaing di papan atas daftar pencetak poin yang didominasi pemain asing.

Persentase serangan sukses Megawati tercatat berada di atas 55 persen, angka yang tergolong tinggi untuk posisi opposite hitter. Jakarta Pertamina Enduro sendiri kini menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan tren lima kemenangan beruntun

Baca Juga: Viral Klaim Dana Rapel Pensiun Mulai Cair, TASPEN Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi Pemerintah

Target Juara Bersama Pertamina Enduro

Megawati menegaskan target utamanya musim ini adalah membawa Jakarta Pertamina Enduro menjuarai Proliga 2026. Dengan sisa kompetisi yang masih terbuka dan dukungan publik saat seri Malang, peluang tersebut dinilai realistis. Terlepas dari pujian maupun kritik, konsistensi Megawati Hangestri Pertiwi di lapangan tetap menjadi faktor pembeda dalam persaingan ketat menuju gelar juara.

 

Editor : Izahra Nurrafidah
#jakarta pertamina enduro #proliga 2026 #Yola Yuliana #Voli Putri Indonesia #Megawati Hangestri Pertiwi