Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Maret Jadi Bulan Penentuan Komebak Ahmad Maulana Syarif, Arema FC Menggila di Kanjuruhan, Marcos Santos Bongkar Peran Jenius Gustavo Franca dan Valdec

Muhammad Rusdian Nuzula • Rabu, 18 Februari 2026 | 00:10 WIB

Maret jadi bulan penentuan komebak Ahmad Maulana Syarif, di saat Arema FC tampil menggila dan pesta gol di Kanjuruhan.
Maret jadi bulan penentuan komebak Ahmad Maulana Syarif, di saat Arema FC tampil menggila dan pesta gol di Kanjuruhan.

RADAR TULUNGAGUNG – Maret menjadi bulan penentuan komebak Ahmad Maulana Syarif bersama Arema FC. Harapan publik Malang kini tertuju pada proses pemulihan gelandang muda tersebut yang disebut berjalan positif.

Maret juga menjadi momen penting di tengah performa impresif Arema FC yang baru saja meraih kemenangan meyakinkan di kandang.

Maret jadi bulan penentuan komebak Ahmad Maulana Syarif setelah pemain berusia 22 tahun itu dijadwalkan mulai bergabung dalam tahap pemulihan bersama tim medis klub.

Manajemen Singo Edan memilih bersikap hati-hati agar sang pemain benar-benar pulih sebelum kembali merumput.

Jenderal Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan bahwa komunikasi intens telah dilakukan sejak awal Februari.

Saat itu, Ahmad Maulana Syarif sempat datang ke Malang untuk melayat ke rumah duka almarhum Kuncoro. Momen tersebut sekaligus dimanfaatkan manajemen untuk memantau kondisi terkini sang pemain.

Baca Juga: Rumor Bursa Transfer Memanas, Alaidin Ajar Raye Dikaitkan ke Arema FC, Persija Jakarta Terancam Kehilangan Gelandang Andalan?

Proses Pemulihan Masih Jadi Fokus Utama

Menurut Yusrinal, informasi dari dokter dan fisioterapis menyebutkan bahwa tahap awal pemulihan Ahmad harus dituntaskan di Bandung. Manajemen pun sepakat untuk tidak terburu-buru memulangkan sang pemain jika risiko cedera ulang masih ada.

Ahmad Maulana Syarif saat ini disebut sudah mampu beraktivitas normal. Beberapa gerakan yang sebelumnya berisiko kini bisa dilakukan tanpa keluhan berarti. Meski demikian, program penguatan dan pemulihan pada bagian lutut tetap berjalan dengan disiplin dan pengawasan ketat.

Arema FC juga menyiapkan skenario alternatif apabila proses rehabilitasi membutuhkan waktu lebih lama. Opsi melanjutkan fokus pemulihan di Bandung hingga April masih terbuka. Prioritas utama klub adalah memastikan kondisi Ahmad benar-benar stabil sebelum kembali berlatih penuh bersama tim.

Manajemen berharap Ahmad dapat mengikuti jejak pemain yang sukses bangkit setelah operasi anterior cruciate ligament. Saat kembali nanti, ia diharapkan sudah benar-benar fit dan hanya perlu mengembalikan feeling bermain di lapangan.

Arema FC Menggila di Kanjuruhan

Di tengah kabar pemulihan Ahmad Maulana Syarif, Arema FC menunjukkan performa meyakinkan dengan membantai Semen Padang FC tiga gol tanpa balas pada lanjutan Super League 2025-2026 di Stadion Kanjuruhan.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengaku puas dengan penampilan timnya. Singo Edan tampil dominan sejak menit awal dan mampu mengontrol jalannya pertandingan meski sempat mendapat tekanan di fase pembuka.

Tiga gol kemenangan Arema FC dicetak oleh Bres Joel Vinicius pada menit ke-29 dan 58, serta satu gol tambahan dari Gustavo Franca di menit ke-52. Kemenangan ini membuat Arema FC semakin menjaga asa untuk menanjak di papan tengah klasemen sementara.

Marcos menilai solidnya lini pertahanan menjadi salah satu kunci. Setiap serangan lawan mampu diredam dengan organisasi permainan yang rapi dan komunikasi antar pemain yang semakin padu.

Baca Juga: Arema FC Gasak Semen Padang 3-0, Merangsek ke Papan Tengah, Pramono Anung Ngaku Tak Bisa Tidur usai Persija Jakarta Tumbang

Peran Jenius Gustavo Franca dan Valdeci

Marcos Santos secara khusus menyoroti peran Gustavo Franca dan Valdeci dalam menjaga keseimbangan permainan. Masuknya Valdeci menggantikan Betinho disebut menjadi titik balik yang membuat permainan Arema FC lebih hidup dan terstruktur.

Kombinasi keduanya dinilai menghadirkan stabilitas, baik dalam bertahan maupun menyerang. Adaptasi cepat para pemain baru juga membuat skema permainan berjalan sesuai rencana.

Aremania Jadi Energi Tambahan

Sebanyak 2.223 Aremania memadati Stadion Kanjuruhan pada laga tersebut. Angka ini meningkat dibanding laga kandang sebelumnya. Atmosfer dari tribun memberi energi tambahan bagi para pemain sepanjang pertandingan.

Marcos Santos mengucapkan terima kasih kepada suporter yang telah memberikan dukungan sejak menit pertama. Ia berharap tren peningkatan jumlah penonton terus berlanjut, terlebih masih ada enam laga kandang tersisa, termasuk melawan Bali United dan Persebaya Surabaya.

Maret kini bukan hanya menjadi bulan penentuan komebak Ahmad Maulana Syarif, tetapi juga momentum bagi Arema FC untuk terus menjaga konsistensi dan merangkai kemenangan bersama Aremania.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#Komebak pemain Arema #arema #Ahmad Maulana Syarif #sepak bola #sepak bola indonesia