Radar Tulungagung - Debut striker Timnas Indonesia Maurus Listra akhirnya terealisasi bersama Persija Jakarta. Momen yang dinantikan The Jakmania itu terjadi saat Macan Kemayoran bertandang ke markas Bali United dalam lanjutan pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026.
Debut striker Timnas Indonesia Maurus Listra menjadi sorotan utama dalam laga panas yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Minggu (15/2/2026) malam WIB. Meski tidak langsung turun sebagai starter, kehadirannya sudah cukup memancing antusiasme tinggi, baik dari suporter Persija maupun penonton tuan rumah.
Pada laga tersebut, debut striker Timnas Indonesia Maurus Listra berakhir manis. Persija Jakarta sukses mencuri kemenangan tipis 1-0 atas Bali United, hasil yang sangat penting untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen.
Masuk Menit ke-76, Langsung Tunjukkan Karakter
Pelatih Persija memilih menempatkan Maurus Listra di bangku cadangan sejak awal laga. Keputusan itu diambil untuk melihat kesiapan fisik sang pemain sekaligus menyesuaikan dengan skema permainan tim.
Kesempatan yang dinanti akhirnya datang pada menit ke-76. Saat papan pergantian pemain terangkat, sorak-sorai suporter langsung pecah. Antusiasme begitu terasa menyambut masuknya striker yang sebelumnya berkarier di Eropa bersama FC Volendam.
Baru beberapa sentuhan pertama, Listra langsung menunjukkan karakter permainan agresif. Pergerakannya dinamis, berani berduel, serta aktif membuka ruang. Mobilitas tinggi yang ia tampilkan membuat lini pertahanan Bali United dipaksa bekerja ekstra keras.
Meski belum mencatatkan gol atau assist, kontribusinya cukup terasa. Ia sukses menarik penjagaan bek lawan dan membuka celah bagi rekan-rekannya di lini depan. Kehadirannya memberi warna baru dalam pola serangan Persija yang sebelumnya lebih banyak mengandalkan serangan sayap.
Gol Gustavo Almeida Jadi Penentu
Dalam pertandingan tersebut, Persija memastikan kemenangan lewat gol tunggal yang dicetak oleh Gustavo Almeida. Striker asal Brasil itu mencetak gol melalui sundulan kepala di babak pertama, memaksimalkan umpan silang matang dari sisi sayap.
Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga dengan tensi tinggi sejak menit awal. Bali United beberapa kali mencoba menekan, namun pertahanan Persija tampil cukup disiplin hingga peluit panjang dibunyikan.
Tambahan tiga poin membuat Persija Jakarta tetap menjaga posisi di papan atas klasemen sementara. Macan Kemayoran kini bertengger di peringkat ketiga dengan koleksi 44 poin, menjaga jarak dengan para pesaing dalam perebutan gelar musim ini.
Kemenangan tandang ini juga menjadi modal penting menjelang laga-laga krusial berikutnya. Apalagi kompetisi sudah memasuki fase yang semakin menentukan.
Evaluasi Pelatih dan Adaptasi Listra
Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, menilai performa Maurus Listra belum mencapai level terbaiknya. Namun, ia memaklumi kondisi tersebut mengingat sang pemain baru saja menjalani masa transisi dari sepak bola Eropa ke Indonesia.
Menurutnya, adaptasi menjadi faktor penting. Intensitas permainan di Liga Indonesia dinilai berbeda, dengan tempo cepat dan tuntutan fisik tinggi sepanjang pertandingan.
Listra sendiri mengakui hal tersebut. Ia menyebut kultur sepak bola Indonesia terasa berbeda dibandingkan kompetisi yang pernah ia jalani sebelumnya. Namun, ia optimistis proses adaptasinya akan berjalan cepat.
Striker muda itu bertekad memberikan kontribusi lebih besar pada laga-laga berikutnya, termasuk mencetak gol untuk membayar kepercayaan tim dan suporter.
Debut ini setidaknya menjadi awal positif bagi perjalanan Maurus Listra bersama Persija Jakarta. Meski belum mencetak gol, penampilannya memberi harapan baru bagi lini serang Macan Kemayoran.
Jika mampu terus berkembang dan menemukan chemistry dengan rekan-rekannya, bukan tidak mungkin Listra akan menjadi salah satu andalan Persija dalam perburuan gelar musim ini.
Dengan jadwal kompetisi yang masih panjang, publik kini menanti kelanjutan kiprah debut striker Timnas Indonesia Maurus Listra. Apakah ia akan segera membuka rekening golnya dan menjadi pembeda di laga-laga penting mendatang? Waktu yang akan menjawab.
Editor : Edo Trianto