Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Persib Bandung Terancam Sanksi Berat AFC Usai Pitch Invasion GBLA, Bojan Hodak Protes Wasit dan Fokus Selamatkan Musim

Krisna Pambudi • Jumat, 20 Februari 2026 | 10:55 WIB
Persib Bandung terancam sanksi AFC usai pitch invasion GBLA. (Sumber: Jawa Pos)
Persib Bandung terancam sanksi AFC usai pitch invasion GBLA. (Sumber: Jawa Pos)

RADAR TULUNGAGUNG - Kekalahan dramatis yang membuat Persib Bandung gagal melangkah lebih jauh di kompetisi Asia berbuntut panjang.

Bukan hanya soal hasil pertandingan Persib Bandung, insiden pitch invasion di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) justru berpotensi menghadirkan ancaman sanksi berat dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Situasi tersebut menjadi sorotan utama setelah laga Persib Bandung melawan Ratchaburi FC, yang berakhir dengan kekecewaan besar bagi Bobotoh.

Selain kegagalan lolos ke fase berikutnya, kepemimpinan wasit dan aksi sebagian suporter yang masuk ke lapangan menjadi perhatian serius.

Pitch Invasion GBLA Bisa Berujung Sanksi Berat

Insiden pitch invasion disebut hampir pasti masuk laporan resmi pengawas pertandingan AFC.

Rekaman kejadian, mulai dari suporter turun ke lapangan, pelemparan benda, hingga flare yang menyala selama pertandingan, sudah terdokumentasi secara lengkap.

Dalam regulasi kompetisi Asia seperti AFC Champions League Two, pelanggaran keamanan stadion dapat berujung berbagai hukuman.

Mulai dari denda finansial besar, penutupan tribun, larangan kehadiran penonton, hingga sanksi pertandingan tanpa suporter pada partisipasi berikutnya.

Ancaman tersebut bukan tanpa alasan. Selain pitch invasion, laporan juga mencatat adanya lemparan botol dan kembang api saat pertandingan berlangsung.

Bahkan beberapa awak media dikabarkan mengalami tindakan kekerasan di area stadion.

Situasi ini dinilai sangat merugikan klub. Apalagi Persib sebelumnya memperoleh pemasukan miliaran rupiah dari partisipasi di kompetisi Asia musim ini.

Baca Juga: Maret Jadi Bulan Penentuan Komebak Ahmad Maulana Syarif, Arema FC Menggila di Kanjuruhan, Marcos Santos Bongkar Peran Jenius Gustavo Franca dan Valdec

Jika sanksi finansial dijatuhkan, potensi kerugian bisa sangat besar.

Bojan Hodak Protes Kepemimpinan Wasit

Pelatih Persib, Bojan Hodak, dalam konferensi pers usai pertandingan tetap mengapresiasi perjuangan pemainnya.

Ia menilai tim sebenarnya tampil maksimal pada leg kedua, tetapi kesalahan di laga pertama menjadi faktor utama kegagalan agregat.

Hodak juga menyoroti sejumlah keputusan wasit, termasuk kartu merah yang dianggap mengubah arah pertandingan.

Menurutnya, manajemen klub akan mengirimkan surat resmi protes kepada AFC sebagai bentuk keberatan.

“Walaupun hasilnya tidak akan mengubah apa pun, kami harus bersikap tegas,” demikian pandangan yang disampaikan dalam konferensi pers.

Ia juga terlihat aktif mencegah suporter masuk lapangan saat situasi mulai memanas.

Bahkan beberapa pemain cadangan turun langsung untuk menenangkan massa agar insiden tidak semakin meluas.

Pelatih asal Kroasia itu menilai mayoritas penonton datang untuk mendukung tim. Namun ulah segelintir oknum justru berpotensi menghancurkan reputasi klub di level Asia.

Fokus Alih ke Liga Domestik

Di tengah potensi sanksi AFC, Persib tidak memiliki banyak waktu untuk larut dalam kekecewaan. Jadwal padat kompetisi domestik sudah menanti.

Maung Bandung dijadwalkan menghadapi Persita Tangerang dalam lanjutan liga sebelum kembali bertemu Madura United beberapa hari setelahnya.

Hodak menegaskan fokus utama kini adalah menjaga konsistensi di kompetisi domestik.

Baca Juga: Umuh Muchtar Ngamuk Jelang Persib vs Ratchaburi di AFC Champions League 2, Minta Maung Bandung Kesurupan Demi Comeback 4 Gol di GBLA !

Ia berharap tim bisa bangkit dan mengamankan target di liga sambil menunggu keputusan resmi AFC terkait sanksi.

Sementara itu, pihak lawan juga mengakui tekanan atmosfer GBLA sebenarnya sangat besar bagi pemain mereka.

Pelatih Ratchaburi FC bahkan menyebut timnya sempat tidak nyaman menghadapi dukungan fanatik Bobotoh sepanjang laga.

Sayangnya, keunggulan jumlah suporter tersebut tidak mampu dimaksimalkan Persib setelah kartu merah mengubah jalannya pertandingan.

Kini publik Bandung hanya bisa menunggu keputusan AFC dalam beberapa waktu ke depan.

Jika hukuman berat benar dijatuhkan, dampaknya bukan hanya finansial, tetapi juga bisa memengaruhi kiprah Persib Bandung saat kembali tampil di kompetisi Asia musim berikutnya.

Editor : Krisna Pambudi
#bojan hodak #persib bandung #pitch invasion #sanksi afc #afc champions league 2