Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Arema FC Cari Bek Baru Usai Luis Gustavo Cedera, Gabriel Silva Siap Jadi Pembeda Lawan Dewa United

Anggi Septiani • Jumat, 13 Februari 2026 | 22:15 WIB

Arema FC Cari Bek Baru Usai Luis Gustavo Cedera, Gabriel Silva Siap Jadi Pembeda Lawan Dewa United
Arema FC Cari Bek Baru Usai Luis Gustavo Cedera, Gabriel Silva Siap Jadi Pembeda Lawan Dewa United

TULUNGAGUNG - Arema FC langsung bergerak cepat setelah Luis Gustavo dipastikan absen hingga akhir kompetisi. Cedera bek tengah andalan itu membuat Arema FC harus mencari bek baru demi menjaga stabilitas lini pertahanan di putaran kedua BRI Super League 2025-2026.

Situasi ini menjadi alarm serius bagi Arema FC. Kehilangan centerback utama bukan perkara sepele, mengingat peran Luis Gustavo sangat vital sepanjang musim. Tanpa sosoknya di jantung pertahanan, keseimbangan tim bisa terganggu jika tidak segera ditemukan solusi tepat.

Manajemen Arema FC pun mulai menyusun skenario. Opsi jangka pendek hingga rekrutmen pemain anyar dipertimbangkan matang-matang. Targetnya jelas, Arema FC tetap kompetitif dan mampu bersaing di papan tengah hingga akhir musim.

Salah satu opsi yang mengemuka adalah memanggil pulang Tales Lira. Bek tersebut saat ini dipinjamkan ke Persija Jakarta dan masih berstatus pemain Arema FC. Secara regulasi, peluang untuk melakukan negosiasi ulang terbuka.

General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan pihaknya tidak terpaku pada satu nama. Namun, Tales Lira dinilai sebagai solusi realistis karena sudah memahami karakter tim serta atmosfer kompetisi domestik.

“Opsi mengembalikan Tales mungkin akan kami aktifkan jika di detik-detik terakhir bursa transfer memang dibutuhkan,” ujarnya.

Meski demikian, keputusan akhir tetap harus melalui diskusi dengan tim pelatih. Pelatih Marcos Santos ingin memastikan pemain yang datang benar-benar sesuai kebutuhan taktik dan mampu langsung menyatu dengan sistem permainan.

Selain memulangkan pemain lama, Arema FC juga membuka kemungkinan merekrut bek asing baru melalui slot yang ditinggalkan Luis Gustavo. Bursa transfer masih berlangsung hingga 10 Februari 2026, sehingga manajemen memiliki waktu untuk mematangkan pilihan.

Identitas calon pemain baru masih dirahasiakan. Namun besar kemungkinan sosok tersebut akan menjadi wajah baru di sepak bola Indonesia dan diharapkan mampu menjadi “tembok baru” di lini belakang Singo Edan.

Di tengah persoalan lini pertahanan, Arema FC justru mendapatkan suntikan energi dari sektor serang. Pada bursa transfer paruh musim, manajemen sukses mendatangkan Gabriel Silva dan Gustavo Franka. Selain itu, Pablo Oliveira yang sempat absen kini telah pulih.

Marcos Santos menyebut komposisi skuad kini semakin komplet. Variasi serangan bertambah dan kedalaman tim dinilai lebih solid dibanding putaran pertama.

Arema FC dijadwalkan menghadapi Dewa United pada pekan ke-18 BRI Super League 2025-2026 di Banten International Stadium, Senin 26 Januari 2026. Laga ini menjadi momentum penting bagi Singo Edan untuk membuka putaran kedua dengan hasil positif.

Saat ini Arema FC menempati posisi ke-10 klasemen sementara dengan 21 poin dari 17 laga. Dewa United berada tepat di bawahnya dengan 20 poin. Selisih tipis tersebut membuat pertandingan dipastikan berlangsung ketat.

Pada pertemuan pertama, 13 September 2025, Arema FC harus mengakui keunggulan Dewa United dengan skor 1-2. Kekalahan itu menjadi bahan evaluasi serius bagi tim pelatih.

“Saya kira itu satu-satunya laga di mana kami benar-benar tampil di bawah standar. Kami sudah belajar banyak dan berharap tampil lebih baik,” Silva Ungkap Alasan Gabung

Sorotan tertuju pada Gabriel Silva, winger asal Brasil yang langsung mencuri perhatian publik Malang. Ia mengaku memilih Arema FC karena reputasi klub dan tantangan kompetisi yang lebih kuat.

Sebelum bergabung, Gabriel Silva bermain di Liga Malaysia bersama Terengganu FC. Performanya yang konsisten membuat Arema FC tertarik mengontraknya selama satu tahun.

“Saya memilih datang ke Arema karena ini klub hebat. Liganya sangat kuat dan saya merasa siap bermain di sini,” kata pemain 27 tahun tersebut.

Menurutnya, intensitas Super League sesuai dengan karakter permainannya yang mengandalkan kecepatan dan agresivitas. Proses kepindahannya pun berjalan lancar karena administrasi pelepasan dari klub lamanya cepat diselesaikan.

Setibanya di Malang, Gabriel Silva langsung merasakan atmosfer positif dalam tim. Adaptasinya disebut berjalan mulus dan kini fokusnya adalah memberikan kontribusi nyata di putaran kedua.

Dengan kombinasi amunisi baru, kembalinya pemain yang pulih cedera, serta rencana mencari bek baru, Arema FC menunjukkan keseriusan membenahi skuad. Tantangan terdekat adalah membuktikan bahwa Singo Edan tidak hanya bangkit di atas kertas, tetapi juga di lapangan.

Putaran kedua menjadi fase krusial. Jika strategi transfer tepat dan pertahanan segera menemukan sosok pengganti Luis Gustavo, Arema FC berpeluang menanjak di klasemen dan menutup musim dengan catatan lebih meyakinkan.

 

Editor : Anggi Septiani
#gabriel silva #dewa united #bursa transfer #Luis Gustavo #arema fc