TULUNGAGUN - Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). BPNT susulan 14 Februari 2026 dilaporkan cair sebesar Rp600.000 dan sudah masuk ke saldo KKS Merah Putih melalui bank penyalur. Informasi ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang sebelumnya belum menerima pencairan tahap pertama tahun ini.
Update BPNT susulan 14 Februari 2026 ini khususnya menyasar KPM yang belum menerima alokasi Januari, Februari, dan Maret 2026. Pemerintah memastikan proses penyaluran bantuan sosial masih terus berjalan hingga akhir Februari, sehingga masyarakat diminta tidak panik jika saldo belum masuk.
Berdasarkan hasil cek saldo KKS Merah Putih hari ini, Sabtu (14/2/2026), bantuan yang masuk merupakan BPNT susulan sebesar Rp600.000. Dana tersebut disalurkan melalui Bank BNI sebagai salah satu bank penyalur resmi bansos.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa KPM penerima BPNT dapat segera mengecek rekening KKS masing-masing. Saldo sebesar Rp600.000 sudah mulai masuk secara bertahap.
BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai merupakan program pemerintah untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat kurang mampu. Dana yang masuk ke KKS dapat digunakan untuk membeli bahan pangan sesuai ketentuan di e-warong atau agen yang telah bekerja sama.
Sementara itu, untuk bantuan PKH tahap 1 tahun 2026, proses pencairan juga masih berlangsung. Data sementara menunjukkan sekitar 80 persen bantuan telah tersalurkan, sedangkan sekitar 15 persen KPM masih menunggu pencairan.
Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran tidak dilakukan secara serentak. Ada KPM yang lebih dahulu menerima, sementara lainnya menyusul sesuai jadwal dan kesiapan administrasi di masing-masing daerah.
Bagi KPM yang belum menerima BPNT maupun PKH tahap 1, tidak perlu khawatir. Proses pencairan bansos masih berlangsung hingga akhir Februari 2026.
Menjelang bulan suci Ramadan, pemerintah berupaya mempercepat penyaluran agar bantuan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Oleh karena itu, masyarakat disarankan rutin mengecek saldo KKS, namun tidak perlu terlalu sering karena pencairan dilakukan bertahap.
Pastikan juga rekening KKS dalam kondisi aktif dan tidak bermasalah. Jika kartu rusak atau rekening pasif, segera lakukan pengecekan ke bank penyalur agar tidak menghambat proses pencairan bantuan sosial.
Selain BPNT susulan 14 Februari 2026 yang cair Rp600.000, ada kabar tambahan yang tak kalah penting. Pemerintah dikabarkan segera membagikan undangan pengambilan bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Bantuan tersebut merupakan alokasi Februari–Maret 2026 dan ditujukan untuk membantu masyarakat dalam menghadapi Ramadan. Undangan pengambilan diperkirakan mulai dibagikan pada pekan depan.
KPM diimbau memperhatikan informasi dari perangkat desa, kelurahan, maupun pendamping sosial terkait jadwal dan lokasi pengambilan bantuan beras dan minyak goreng tersebut.
Program bantuan pangan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terpenuhi menjelang bulan puasa.
Dengan cairnya BPNT susulan 14 Februari 2026, masyarakat diharapkan menggunakan dana bantuan secara bijak. Prioritaskan pembelian bahan pangan utama seperti beras, telur, sayur, dan kebutuhan dapur lainnya.
Bantuan sosial dari pemerintah merupakan bentuk perlindungan sosial bagi keluarga rentan. Karena itu, ketepatan sasaran dan penggunaan yang sesuai peruntukan menjadi tanggung jawab bersama.
Bagi yang belum menerima pencairan, tetap pantau informasi resmi dan lakukan pengecekan saldo KKS secara berkala. Jika hingga akhir Februari belum ada pencairan, KPM dapat berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Dengan adanya pencairan BPNT susulan serta rencana pembagian beras 20 kg dan 4 liter minyak goreng, diharapkan beban ekonomi masyarakat menjelang Ramadan 2026 dapat sedikit teringankan.
Editor : Anggi Septiani