Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Rumor Jai Idzes ke AC Milan Makin Panas! Jadi Rebutan Inter, Kapten Timnas Indonesia Ini Siap Pecahkan Bursa Transfer Januari?

Axsha Zazhika • Jumat, 13 Februari 2026 | 20:30 WIB
Rumor Jai Idzes ke AC Milan Makin Panas! Jadi Rebutan Inter, Kapten Timnas Indonesia Ini Siap Pecahkan Bursa Transfer Januari?
Rumor Jai Idzes ke AC Milan Makin Panas! Jadi Rebutan Inter, Kapten Timnas Indonesia Ini Siap Pecahkan Bursa Transfer Januari?

TULUNGAGUNG - Rumor Jai Idzes ke AC Milan semakin memanas jelang dibukanya bursa transfer Januari. Bek tengah berusia 25 tahun itu dikabarkan masuk radar serius Rossoneri setelah tampil konsisten bersama Sassuolo di Serie A musim ini.

Isu Jai Idzes ke AC Milan bukan lagi sekadar spekulasi media. Bahkan, sang kapten Timnas Indonesia disebut menjadi rebutan dua raksasa sekota, AC Milan dan Inter Milan. Situasi ini membuat peluang transfernya menjadi salah satu topik terpanas di Italia.

Kabar Jai Idzes ke AC Milan menguat seiring kebutuhan mendesak Rossoneri untuk memperkuat lini pertahanan. Performa solid Idzes di Serie A ditambah statusnya sebagai kapten Timnas Indonesia membuat nilai jualnya melonjak di mata klub-klub elite.

Konsistensi Idzes di Serie A

Sejak bergabung dengan Sassuolo dari Venezia pada awal musim, Idzes langsung menjadi pilihan utama di jantung pertahanan. Ia bahkan tercatat tidak pernah absen satu menit pun di Serie A musim ini.

Kemampuan membaca permainan, ketenangan saat menguasai bola, serta disiplin dalam menjaga lini belakang menjadi nilai plus. Tak hanya itu, ban kapten Timnas Indonesia yang melekat di lengannya menunjukkan kualitas kepemimpinan yang jarang dimiliki pemain seusianya.

Media Italia menyoroti bahwa Idzes bukan sekadar bek tengah reguler, melainkan simbol kepemimpinan. Faktor ini menjadi pertimbangan krusial bagi AC Milan yang membutuhkan sosok pemimpin baru di lini belakang. Jika transfer ini terealisasi, Idzes berpotensi menjadi pemain Indonesia dengan panggung lebih besar di kompetisi elite Eropa.

Emil Audero Bersinar di Serie A

Sorotan terhadap pemain Timnas Indonesia di Eropa tak hanya datang dari Idzes. Penjaga gawang Emil Audero juga tampil gemilang bersama Cremonese dalam lanjutan pekan ke-16 Serie A 2025-2026.

Bermain di markas Lazio, Stadion Olimpico Roma, Emil Audero sukses menjaga gawangnya tetap perawan. Ia melakukan dua penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan sundulan Valentin Castellanos dan tembakan keras Adam Marusic.

Sepanjang 90 menit, kiper 28 tahun itu mencatat dua saves penting, satu diving save, satu penyelamatan di dalam kotak penalti, serta 13 recoveries. Ratingnya mencapai 7,9 versi Footmob, tertinggi dalam laga tersebut.

Baca Juga: Bab 8 RUU ASN Ungkap Arah Baru: PPPK Disamakan dengan PNS, Jenjang Karier hingga Pensiun Jadi Sorotan

Hasil ini membuat Emil Audero mengoleksi lima clean sheet hingga pekan ke-16 dan memperkukuh reputasinya sebagai salah satu kiper dengan performa stabil musim ini.

Kevin Diks Tampil Solid di Bundesliga

Sementara itu, Kevin Diks juga menunjukkan performa impresif saat membela Borussia Monchengladbach dalam Derby Borussia melawan Borussia Dortmund.

Meski timnya kalah dua gol tanpa balas, Kevin Diks menjadi pemain dengan rating tertinggi di skuadnya. Ia mencatat akurasi passing 91 persen dari 78 sentuhan bola. Bek 29 tahun tersebut juga membukukan lima tekel, satu intersep, satu sapuan, serta 11 recoveries. Rating 7,2 membuatnya menjadi yang terbaik di timnya meski gagal membawa pulang poin.

John Hertman Resmi Ditunjuk PSSI

Di level nasional, PSSI resmi menunjuk John Hertman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Keputusan tersebut diambil melalui rapat Exco yang melibatkan seluruh pengurus inti.

Hertman dijadwalkan mulai menangani skuad Garuda pada Januari 2026. Ia juga diberi tanggung jawab membina Timnas Indonesia U-23 sebagai bagian dari program regenerasi.

Secara taktik, Hertman dikenal mengandalkan formasi fleksibel 3-4-3 atau 3-5-2 dengan pendekatan direct play dan transisi cepat. Filosofinya dinilai cocok dengan karakter pemain Indonesia saat ini.

Selain itu, Nova Arianto juga mulai menggelar seleksi tahap awal Timnas Indonesia U-20 di Bekasi. Seleksi difokuskan pada pemain kelahiran 2007 ke bawah, dengan penekanan pada pemahaman instruksi taktik dan kesiapan mental.

Bursa Januari Jadi Penentu

Kembali ke isu utama, peluang Jai Idzes ke AC Milan kini bergantung pada keputusan manajemen Sassuolo. Kontrak sang pemain masih panjang, namun tawaran besar dari klub elite bisa saja mengubah situasi.

Dengan performa konsisten dan status sebagai kapten Timnas Indonesia, Idzes kini berada di titik krusial dalam kariernya. Bursa transfer Januari akan menjadi momen penentuan apakah ia benar-benar merapat ke San Siro atau tetap bertahan di Sassuolo.

Satu hal yang pasti, nama Jai Idzes kini tak lagi dipandang sebelah mata di panggung sepak bola Eropa.

Editor : Axsha Zazhika
#bursa transfer januari #Timnas Indonesia #pssi #Jai Idzes ke AC Milan #serie a