Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Persib Bandung Tersingkir Dramatis usai Lawan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Soroti Kartu Merah hingga Ulah Oknum Suporter

Krisna Pambudi • Jumat, 20 Februari 2026 | 11:05 WIB
Bojan Hodak soroti kartu merah dan ulah oknum suporter di GBLA. (Sumber: Jawa Pos)
Bojan Hodak soroti kartu merah dan ulah oknum suporter di GBLA. (Sumber: Jawa Pos)

RADAR TULUNGAGUNG - Kekecewaan besar menyelimuti Persib Bandung setelah langkah mereka harus terhenti di kompetisi Asia usai gagal membalikkan keadaan saat menghadapi Ratchaburi FC.

Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, Persib Bandung sebenarnya tampil agresif, namun situasi berubah drastis setelah tim harus bermain dengan 10 pemain.

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui timnya tampil cukup baik terutama pada 45 menit pertama.

Gol sempat tercipta dan beberapa peluang tambahan berhasil dibangun. Namun kartu merah menjadi titik balik yang membuat pertandingan semakin sulit dikendalikan.

Menurut Hodak, bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit membuat tekanan kepada lawan tidak maksimal.

Ia bahkan yakin hasil berbeda bisa diraih jika Persib tetap bermain dengan kekuatan penuh hingga akhir laga.

Atmosfer GBLA Jadi Senjata, Tapi Ternoda Insiden

Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persib mendapatkan dukungan luar biasa dari sekitar 30 ribu Bobotoh yang hadir langsung.

Hodak bahkan menyebut atmosfer stadion sebagai keuntungan besar bagi timnya.

Ia mengatakan mayoritas suporter memberikan energi positif selama 90 menit pertandingan berlangsung.

Dukungan tersebut membuat lawan kesulitan bermain nyaman karena tekanan dari tribun begitu terasa.

Namun di balik pujian itu, Hodak menyoroti tindakan segelintir oknum yang justru merusak suasana pertandingan.

Ia menyebut kurang dari 100 orang melakukan aksi yang dinilai mengganggu keamanan dan mencoreng dukungan ribuan fans lainnya.

Menurutnya, mayoritas suporter sudah menunjukkan sikap luar biasa.

Tetapi tindakan kecil dari sebagian orang dapat memberikan dampak besar, termasuk potensi konsekuensi bagi klub di level internasional.

Persib Bandung Akui Gugur karena Laga Pertama

Hodak juga menegaskan eliminasi Persib Bandung sebenarnya bukan sepenuhnya ditentukan oleh laga terakhir.

Ia menilai kegagalan terjadi sejak pertandingan pertama ketika performa tim belum mencapai standar terbaik.

Meski kecewa, pelatih asal Kroasia tersebut memilih tidak terlalu banyak membahas keputusan wasit.

Ia menyebut memiliki banyak catatan terkait kepemimpinan pertandingan, namun klub akan menyampaikannya secara resmi kepada pihak penyelenggara kompetisi.

Persib memang sempat membuka harapan setelah mencetak gol lebih dulu. Situasi stadion yang penuh tekanan membuat peluang comeback terasa mungkin terjadi.

Namun setelah kehilangan satu pemain, ritme permainan berubah.

Para pemain disebut tetap berusaha memberikan segalanya di lapangan.

Mereka terus mengejar tambahan gol demi membalikkan agregat, tetapi kondisi 10 lawan 11 membuat upaya tersebut tidak cukup.

Salah satu pemain Persib juga mengungkapkan bahwa tim sebenarnya kalah pada leg pertama, bukan di pertandingan kandang.

Baca Juga: Umuh Muchtar Ngamuk Jelang Persib vs Ratchaburi di AFC Champions League 2, Minta Maung Bandung Kesurupan Demi Comeback 4 Gol di GBLA !

Meski tampil lebih baik, selisih gol sebelumnya terlalu berat untuk dikejar.

Fokus Beralih ke Kompetisi Domestik

Setelah tersingkir dari ajang Asia, Persib Bandung kini mengalihkan fokus penuh ke kompetisi domestik.

Jadwal padat sudah menanti dengan dua pertandingan penting dalam waktu kurang dari dua pekan.

Hodak menilai performa babak pertama melawan Ratchaburi bisa menjadi modal positif.

Jika konsistensi tersebut mampu dipertahankan, ia optimistis timnya kembali meraih hasil maksimal di liga.

Ia juga memberi pembaruan kondisi pemain yang baru pulih cedera.

Beberapa nama dinilai mulai menunjukkan peningkatan meski belum berada di kondisi fisik ideal untuk bermain penuh selama 90 menit.

Di tengah rasa kecewa karena eliminasi, Hodak tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pendukung.

Menurutnya, atmosfer Bandung menjadi salah satu yang paling sulit dihadapi tim lawan di Asia Tenggara.

Kini, Persib Bandung dihadapkan pada tantangan menjaga momentum agar kegagalan di Asia tidak memengaruhi performa di kompetisi berikutnya.

Editor : Krisna Pambudi
#bojan hodak #persib bandung #ratchaburi fc #stadion gbla #kompetisi asia persib