Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bruno Paraiba Segera Comeback? Dokter Persebaya Beri Sinyal Hijau, Tavares Siap Jarah Poin di Kandang Persijap

Rosana Mar'atu Solikah • Jumat, 20 Februari 2026 | 12:15 WIB
Bruno Paraiba segera comeback? Dokter Persebaya beri sinyal hijau jelang laga tandang lawan Persijap.
Bruno Paraiba segera comeback? Dokter Persebaya beri sinyal hijau jelang laga tandang lawan Persijap.

RADAR TULUNGAGUNG - Kabar soal Bruno Paraiba segera comeback akhirnya membuat Bonek dan Bonita bisa sedikit lega. Striker anyar Persebaya Surabaya itu disebut mendapat sinyal hijau dari tim medis dan berpeluang kembali merumput dalam waktu dekat. Isu comeback Bruno Paraiba pun langsung menjadi sorotan jelang laga tandang krusial melawan Persijap.

Informasi mengenai Bruno Paraiba segera comeback disampaikan langsung oleh dokter tim Persebaya. Meski belum menyebut tanggal pasti, progres pemulihan sang predator disebut menunjukkan perkembangan positif. Kehadiran Bruno tentu sangat dinantikan untuk menambah ketajaman lini depan Bajul Ijo di Super League 2025-2026.

Sejak didatangkan awal musim, Bruno memang belum banyak tampil. Ia baru sekali merumput saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada 25 Januari 2026. Masuk sebagai pemain pengganti, mantan striker Ceonan City di kasta kedua Liga Korea Selatan itu langsung mencetak gol debut. Namun setelah momen tersebut, Bruno justru absen hingga pekan ke-21.

Kendala Fisik dan Evaluasi Harian

Dokter Persebaya, Ahmad Ridoy, menjelaskan bahwa Bruno mengalami kendala kecil sejak awal bergabung. Meski sempat tampil dan mencetak gol, kondisi fisiknya belum sepenuhnya stabil.

“Bruno memang mengalami sedikit kendala sejak pertama kali datang. Alhamdulillah pada pertandingan pertama bisa cetak gol. Tapi setelah itu dia memang butuh istirahat,” jelasnya usai laga melawan Bhayangkara FC, 14 Februari 2026.

Tim medis memilih langkah hati-hati demi memastikan pemulihan berjalan optimal. Evaluasi dilakukan setiap hari untuk memantau kondisi sang penyerang bertubuh hampir dua meter tersebut.

“Kami lihat evaluasi per hari. Insyaallah dalam waktu dekat bisa kembali,” tambahnya.

Pendekatan ini diambil agar Bruno Paraiba tidak kembali mengalami masalah fisik saat diturunkan di laga penting. Persebaya membutuhkan striker dalam kondisi benar-benar prima, bukan sekadar siap tampil.

Malik Risaldi Juga Menepi

Selain Bruno, Persebaya juga kehilangan Malik Risaldi pada laga terakhir. Cedera yang dialami winger tersebut disebut akibat padatnya jadwal pertandingan.

“Malik karena jadwal padat, jadi dia butuh recovery lebih panjang. Ke depan kami siapkan lebih matang,” ujar tim medis.

Absennya dua pemain ini tentu memengaruhi komposisi tim. Namun pelatih Bernardo Tavares menegaskan tidak ingin menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan.

“Saya tidak akan mengeluh. Kami tetap bermain dengan 11 pemain yang tersedia,” tegas pelatih asal Portugal itu.

Janji Tavares Jelang Lawan Persijap

Di tengah kabar positif mengenai Bruno Paraiba segera comeback, Persebaya dihadapkan pada laga tandang berat pekan ke-22 Super League 2025-2026 melawan Persijap di Stadion Gelora Bung Kartini.

Green Force datang dengan luka setelah tumbang dari Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan sebelumnya. Kekalahan itu menjadi tamparan keras dan langsung dievaluasi oleh tim pelatih.

“Kita harus segera bangkit, melupakan hasil ini, dan fokus meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya,” tegas Tavares.

Pernyataan tersebut menjadi janji kepada Bonek. Tavares bahkan menyebut timnya siap menjarah poin di kandang Persijap. Optimisme itu disambut senyum para suporter yang menanti pembuktian di lapangan.

Modal Positif dan Tekanan Tuan Rumah

Secara rekor, Persebaya memiliki modal bagus. Pada pertemuan pekan ke-8 Desember 2025, mereka pernah mengalahkan Persijap dengan skor telak 4-0. Namun situasi kini berbeda. Komando berada di tangan Tavares dengan filosofi permainan yang tak sama seperti era caretaker Uston Nawawi.

Selain itu, atmosfer Gelora Bung Kartini dikenal memberikan tekanan besar bagi tim tamu. Dukungan suporter tuan rumah menjadi tantangan tersendiri bagi Bajul Ijo.

Tavares menekankan pentingnya fokus sejak menit awal, disiplin dalam bertahan, dan efektif dalam penyelesaian akhir. Kesalahan saat menghadapi Bhayangkara FC tak boleh terulang.

Secara teknis, Persebaya memang perlu memperbaiki transisi permainan serta finishing. Evaluasi menyeluruh dilakukan agar performa tim lebih tajam dan berani.

Bagi Bonek, laga ini bukan sekadar tiga poin. Ini soal harga diri setelah kekalahan di kandang sendiri. Dukungan moral terus mengalir, menciptakan energi tambahan bagi para pemain.

Kini publik Surabaya menunggu dua hal penting: kepastian Bruno Paraiba segera comeback dan pembuktian janji Tavares untuk membawa pulang poin. Pekan ke-22 akan menjadi panggung pembuktian karakter Green Force di Super League 2025-2026.

Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026 Ramai Disebut Cair dan Ada Rapel, Taspen Buka Suara: Ini Fakta Resminya per 1 Februari

Editor : Rosana Mar'atu Solikah
#Super League 2025 2026 #persijap jepara #persebaya surabaya #persebaya #bernado traves